• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani Karet Masih Jadi Penopang Ekonomi di Banyak Daerah Indonesia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Petani Karet Masih Jadi Penopang Ekonomi di Banyak Daerah Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com – Di balik industri besar dan hiruk pikuk kota, jutaan petani karet di Indonesia masih setia menoreh pohon di pagi hari. Mereka bukan sekadar penyadap getah, tapi penopang ekonomi daerah yang tak tergantikan, terutama di Sumatera dan Kalimantan.

Meski sering luput dari sorotan, karet tetap jadi komoditas penting di pasar global. Nilai ekspor karet dan produk olahannya mencapai USD 5–6 miliar per tahun, setara sekitar Rp 80–95 triliun. Angka ini menempatkan karet sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di luar sektor migas.

Kontribusi karet terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional memang tidak setinggi dulu, tapi masih stabil di kisaran 1–1,5 persen. Di sektor pertanian perkebunan, porsinya bahkan mencapai 7–8 persen, menandakan peran vitalnya dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

Daerah seperti Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat masih menggantungkan hidup pada karet. Di wilayah-wilayah itu, sektor karet bisa menyumbang 20–40 persen terhadap ekonomi lokal. Uang dari hasil jual getah berputar di desa-desa, jadi penggerak utama ekonomi rakyat.

Menurut data Kementerian Pertanian, ada sekitar 2,5 hingga 3 juta petani karet di Indonesia. Jika dihitung dengan keluarganya, lebih dari 10 juta orang menggantungkan hidup dari sektor ini. Artinya, setiap fluktuasi harga karet dunia bisa langsung terasa di dapur rumah mereka.

Namun, perjalanan sektor karet tidak selalu mulus. Dalam sepuluh tahun terakhir, harga karet dunia cenderung menurun akibat permintaan global yang melambat dan persaingan dari karet sintetis. Banyak petani terpaksa beralih ke sawit karena dinilai lebih menguntungkan.

Pemerintah kini tengah mendorong hilirisasi untuk menambah nilai tambah. Produk-produk seperti ban kendaraan, sarung tangan medis, dan lateks olahan mulai dipacu agar ekspor tidak hanya dalam bentuk bahan mentah. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani dan daya saing nasional.

Di sisi lain, sektor karet juga berperan menjaga lingkungan. Kebun karet rakyat yang terawat baik membantu menyerap karbon, menahan erosi, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Ini menjadikan petani karet bukan hanya penggerak ekonomi, tapi juga penjaga alam.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski tak sebesar sawit atau nikel, karet tetap punya tempat penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Ketahanan sektor ini akan sangat bergantung pada inovasi, teknologi, dan dukungan pemerintah dalam memperkuat posisi petani di pasar global.

Di tengah tantangan global dan perubahan iklim, petani karet Indonesia tetap berdiri tegak. Mereka adalah wajah nyata dari ketahanan ekonomi lokal yang terus berdenyut meski sering kali tidak terlihat dari pusat kota.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: CobisnisEkonomi daerahEkspor KaretPebisnismudaPetani Karet

Related Posts

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru....

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil per 1 April 2026, sementara harga BBM nonsubsidi masih dalam...

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan ke fasilitas nuklir Iran di Isfahan yang diduga dilakukan Amerika Serikat memicu eskalasi konflik. Iran langsung...

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Fokus utama diarahkan pada keamanan...

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebutnya tidak pernah memberi nafkah. Ia menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

March 31, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved