JAKARTA, Cobisnis.com – Berbuka puasa menjadi momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus. Hidangan yang segar dan lezat memang menggoda, namun pemilihan menu buka puasa tetap perlu memperhatikan keseimbangan gizi agar tubuh kembali bertenaga dan tetap sehat.
Menu buka puasa ideal sebaiknya mampu mengisi ulang energi, memenuhi kebutuhan nutrisi harian, serta tetap nyaman dikonsumsi. Tidak perlu ribet, karena banyak pilihan makanan sederhana yang sehat sekaligus nikmat.
Jenis Makanan yang Dianjurkan Saat Berbuka
Berdasarkan rekomendasi lembaga gizi internasional, makanan yang baik dikonsumsi saat berbuka puasa adalah makanan tinggi serat, rendah lemak, dan mengandung gula alami. Selain itu, asupan cairan juga menjadi faktor penting mengingat sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air.
Minum air mineral saat berbuka sangat dianjurkan untuk mencegah dehidrasi dan membantu metabolisme kembali optimal setelah berpuasa.
Rekomendasi Menu Buka Puasa Sehat dan Mudah
Berikut beberapa pilihan menu buka puasa sehat yang mudah ditemukan maupun dibuat sendiri di rumah:
1. Air kelapa muda
Air kelapa muda efektif menghilangkan dahaga dan membantu menggantikan elektrolit tubuh. Pastikan mengonsumsi air kelapa alami, bukan produk kemasan yang mengandung pemanis tambahan.
2. Gado-gado
Menu tradisional ini kaya akan sayuran seperti kangkung, taoge, kacang panjang, mentimun, tahu, dan tempe. Kandungan vitaminnya tinggi, asalkan sayuran tidak direbus terlalu lama agar nutrisinya tetap terjaga.
3. Kurma
Buah khas Ramadan ini mengandung serat, vitamin, mineral, serta antioksidan tinggi. Kurma juga dikenal mampu membantu memulihkan energi dengan cepat setelah puasa.
4. Teh hijau
Bagi yang ingin mengurangi konsumsi minuman manis, teh hijau bisa menjadi pilihan. Minuman ini kaya antioksidan dan bermanfaat untuk kesehatan jantung serta metabolisme tubuh.
5. Salad buah
Perpaduan buah segar dengan tambahan yogurt atau keju dapat menjadi menu berbuka yang ringan dan menyegarkan. Konsumsi buah secara rutin juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
6. Kentang tumbuk
Kentang merupakan sumber serat yang baik dan dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Menu ini cocok sebagai pengganti nasi bagi yang ingin variasi saat berbuka.
7. Jus buah
Jus buah segar tanpa tambahan gula dapat membantu mengembalikan energi dan cairan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar kadar gula darah tetap stabil.
8. Sup sayur
Hidangan hangat seperti sup sayur kaya akan vitamin, mineral, dan cairan. Sup juga membantu tubuh terhidrasi sekaligus memberi rasa kenyang lebih lama.
9. Sayur kacang
Sayur berbahan kacang-kacangan mengandung protein nabati yang cukup tinggi. Menu ini membantu menjaga energi tubuh dan kestabilan gula darah setelah berbuka.
Perlu Konsultasi Jika Memiliki Kondisi Khusus
Meski menu di atas tergolong sehat, tidak semua orang memiliki kebutuhan gizi yang sama. Bagi penderita diabetes, tekanan darah, kolesterol tinggi, gangguan lambung, atau kondisi kesehatan tertentu lainnya, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis gizi.
Konsultasi juga dianjurkan bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan, bekerja dengan sistem sif malam, merencanakan kehamilan, atau berusia di atas 40 tahun, agar menu buka puasa tetap aman dan sesuai kebutuhan tubuh.
Dengan pilihan menu yang tepat, berbuka puasa tidak hanya menjadi momen menyenangkan, tetapi juga mendukung kesehatan selama Ramadan.














