• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Badai Musim Dingin Pasca-Thanksgiving Berpotensi Mengacaukan Perjalanan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 1, 2025
in News
0
Badai Musim Dingin Pasca-Thanksgiving Berpotensi Mengacaukan Perjalanan

JAKARTA, Cobisnis.com – Para pelancong di Amerika Serikat yang berhasil terhindar dari cuaca buruk menjelang Thanksgiving tampaknya tidak akan seberuntung itu dalam perjalanan pulang pascaliburan. Sebuah sistem badai baru yang mulai memengaruhi Pacific Northwest pada malam Thanksgiving diprediksi berkembang menjadi badai besar lintas negara, membawa hujan deras dan salju yang dapat menumpuk di lebih dari 1.000 mil wilayah AS selama akhir pekan.

Badai tersebut juga akan menyeret massa udara Arktik yang jauh lebih dingin, yang diperkirakan membuat suhu anjlok bagi jutaan orang menjelang pergantian bulan ke Desember.

Sebelum badai utama ini, cuaca musim dingin yang kuat dan datang cepat telah menyebabkan gangguan perjalanan. Beberapa daerah Midwest menerima salju beberapa inci disertai angin kencang, menyebabkan satu korban jiwa di Minnesota. Korban, pria berusia 69 tahun, tewas tertimpa pohon tumbang yang tertutup salju pada Rabu pagi di Alden Township, sekitar 180 mil timur laut Minneapolis.

Setelah badai berlalu, wilayah sekitar Great Lakes akan diterjang salju lake-effect yang signifikan. Peringatan salju setinggi 20 inci disertai hembusan angin hingga 50 mph telah diberlakukan untuk wilayah timur laut Ohio, barat laut Pennsylvania, hingga barat daya New York.

Gambaran Utama
Badai diperkirakan memasuki Pacific Northwest pada Kamis malam, membawa hujan dan salju di daerah ketinggian. Pada Jumat, sistem ini bergerak ke Rockies bersamaan dengan udara dingin yang merambah wilayah utara AS, memicu salju di Rockies bagian utara dan Plains bagian utara ketika badai bertemu udara musim dingin.

Pusat badai akan memasuki wilayah Plains pada Sabtu pagi dan terus menguat saat bergerak ke Midwest. Titik pemisah antara hujan dan salju akan tampak jelas: hujan mengguyur wilayah selatan pusat badai, sedangkan Nebraska, Kansas, dan sebagian Midwest berpotensi menerima salju. Angin juga akan menguat seiring intensitas badai.

Wilayah timur Sungai Mississippi akan merasakan dampak badai pada Minggu, sementara udara Arktik yang sangat dingin menghantam bagian tengah AS. Salju kemungkinan turun di Great Lakes dan pegunungan Appalachia bagian utara, dengan hujan memanjang hingga wilayah selatan.

Badai diperkirakan bergerak ke luar pantai Timur pada Senin pagi.

Potensi Salju
Meskipun jumlah pasti salju masih sulit ditentukan, peluang untuk terjadinya penumpukan salju dari Rockies hingga Appalachia semakin besar menjelang akhir November. Dua model cuaca utama GFS dan ECMWF menunjukkan area cakupan salju yang serupa, meski jumlahnya berbeda di beberapa titik akibat perbedaan proyeksi kekuatan badai dan ketersediaan udara dingin.

Salju diperkirakan turun pada Sabtu di sekitar Great Lakes termasuk Chicago yang sebelumnya sudah menerima salju akibat lake-effect. Namun beberapa daerah lain justru tertinggal dari rata-rata musimannya, seperti Minneapolis yang baru mencatatkan salju terukur pertama pekan ini, tiga minggu lebih lambat dari normal.

Potensi Hujan
Wilayah selatan jalur badai juga menghadapi gangguan perjalanan akibat hujan deras. Ada kekhawatiran meningkatnya risiko banjir kilat mulai Sabtu, terutama di timur Texas (termasuk Houston), tenggara Oklahoma, Arkansas, dan Louisiana. Hujan stabil akan meluas ke wilayah timur AS pada Minggu, memperlambat perjalanan meski risiko banjir tidak setinggi di wilayah selatan.

Udara Dingin yang Menyusul
Gelombang udara dingin sudah mulai memasuki wilayah AS sebelum Thanksgiving, namun massa udara yang lebih ekstrem akan datang akhir pekan ini. Suhu tertinggi di wilayah Plains dan Rockies dapat turun ke kisaran belasan derajat Fahrenheit pada Sabtu, bahkan meluas hingga Kansas.

Suhu akan merosot drastis pada Minggu dini hari, dengan banyak wilayah utara AS menyentuh satu digit Fahrenheit, dan daerah Texas utara mengalami suhu di bawah titik beku. Pada Minggu siang, sebagian besar wilayah tengah AS akan mencatat suhu 15–20 derajat lebih dingin dari rata-rata. Beberapa wilayah Midwest bahkan diperkirakan tetap di bawah titik beku sepanjang hari.

Udara dingin akan terus meluas ke timur, membawa suhu malam di bawah titik beku di hampir seluruh Lower 48. Montana, Dakota, dan Upper Midwest bisa mengalami suhu beberapa derajat di bawah nol pada Senin, 1 Desember.

Dengan memasuki awal musim dingin meteorologis Desember hingga Februari udara beku ini diperkirakan bertahan hingga pekan pertama Desember. Bahkan, badai ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan polar vortex yang mungkin membawa lebih banyak udara dingin sepanjang bulan depan.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
free online course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: ArcticBlastBadaiMusimDingincobisnis.comCuacaEkstremSaljuAS

Related Posts

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran belum melaksanakan pemakaman Ayatollah Ali Khamenei hingga saat ini. Padahal, lebih dari tujuh minggu telah berlalu...

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian Daerah Maluku resmi menetapkan dua pria berinisial HR (28) dan FU (39) sebagai tersangka dalam perkara...

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Peneliti akhirnya menemukan lokasi pasti rumah milik William Shakespeare di London. Penemuan ini berasal dari dokumen arsip...

Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Calon Ketua The Fed, Kevin Warsh, diperkirakan akan membawa perubahan besar dalam kebijakan moneter Amerika Serikat. Ia...

Ukraina Kirim Robot ke Medan Perang 2026, Gantikan Tentara di Garis Depan

Ukraina Kirim Robot ke Medan Perang 2026, Gantikan Tentara di Garis Depan

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com –  Ukraina mulai mengirim robot dan drone ke medan perang untuk menggantikan peran tentara manusia. Dalam operasi terbaru,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

April 20, 2026
Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

April 20, 2026
Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

April 21, 2026
Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

April 20, 2026
Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

April 20, 2026
Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved