• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, June 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Jutaan Warga Delhi Kehilangan Air Berhari-hari, Sebagian Mengeluh Air Masih Beracun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 1, 2026
in News
0
Jutaan Warga Delhi Kehilangan Air Berhari-hari, Sebagian Mengeluh Air Masih Beracun

JAKARTA, Cobisnis.com – Jutaan warga di ibu kota India, New Delhi, mengalami krisis air bersih serius setelah pasokan air terhenti selama berhari-hari akibat tingginya kadar amonia di Sungai Yamuna. Meski otoritas setempat menyatakan distribusi telah dipulihkan, sejumlah warga mengaku air yang mengalir masih kotor, berbau, bahkan diduga beracun.

Ravinder Kumar (55), warga Sharma Enclave di barat laut Delhi, setiap hari harus menerobos genangan lumpur setinggi mata kaki hanya untuk keluar dari rumahnya. Ironisnya, di dalam rumah, ia nyaris tak memiliki air layak minum.

“Air hanya mengalir sekali dalam tiga hari, itu pun air bersih paling lama satu jam,” ujarnya. “Kadang airnya hitam. Kami mandi empat atau lima hari sekali.”

Kumar hanyalah satu dari jutaan warga yang terdampak setelah enam dari sembilan instalasi pengolahan air utama Delhi terpaksa berhenti beroperasi pekan lalu. Penyebabnya adalah pencemaran berat Sungai Yamuna oleh limbah industri yang meningkatkan kadar amonia hingga tak bisa diolah menjadi air minum.

Dewan Air Delhi mencatat sedikitnya 43 kawasan, dengan sekitar dua juta penduduk, terdampak gangguan pasokan. Dari penelusuran CNN ke asosiasi warga di wilayah tersebut, sedikitnya 10 kawasan dengan total lebih dari 600.000 penduduk mengaku sama sekali tidak menerima air selama beberapa hari.

Meski otoritas menyatakan pasokan telah normal sejak 24 Januari, kenyataannya di lapangan berbeda. Di Sharma Enclave, warga masih mengandalkan air cadangan berwarna kekuningan dengan bau menyengat seperti telur busuk.

“Kesehatan kami menurun. Semua kotor,” kata Shashi Bala, warga setempat.

Sungai Yamuna, yang dianggap suci dan menopang sekitar 40% pasokan air Delhi, kini berubah menjadi saluran limbah raksasa. Meski hanya 2% aliran sungai melewati Delhi, kota ini menyumbang sekitar 76% total pencemaran Yamuna. Busa putih beracun akibat limbah domestik dan industri kerap menutupi permukaan sungai, sementara kadar oksigen terlarut kerap turun ke nol, mematikan kehidupan air.

Masalah diperparah oleh pertumbuhan kota yang tidak terencana. Jutaan warga tinggal di permukiman ilegal tanpa jaringan pipa dan sanitasi memadai, membuat limbah meresap ke tanah dan mencemari air tanah. Studi tahun 2022 bahkan menemukan kandungan logam berat dalam air tanah Delhi.

Pemerintah Delhi mengakui krisis ini kronis. Pekan lalu, mereka berjanji hampir menggandakan kapasitas pengolahan limbah menjadi 1.500 juta galon per hari dan membangun jaringan pembuangan di seluruh permukiman ilegal paling lambat 2028. Namun bagi warga seperti Raja Kamat di Raghubir Nagar, janji itu terasa jauh.

“Air mati lima hari. Saat mengalir, warnanya hitam dan hanya 30 menit sehari,” katanya. Dengan pensiun pemerintah sekitar 13 dolar AS per bulan, ia nyaris tak mampu membeli air kemasan.

Tetangganya, Bhagwanti (70), bahkan terpaksa meminum air kotor tersebut.

“Tidak ada fasilitas pembersihan. Tidak ada air bersih. Mereka tidak peduli kami hidup atau mati,” ujarnya.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comDelhiKrisisAir

Related Posts

Dulu Korban Perdagangan Satwa, Kini Bulan Lahirkan Bayi Orangutan di Hutan Aceh

Dulu Korban Perdagangan Satwa, Kini Bulan Lahirkan Bayi Orangutan di Hutan Aceh

by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seekor bayi orangutan Sumatera lahir dari induk bernama Bulan di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar. Kelahiran...

Purbaya Bantah Rumor Mundur dari Menkeu dan Isu Jadi Gubernur BI

Purbaya Bantah Rumor Mundur dari Menkeu dan Isu Jadi Gubernur BI

by Hidayat Taufik
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut dirinya akan mundur dari Kabinet Merah Putih. Purbaya...

9 Ciri Orang Toksik yang Perlu Diwaspadai pada 2026, Kenali Tandanya Sejak Dini

9 Ciri Orang Toksik yang Perlu Diwaspadai pada 2026, Kenali Tandanya Sejak Dini

by Hidayat Taufik
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang berinteraksi dengan berbagai karakter. Namun, sebagian di antaranya memiliki perilaku yang dapat...

Kebakaran Dua Hotel di Delhi Tewaskan 21 Orang, Tamu Melompat dari Gedung

Kebakaran Dua Hotel di Delhi Tewaskan 21 Orang, Tamu Melompat dari Gedung

by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebakaran dahsyat melanda dua hotel di kawasan Malviya Nagar, Delhi Selatan, India, pada Rabu pagi, 3 Juni...

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

by Rizki Meirino
June 4, 2026
0

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (kanan) dan CEO Founder Pinhome Dayu Dara Permata (kiri) menandatangani nota kesepahaman...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Intip Harta dan Isi Garasi Dadan Hindayana yang Dicopot dari Kepala BGN

Intip Harta dan Isi Garasi Dadan Hindayana yang Dicopot dari Kepala BGN

June 3, 2026
Piala Dunia 2026: Manchester City Pimpin Daftar Klub Penyumbang Pemain

Piala Dunia 2026: Manchester City Pimpin Daftar Klub Penyumbang Pemain

June 3, 2026
Biaya Proyek Infrastruktur Bisa Membengkak, Kementerian PU Tunggu Keputusan LKPP

Biaya Proyek Infrastruktur Bisa Membengkak, Kementerian PU Tunggu Keputusan LKPP

June 2, 2026
Rebranding, Asuransi Inhealth Pastikan Layanan Tetap Optimal di Mitra Provider

Rebranding, Asuransi Inhealth Pastikan Layanan Tetap Optimal di Mitra Provider

June 4, 2026
Dulu Korban Perdagangan Satwa, Kini Bulan Lahirkan Bayi Orangutan di Hutan Aceh

Dulu Korban Perdagangan Satwa, Kini Bulan Lahirkan Bayi Orangutan di Hutan Aceh

June 4, 2026
Purbaya Bantah Rumor Mundur dari Menkeu dan Isu Jadi Gubernur BI

Purbaya Bantah Rumor Mundur dari Menkeu dan Isu Jadi Gubernur BI

June 4, 2026
ReachOut Foundation Lepas Siswa PAUD Suryakasih Angkatan XII, Bukti Nyata Pendidikan Inklusif untuk Semua

ReachOut Foundation Lepas Siswa PAUD Suryakasih Angkatan XII, Bukti Nyata Pendidikan Inklusif untuk Semua

June 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved