• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Otomotif

Mobil Kompak Bertenaga Surya Dorong Revolusi Kendaraan Listrik Di Tunisia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 30, 2026
in Otomotif
0
Mobil Kompak Bertenaga Surya Dorong Revolusi Kendaraan Listrik Di Tunisia

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Afrika terus melaju pesat dan diproyeksikan mencapai nilai US$4,2 miliar pada 2030, lebih dari dua kali lipat dibandingkan saat ini. Namun, sebagian besar EV masih bergantung pada listrik jaringan yang berasal dari campuran energi terbarukan dan bahan bakar fosil. Di tengah tantangan itu, sebuah startup asal Tunisia menghadirkan solusi berbeda dengan memanfaatkan salah satu sumber daya alam terbesar Afrika: sinar matahari.

Bako Motors, startup Tunisia yang berdiri pada 2021, mengembangkan mobil kompak dan van kargo listrik dengan panel surya di bagian atap. Meski tetap dilengkapi baterai lithium yang dapat diisi ulang melalui colokan listrik rumah atau stasiun pengisian, panel surya memungkinkan pengisian langsung ke baterai menggunakan energi gratis dari matahari. Hingga kini, perusahaan telah memproduksi sekitar 100 kendaraan dan berencana meningkatkan skala produksi serta ekspor dalam setahun ke depan.

“Sel surya mampu memenuhi lebih dari 50% kebutuhan energi kami,” ujar pendiri sekaligus CEO Bako Motors, Boubaker Siala. Ia mencontohkan, untuk B-Van yang ditujukan bagi kebutuhan komersial, energi gratis dari matahari dapat menopang jarak tempuh sekitar 50 kilometer per hari atau setara 17.000 kilometer per tahun.

Awalnya, Bako Motors memproduksi kendaraan kargo roda tiga sebelum beralih ke model roda empat. Salah satu produknya adalah B-Van, kendaraan logistik untuk pengiriman jarak dekat yang mampu mengangkut beban hingga 400 kilogram dengan jarak tempuh 100–300 kilometer. Harga B-Van dibanderol mulai 24.990 dinar Tunisia atau sekitar US$8.500. Produk lainnya, Bee, merupakan mobil mungil dua kursi dengan jarak tempuh 70–120 kilometer dan kecepatan maksimum 45 km/jam, yang dirancang untuk perjalanan harian di dalam kota, dengan harga mulai 18.264 dinar Tunisia atau sekitar US$6.200.

Chief Operating Officer Bako Motors, Khaled Habaieb, mengatakan perusahaan juga tengah merancang model ketiga bernama X-Van, yang dapat mengangkut dua penumpang dengan ruang kargo lebih luas. Ia menambahkan, lebih dari 40% komponen kendaraan dipasok secara lokal, termasuk baterai lithium iron phosphate dan baja, sehingga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja di Tunisia.

Secara global, pengembangan mobil listrik bertenaga surya juga dilakukan oleh startup lain seperti Aptera Motors di Amerika Serikat, meski dengan harga yang jauh lebih tinggi. Bako Motors berupaya mengisi celah pasar Afrika dengan menghadirkan kendaraan listrik yang terjangkau namun fungsional. Di Afrika sendiri, pemain e-mobilitas lain seperti BasiGo dengan armada bus listriknya dan Spiro dengan sepeda motor listrik telah lebih dulu berkembang, namun Bako Motors menonjol berkat pemanfaatan panel surya.

Pengamat dari Africa E-Mobility Alliance, Bob Wesonga, menilai konsep ini mampu mengurangi kekhawatiran jarak tempuh yang kerap menghambat adopsi EV. Ia menekankan bahwa kebutuhan transportasi di Afrika sangat beragam, sehingga produksi lokal menjadi kunci agar kendaraan sesuai dengan kondisi infrastruktur setempat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Saat ini Bako Motors masih berskala kecil, namun perusahaan telah mulai membangun pabrik kedua yang lebih besar di Tunisia dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2026. Pabrik tersebut diharapkan mampu memproduksi hingga 8.000 kendaraan per tahun untuk pasar Afrika, Timur Tengah, dan Eropa. Siala optimistis, dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, transisi mobilitas listrik akan mencapai puncaknya, sehingga kendaraan listrik yang terjangkau dan berkualitas menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat Afrika.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: cobisnis.comEnergiSuryaMobilListrikStartupAfrika

Related Posts

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qualcomm dilaporkan kembali menjajaki kerja sama dengan Samsung Foundry untuk memproduksi chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kembali menegaskan dukungannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan rakyat...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menguji coba open traffic Jalan Baru Kretek-Girijati yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung akan menjalani ujian perdana di Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 dengan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Volkswagen Perkenalkan Mobil Listrik Mission Efficiency

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen memperkenalkan Mission Efficiency sebagai prototipe mobil listrik near-production yang diklaim menjadi salah satu kendaraan listrik paling...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved