• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

China Bangun Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air Terkuat di Dunia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 17, 2025
in Teknologi
0
China Bangun Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air Terkuat di Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – China tengah membangun proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar dan paling kuat di dunia di kawasan terpencil Pegunungan Himalaya. Proyek senilai sekitar US$168 miliar ini berlokasi di bagian hilir Sungai Yarlung Tsangpo di Tibet dan digadang-gadang mampu menghasilkan listrik jauh melampaui PLTA mana pun yang ada saat ini. Meski berpotensi menjadi tulang punggung energi bersih China di masa depan, proyek ambisius ini masih diselimuti minimnya transparansi dan memicu kekhawatiran regional.

Presiden China Xi Jinping secara langsung mendorong proyek tersebut agar dijalankan secara “kuat, sistematis, dan efektif” saat kunjungannya ke Tibet awal tahun ini. PLTA ini dirancang untuk memanfaatkan penurunan ketinggian hingga sekitar 2.000 meter di tikungan tajam Sungai Yarlung Tsangpo, dengan cara mengalihkan aliran air melalui terowongan-terowongan raksasa yang dibor menembus pegunungan.

Para ahli menilai proyek ini akan menjadi pencapaian teknik luar biasa, sekaligus salah satu yang paling berisiko. Dengan potensi produksi listrik mencapai sekitar 300 miliar kilowatt-jam per tahun tiga kali lipat dari Bendungan Tiga Ngarai PLTA ini dapat membantu China mengurangi ketergantungan pada batu bara, mendukung elektrifikasi kendaraan, serta menopang kebutuhan energi besar untuk pusat data dan kecerdasan buatan.

Namun, di balik manfaat energi bersih tersebut, proyek ini menuai kontroversi. Kawasan Great Bend tempat proyek dibangun merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di China, sekaligus berada di zona rawan gempa. Para peneliti dan kelompok lingkungan memperingatkan potensi kerusakan ekosistem langka, ancaman longsor, serta risiko bencana jika sistem bendungan gagal beroperasi dengan aman.

Kekhawatiran juga datang dari luar China. Sungai Yarlung Tsangpo mengalir ke India dan Bangladesh dengan nama Sungai Brahmaputra, yang menjadi sumber penghidupan puluhan juta orang. Pemerintah dan media India bahkan menyebut proyek ini berpotensi menjadi “bom air”, karena China dinilai memiliki kemampuan mengatur aliran sungai yang bisa berdampak pada banjir atau kekeringan di wilayah hilir. Sensitivitas ini semakin meningkat karena lokasi proyek dekat dengan perbatasan China–India yang masih disengketakan.

Pemerintah China menegaskan proyek ini telah melalui riset puluhan tahun, menerapkan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan yang ketat, serta tidak akan merugikan negara-negara hilir. Beijing juga menyatakan akan berbagi informasi yang diperlukan seiring berjalannya proyek. Meski demikian, para pakar internasional menilai detail teknis yang tersedia masih sangat terbatas, sehingga dampak ekologis dan geopolitiknya sulit dinilai secara menyeluruh.

Selain isu lingkungan dan geopolitik, proyek ini juga berdampak sosial. Ribuan warga lokal, termasuk kelompok etnis minoritas di Tibet, dilaporkan direlokasi untuk memberi ruang bagi pembangunan. Pemerintah menyebut relokasi dilakukan demi peningkatan kesejahteraan dan penyediaan lapangan kerja, tetapi sebagian warga mengungkapkan kesedihan harus meninggalkan tanah leluhur mereka.

Dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya, proyek PLTA di Himalaya ini mencerminkan ambisi besar China dalam mengamankan energi bersih dan memperkuat kendali strategis di wilayah perbatasan. Namun, selama informasi kunci masih tertutup, proyek tersebut akan terus menjadi sumber kekhawatiran, baik bagi masyarakat lokal maupun negara-negara di sepanjang aliran sungai.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comEnergiTerbarukanHimalayaKeamananAirPLTAChina

Related Posts

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lisa dari BLACKPINK dipastikan tampil dalam upacara pembukaan FIFA World Cup 2026. Acara ini akan digelar di...

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 487.814 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek selama libur panjang Kenaikan Yesus...

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa 11 tersangka jaringan narkoba dari Samarinda ke Jakarta, Sabtu (16/5/2026)....

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rombongan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuang sejumlah barang dari China sebelum kembali ke Washington. Laporan itu...

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prabowo Subianto menanggapi pelemahan rupiah terhadap dolar AS dengan santai. Ia menyampaikan hal itu saat berbicara di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

May 17, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved