• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Siapa Pemilik Dunia Fantasi Ancol? Ini Fakta di Balik Pengelolaan Ikon Hiburan Jakarta

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 28, 2025
in Lifestyle
0
Jangan Salah Pilih, Ini Pembeda Sepeda Listrik dan Motor Listrik yang Perlu Diketahui

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia Fantasi (Dufan) dikenal luas sebagai taman hiburan tematik terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jakarta. Meski populer sejak puluhan tahun lalu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui siapa pihak yang sebenarnya memiliki dan mengelola Dufan. Apakah sepenuhnya milik pemerintah, swasta, atau hasil kerja sama keduanya?

Berikut penjelasan lengkap mengenai kepemilikan Dufan beserta sejarah dan ekosistem bisnis yang menaunginya.

Dufan di Bawah Pengelolaan Korporasi Terbuka

Operasional Dunia Fantasi berada di bawah PT Taman Impian Jaya Ancol, yang merupakan anak usaha dari PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Perusahaan ini tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PJAA dan menjadi entitas utama pengelola kawasan wisata Ancol.

Adapun komposisi kepemilikan saham PJAA terdiri dari:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: 72 persen

PT Pembangunan Jaya: 18,01 persen

Publik: 9,99 persen

Dengan struktur tersebut, dapat disimpulkan bahwa Pemprov DKI Jakarta menjadi pemegang kendali utama, sekaligus pemilik mayoritas Dufan melalui perusahaan daerah yang tercatat di pasar modal.

Peran Swasta: PT Pembangunan Jaya dan Grup Ciputra

Meski Pemprov DKI Jakarta menjadi pemegang saham terbesar di PJAA, peran sektor swasta tetap signifikan. Salah satunya melalui PT Pembangunan Jaya, perusahaan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Grup Ciputra.

Komposisi saham PT Pembangunan Jaya adalah:

Grup Ciputra: 61,2 persen

Pemprov DKI Jakarta: 38,8 persen

Kolaborasi ini menjadikan pengelolaan Ancol, termasuk Dufan, sebagai contoh nyata kemitraan pemerintah dan swasta yang berkelanjutan sejak awal pembangunan.

Dari Rawa Menjadi Kawasan Wisata Terpadu

Sebelum menjadi pusat hiburan, kawasan Ancol merupakan area rawa-rawa di pesisir utara Jakarta. Transformasi besar-besaran dimulai ketika pemerintah DKI Jakarta menggagas pembangunan kawasan wisata terpadu dengan menggandeng pihak swasta.

Dufan sendiri resmi dibuka pada 29 Agustus 1985 dan sejak awal mengusung konsep edutainment, yakni perpaduan hiburan dan edukasi. Maskot bekantan dipilih untuk merepresentasikan karakter ramah dan ceria yang melekat pada taman hiburan ini.

Lebih dari Sekadar Taman Bermain

Dufan hanyalah satu bagian dari luasnya kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Di area yang sama, pengunjung juga dapat menikmati berbagai destinasi lain seperti:

Sea World Ancol

Ocean Dream Samudra

Atlantis Water Adventure

Faunaland

Pantai Ancol

Kereta Gantung

Museum Seni

Seluruh fasilitas ini berada dalam satu ekosistem bisnis yang dikelola secara profesional oleh PJAA dan anak-anak usahanya.

Wahana Ikonik yang Melekat di Ingatan Publik

Sebagai taman hiburan tematik, Dufan memiliki lebih dari 30 wahana yang terbagi untuk anak-anak, keluarga, hingga pencari adrenalin. Beberapa wahana yang telah menjadi ikon antara lain:

Halilintar

Kora-Kora

Niagara-Gara

Istana Boneka

Bianglala dengan panorama Teluk Jakarta

Keberadaan wahana-wahana ini turut mengukuhkan Dufan sebagai destinasi hiburan lintas generasi.

Bisnis PJAA yang Terus Berkembang

Selain mengelola kawasan wisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk juga memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari rekreasi hingga infrastruktur. Beberapa di antaranya adalah:

PT Jaya Ancol

PT Sarana Tirta Utama

PT Seabreex Indonesia

PT Jaya Ancol Pratama Tol

Hal ini menunjukkan bahwa PJAA merupakan perusahaan dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, tidak terbatas pada sektor hiburan semata.

Menjawab pertanyaan banyak orang, Dunia Fantasi Ancol pada dasarnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, dengan dukungan kuat dari sektor swasta, khususnya Grup Ciputra, sebagai mitra strategis.

Model kepemilikan ini menjadi contoh sukses kerja sama pemerintah dan swasta dalam mengelola aset publik, sekaligus menghadirkan kawasan wisata berstandar internasional yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: Ancolcobisnis.comDufanDunia FantasiPemilik Dunia Fantasi

Related Posts

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qualcomm dilaporkan kembali menjajaki kerja sama dengan Samsung Foundry untuk memproduksi chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kembali menegaskan dukungannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan rakyat...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menguji coba open traffic Jalan Baru Kretek-Girijati yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung akan menjalani ujian perdana di Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 dengan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Volkswagen Perkenalkan Mobil Listrik Mission Efficiency

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen memperkenalkan Mission Efficiency sebagai prototipe mobil listrik near-production yang diklaim menjadi salah satu kendaraan listrik paling...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved