• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Krisis Sudan dan Ujian Solidaritas Umat Islam Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 3, 2025
in News
0
Krisis Sudan dan Ujian Solidaritas Umat Islam Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Sudan kini nyaris lumpuh total. Dua tahun perang saudara membuat negeri itu runtuh secara ekonomi, sosial, dan kemanusiaan. Tapi di tengah semua kehancuran itu, yang masih tersisa hanyalah keyakinan dan doa dari jutaan rakyat yang berpegang pada iman.

Nilai tukar Pound Sudanese ambruk. Satu dolar Amerika kini bisa menembus lebih dari 3.000 pound Sudan di pasar gelap. Harga bahan pokok naik lebih dari dua kali lipat hanya dalam hitungan bulan. Bagi banyak keluarga, sekantong tepung sudah jadi kemewahan.

Inflasi yang melonjak di atas 250 persen bikin rakyat terjepit. Di kota-kota seperti Khartoum dan Omdurman, antrean panjang untuk roti dan air bersih jadi pemandangan sehari-hari. Tapi di tengah derita itu, masjid masih berdiri — tempat warga berdoa dan mencari ketenangan.

Produksi pangan di wilayah subur Darfur dan Gezira hancur akibat perang. Lahan kering, irigasi rusak, dan petani kehilangan alat. Sekitar 20 juta warga kini hidup dalam krisis pangan. Mereka menggantungkan hidup pada bantuan dan saling berbagi, nilai yang dijunjung tinggi dalam ajaran Islam.

Pemerintah tak lagi punya kekuatan ekonomi. Pajak dan ekspor macet, tambang emas dikuasai kelompok bersenjata. Di banyak wilayah, kehidupan sosial berjalan atas dasar gotong royong sebagian besar dipelopori oleh komunitas dan lembaga Islam lokal yang berusaha menjaga hidup sesama.

Krisis ini bukan cuma soal politik atau ekonomi. Ini juga cermin lemahnya solidaritas dunia Islam. Di saat rakyat Sudan berjuang untuk bertahan hidup, sebagian besar negara Islam masih sibuk dengan urusan dalam negeri. Suara solidaritas terdengar, tapi belum berubah jadi tindakan nyata.

Lembaga kemanusiaan internasional seperti PBB memang turun tangan, tapi peran dunia Islam semestinya bisa lebih besar. Islam menekankan pentingnya ukhuwah persaudaraan antarumat terutama saat satu bagian dunia Islam sedang menderita.

Ulama Sudan menyebut, kekuatan sejati umat Islam bukan di kekayaan, tapi di empati. Mereka menyerukan agar dunia Islam tidak diam, sebab penderitaan satu negeri muslim adalah panggilan moral bagi semuanya.

Meski situasi terus memburuk, harapan belum padam. Banyak warga tetap percaya, setelah gelapnya perang, akan datang masa pemulihan sebagaimana janji Allah bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan.

Sudan kini jadi cermin keras bagi dunia Islam: apakah kita masih satu tubuh, atau hanya satu nama tanpa rasa.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: CobisniskemanusiaanKrisis ekonomiPebisnismudaPerangSudan

Related Posts

Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah hingga Satu Orang Penumpang Tewas

Avtur Naik Hingga 70%, Tiket Pesawat Ikut Melambung dan Bebani Penumpang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga tiket pesawat domestik di Indonesia mengalami kenaikan signifikan pada April 2026. Lonjakan ini dipicu oleh naiknya...

Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Pedagang Surabaya Kelimpungan Stok Menipis

Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Pedagang Surabaya Kelimpungan Stok Menipis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga plastik di Surabaya melonjak tajam sejak pertengahan Maret 2026. Kenaikan berlangsung cepat hingga membuat pelaku usaha...

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas melanjutkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong pelemahan dolar AS dan meredanya ketegangan di Timur...

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tingkat pengangguran lulusan sarjana di Amerika Serikat kini melampaui rata-rata nasional, sebuah kondisi yang baru terjadi dalam...

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Israel membantah keterlibatan dalam insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan dan menyalahkan Hizbullah sebagai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

April 2, 2026
Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

April 2, 2026
Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved