• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

UE Tunda Regulasi EUDR, Indonesia dan Uni Eropa Capai Kesepakatan Bersejarah CEPA

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi kesepakatan DEWA

Ilustrasi PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sepakat menandatangani perjanjian perpanjangan kontrak bersama PT Arutmin Indonesia..

NUSA DUA, Cobisnis.com – Dinamika hubungan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa memasuki babak baru. Di tengah rencana Komisi Eropa untuk menunda penerapan regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) selama 12 bulan, kedua pihak justru menandatangani kesepakatan dagang bersejarah Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang diyakini akan membuka era baru perdagangan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Andri Hadi, menyampaikan bahwa usulan penundaan EUDR hingga Desember 2026 dilakukan karena kekhawatiran atas kesiapan sistem teknologi informasi (IT system) yang akan digunakan untuk melacak rantai pasok komoditas.

“Penundaan ini mencerminkan kesadaran bahwa penerapan EUDR harus matang secara teknis dan adil bagi seluruh pihak,” ujar Dubes Andri Hadi di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kamis (13/11/2025).

Namun, langkah ini memicu perdebatan di Eropa. Sejumlah perusahaan besar seperti Nestlé, Ferrero, dan Olam Agri menilai penundaan akan merugikan pihak yang sudah berinvestasi besar untuk mematuhi regulasi sejak awal.

Berdasarkan proposal terbaru, usaha kecil dan mikro akan mendapatkan perpanjangan waktu hingga 30 Desember 2026, sementara usaha menengah dan besar tetap akan menerapkan regulasi mulai 30 Desember 2025, dengan masa transisi enam bulan untuk proses verifikasi resmi.

Pembahasan final EUDR dijadwalkan sebelum sidang pleno terakhir pada 15 Desember 2025. Jika disetujui, teks final akan dirilis awal Desember dan disahkan pada akhir tahun ini. Namun jika gagal, regulasi tetap berlaku tanpa tambahan masa transisi.

Sementara perdebatan EUDR berlangsung, Indonesia dan Uni Eropa mencatat kemajuan penting dengan penyelesaian negosiasi CEPA pada 23 September 2025.

Perundingan yang dimulai sejak 2016 itu memakan waktu hampir satu dekade dengan 19 putaran negosiasi.

Kesepakatan politik sempat dicapai pada Juli 2025 untuk menyelaraskan isu teknis seperti ketelusuran, pendanaan pembangunan, dan sistem benchmarking.

CEPA dinilai sebagai kesepakatan komprehensif karena menghapus hingga 98% tarif perdagangan, serta membuka akses bagi 90,4% ekspor Indonesia ke pasar Uni Eropa.

Sektor yang paling diuntungkan antara lain kelapa sawit dan produk turunannya, perikanan, tekstil, alas kaki, serta industri teknik dan logam.

“CEPA bukan sekadar perjanjian dagang, tetapi simbol kemitraan strategis yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan komitmen keberlanjutan,” ungkap Andri Hadi.

Dalam sektor jasa dan investasi, CEPA juga memperluas mobilitas profesional, memberi perlakuan setara bagi penyedia jasa Indonesia, dan membuka peluang kerja sama di bidang energi hijau, ICT, dan farmasi.

Khusus untuk kelapa sawit, kesepakatan ini mencakup penghapusan tarif impor serta pembentukan Protokol Minyak Sawit (Palm Oil Protocol) mekanisme khusus yang memastikan komoditas sawit diperlakukan adil dan berkelanjutan.

Dubes Andri menegaskan bahwa CEPA tidak dimaksudkan untuk menggantikan EUDR, melainkan menjadi platform kerja sama paralel untuk memperkuat dialog keberlanjutan, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi hijau.

CEPA juga menegaskan pengakuan atas hak regulasi masing-masing pihak, serta mendorong kerja sama di bidang iklim, kesetaraan gender, ketenagakerjaan, dan tata kelola bisnis yang bertanggung jawab.

“Lewat CEPA, kita ingin memastikan bahwa perdagangan tidak lagi dilihat dari kacamata proteksi, tetapi dari kolaborasi dan keadilan,” tegas Andri.

Dengan penandatanganan CEPA dan pembahasan ulang EUDR, hubungan ekonomi Indonesia–Uni Eropa kini bergerak menuju fase baru, lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada masa depan hijau.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: CEPAcobisnis.comEUDRGAPKIIPOC 2025Sawituni eropa

Related Posts

Nasdaq dan S&P 500 Catat Hari Terburuk 2026, Saham AI Rontok

Nasdaq dan S&P 500 Catat Hari Terburuk 2026, Saham AI Rontok

by Zahra Zahwa
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa saham Amerika Serikat mengalami tekanan besar pada Jumat waktu setempat. Nasdaq dan S&P 500 mencatat penurunan...

Knicks Kalahkan Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA 2026

Knicks Kalahkan Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA 2026

by Zahra Zahwa
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – New York Knicks mengalahkan San Antonio Spurs 105-104 pada Game 2 Final NBA 2026. Kemenangan itu membuat...

DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

by Zahra Zahwa
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan program dana "anti-weaponization" senilai US$1,8 miliar tidak akan dilanjutkan. Karena itu, Departemen...

Jelajahi 3 Pulau Menawan di Ujung Kulon yang Cocok untuk Liburan Bahari

Jelajahi 3 Pulau Menawan di Ujung Kulon yang Cocok untuk Liburan Bahari

by Hidayat Taufik
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Nasional Ujung Kulon tidak hanya menjadi rumah bagi badak Jawa. Kawasan ini juga menawarkan sejumlah pulau...

Marcelo Bielsa Jelaskan Alasan Luis Suarez Absen dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

Marcelo Bielsa Jelaskan Alasan Luis Suarez Absen dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa, tidak memasukkan Luis Suarez ke skuad Piala Dunia 2026. Keputusan itu langsung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

June 5, 2026
Maja Chwalińska Ukir Sejarah di French Open 2026, Lolos ke Final dari Babak Kualifikasi

Maja Chwalińska Ukir Sejarah di French Open 2026, Lolos ke Final dari Babak Kualifikasi

June 5, 2026
Silmy Karim

Silmy Karim OTT KPK, Telkom Klaim Posisi Komisaris Tak Berdampak ke Perseroan

June 5, 2026
Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

June 5, 2026
Nasdaq dan S&P 500 Catat Hari Terburuk 2026, Saham AI Rontok

Nasdaq dan S&P 500 Catat Hari Terburuk 2026, Saham AI Rontok

June 6, 2026
Knicks Kalahkan Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA 2026

Knicks Kalahkan Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA 2026

June 6, 2026
DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

DOJ Tegaskan Dana Anti-Weaponization Trump Resmi Dihentikan pada 2026

June 6, 2026
Jelajahi 3 Pulau Menawan di Ujung Kulon yang Cocok untuk Liburan Bahari

Jelajahi 3 Pulau Menawan di Ujung Kulon yang Cocok untuk Liburan Bahari

June 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved