• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

China Bangun Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air Terkuat di Dunia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 17, 2025
in Teknologi
0
China Bangun Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air Terkuat di Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – China tengah membangun proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar dan paling kuat di dunia di kawasan terpencil Pegunungan Himalaya. Proyek senilai sekitar US$168 miliar ini berlokasi di bagian hilir Sungai Yarlung Tsangpo di Tibet dan digadang-gadang mampu menghasilkan listrik jauh melampaui PLTA mana pun yang ada saat ini. Meski berpotensi menjadi tulang punggung energi bersih China di masa depan, proyek ambisius ini masih diselimuti minimnya transparansi dan memicu kekhawatiran regional.

Presiden China Xi Jinping secara langsung mendorong proyek tersebut agar dijalankan secara “kuat, sistematis, dan efektif” saat kunjungannya ke Tibet awal tahun ini. PLTA ini dirancang untuk memanfaatkan penurunan ketinggian hingga sekitar 2.000 meter di tikungan tajam Sungai Yarlung Tsangpo, dengan cara mengalihkan aliran air melalui terowongan-terowongan raksasa yang dibor menembus pegunungan.

Para ahli menilai proyek ini akan menjadi pencapaian teknik luar biasa, sekaligus salah satu yang paling berisiko. Dengan potensi produksi listrik mencapai sekitar 300 miliar kilowatt-jam per tahun tiga kali lipat dari Bendungan Tiga Ngarai PLTA ini dapat membantu China mengurangi ketergantungan pada batu bara, mendukung elektrifikasi kendaraan, serta menopang kebutuhan energi besar untuk pusat data dan kecerdasan buatan.

Namun, di balik manfaat energi bersih tersebut, proyek ini menuai kontroversi. Kawasan Great Bend tempat proyek dibangun merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di China, sekaligus berada di zona rawan gempa. Para peneliti dan kelompok lingkungan memperingatkan potensi kerusakan ekosistem langka, ancaman longsor, serta risiko bencana jika sistem bendungan gagal beroperasi dengan aman.

Kekhawatiran juga datang dari luar China. Sungai Yarlung Tsangpo mengalir ke India dan Bangladesh dengan nama Sungai Brahmaputra, yang menjadi sumber penghidupan puluhan juta orang. Pemerintah dan media India bahkan menyebut proyek ini berpotensi menjadi “bom air”, karena China dinilai memiliki kemampuan mengatur aliran sungai yang bisa berdampak pada banjir atau kekeringan di wilayah hilir. Sensitivitas ini semakin meningkat karena lokasi proyek dekat dengan perbatasan China–India yang masih disengketakan.

Pemerintah China menegaskan proyek ini telah melalui riset puluhan tahun, menerapkan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan yang ketat, serta tidak akan merugikan negara-negara hilir. Beijing juga menyatakan akan berbagi informasi yang diperlukan seiring berjalannya proyek. Meski demikian, para pakar internasional menilai detail teknis yang tersedia masih sangat terbatas, sehingga dampak ekologis dan geopolitiknya sulit dinilai secara menyeluruh.

Selain isu lingkungan dan geopolitik, proyek ini juga berdampak sosial. Ribuan warga lokal, termasuk kelompok etnis minoritas di Tibet, dilaporkan direlokasi untuk memberi ruang bagi pembangunan. Pemerintah menyebut relokasi dilakukan demi peningkatan kesejahteraan dan penyediaan lapangan kerja, tetapi sebagian warga mengungkapkan kesedihan harus meninggalkan tanah leluhur mereka.

Dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya, proyek PLTA di Himalaya ini mencerminkan ambisi besar China dalam mengamankan energi bersih dan memperkuat kendali strategis di wilayah perbatasan. Namun, selama informasi kunci masih tertutup, proyek tersebut akan terus menjadi sumber kekhawatiran, baik bagi masyarakat lokal maupun negara-negara di sepanjang aliran sungai.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comEnergiTerbarukanHimalayaKeamananAirPLTAChina

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved