• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tersangka Bom Pipa Akui Menargetkan Partai Politik AS Karena Mereka “Berkuasa”

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 30, 2025
in News
0
Tersangka Bom Pipa Akui Menargetkan Partai Politik AS Karena Mereka “Berkuasa”

JAKARTA, Cobisnis.com – Pria yang dituduh menempatkan dua bom pipa di Washington, DC, pada malam menjelang kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS, mengatakan kepada penyelidik FBI setelah penangkapannya bahwa ia merasa perlu “berbicara” atas nama orang-orang yang percaya pemilu 2020 telah dicuri. Ia juga mengaku menargetkan partai politik Amerika Serikat karena mereka dianggap sebagai pihak yang “berkuasa,” menurut jaksa federal.

Pernyataan tersebut diungkap dalam memo Departemen Kehakiman AS yang dirilis Minggu, yang berargumen bahwa Brian J. Cole Jr. harus tetap ditahan selama proses hukum berjalan. Cole ditangkap awal bulan ini dan didakwa menempatkan bom pipa di luar markas besar Komite Nasional Demokrat (DNC) dan Komite Nasional Republik (RNC).

Memo tersebut memberikan gambaran paling rinci sejauh ini mengenai pernyataan Cole kepada penyidik, serta menguraikan bukti-bukti—termasuk komponen perakitan bom yang ditemukan di rumahnya—yang menurut jaksa menghubungkannya langsung dengan aksi tersebut. Bom rakitan itu tidak meledak dan ditemukan pada 6 Januari 2021, beberapa jam sebelum massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Capitol untuk menghentikan sertifikasi kemenangan Joe Biden.

Cole, 30 tahun, membantah kepada penyidik bahwa tindakannya berkaitan dengan Kongres atau peristiwa 6 Januari, menurut memo tersebut. Namun, setelah sempat menyangkal keterlibatan apa pun, jaksa mengatakan Cole akhirnya mengaku menempatkan bom di luar markas RNC dan DNC. Ia mengakui merasa kecewa dengan hasil pemilu 2020, muak terhadap kedua partai politik, serta bersimpati pada klaim Trump dan sebagian sekutunya bahwa pemilu telah dicurangi.

Dalam memo itu, jaksa mengutip pernyataan Cole kepada agen FBI bahwa jika masyarakat merasa pemungutan suara dalam pemilu federal “dimanipulasi” atau “dianggap tidak sah,” maka “seseorang perlu berbicara,” setidaknya untuk meredakan situasi.

Ia juga mengatakan “sesuatu tiba-tiba meledak” dalam dirinya setelah “melihat semuanya semakin memburuk,” dan ia ingin melakukan sesuatu terhadap partai-partai politik karena “mereka yang memegang kendali.” Ketika ditanya mengapa menempatkan bahan peledak di RNC dan DNC, Cole menjawab, “Saya benar-benar tidak menyukai kedua partai itu saat ini.”

Cole ditangkap pada pagi hari 4 Desember di rumahnya di Woodbridge, Virginia, dalam apa yang disebut aparat penegak hukum sebagai terobosan besar setelah hampir lima tahun penyelidikan.

Dalam penggeledahan rumah dan mobil Cole, penyidik menemukan kantong belanja berisi komponen pembuatan bom. Awalnya, Cole menyangkal telah membuat atau menempatkan bom pipa tersebut. Ia juga mengklaim bahwa pada malam 5 Januari 2021, ia pergi sendirian untuk menghadiri sebuah aksi protes terkait pemilu 2020.

“Saya tidak setuju dengan orang-orang yang mengatakan kepada separuh negara ini bahwa mereka harus mengabaikannya,” ujar Cole, seperti dikutip dalam memo. “Saya pikir itu bukan ide yang baik, jadi saya pergi ke protes itu.”

Namun, setelah berjam-jam interogasi, jaksa menyatakan Cole mengakui bahwa ia pergi ke Washington bukan untuk protes, melainkan untuk menempatkan bom. Ia menyimpan bahan peledak tersebut di dalam kotak sepatu di kursi belakang mobil Nissan Sentra miliknya, lalu menaruh masing-masing satu bom di luar markas RNC dan DNC, dengan pengatur waktu 60 menit.

Tak satu pun bom tersebut meledak, sesuatu yang menurut Cole membuatnya “cukup lega.” Ia menempatkan bom pada malam hari karena tidak ingin membunuh siapa pun, menurut memo tersebut.

Jaksa menegaskan bahwa kegagalan bom untuk meledak terjadi karena faktor keberuntungan, “bukan karena kurangnya upaya.” Oleh karena itu, mereka menilai Cole berbahaya bagi masyarakat dan harus tetap ditahan menunggu persidangan.

“Pilihan target terdakwa membahayakan nyawa bukan hanya pejalan kaki dan pekerja kantor yang tidak bersalah, tetapi juga aparat penegak hukum, petugas darurat, serta para pemimpin politik nasional yang berada di dalam atau melintas di sekitar markas partai pada 6 Januari 2021, termasuk Wakil Presiden terpilih dan Ketua DPR,” tulis jaksa.

Pengacara Cole dijadwalkan menyampaikan argumen mereka terkait penahanan dalam sidang yang akan digelar Selasa di pengadilan federal Washington.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: BomPipaCapitolRiotcobisnis.comDepartemenKehakiman

Related Posts

Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, Satu Prajurit Gugur Tujuh Personel Terluka

Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, Satu Prajurit Gugur Tujuh Personel Terluka

by Hidayat Taufik
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) TNI yang berlokasi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun,...

BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

by Desti Dwi Natasya
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menyalurkan bantuan perlengkapan bagi Rumah Singgah Rumah Sakit Kanker...

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

by Hidayat Taufik
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan berkas perkara dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq,...

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

by Iwan Supriyatna
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan Green and Smart Port - ASRI 2026, predikat Terbaik...

Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

by Desti Dwi Natasya
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-1 atas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved