• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Krisis Sudan dan Ujian Solidaritas Umat Islam Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 3, 2025
in News
0
Krisis Sudan dan Ujian Solidaritas Umat Islam Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Sudan kini nyaris lumpuh total. Dua tahun perang saudara membuat negeri itu runtuh secara ekonomi, sosial, dan kemanusiaan. Tapi di tengah semua kehancuran itu, yang masih tersisa hanyalah keyakinan dan doa dari jutaan rakyat yang berpegang pada iman.

Nilai tukar Pound Sudanese ambruk. Satu dolar Amerika kini bisa menembus lebih dari 3.000 pound Sudan di pasar gelap. Harga bahan pokok naik lebih dari dua kali lipat hanya dalam hitungan bulan. Bagi banyak keluarga, sekantong tepung sudah jadi kemewahan.

Inflasi yang melonjak di atas 250 persen bikin rakyat terjepit. Di kota-kota seperti Khartoum dan Omdurman, antrean panjang untuk roti dan air bersih jadi pemandangan sehari-hari. Tapi di tengah derita itu, masjid masih berdiri — tempat warga berdoa dan mencari ketenangan.

Produksi pangan di wilayah subur Darfur dan Gezira hancur akibat perang. Lahan kering, irigasi rusak, dan petani kehilangan alat. Sekitar 20 juta warga kini hidup dalam krisis pangan. Mereka menggantungkan hidup pada bantuan dan saling berbagi, nilai yang dijunjung tinggi dalam ajaran Islam.

Pemerintah tak lagi punya kekuatan ekonomi. Pajak dan ekspor macet, tambang emas dikuasai kelompok bersenjata. Di banyak wilayah, kehidupan sosial berjalan atas dasar gotong royong sebagian besar dipelopori oleh komunitas dan lembaga Islam lokal yang berusaha menjaga hidup sesama.

Krisis ini bukan cuma soal politik atau ekonomi. Ini juga cermin lemahnya solidaritas dunia Islam. Di saat rakyat Sudan berjuang untuk bertahan hidup, sebagian besar negara Islam masih sibuk dengan urusan dalam negeri. Suara solidaritas terdengar, tapi belum berubah jadi tindakan nyata.

Lembaga kemanusiaan internasional seperti PBB memang turun tangan, tapi peran dunia Islam semestinya bisa lebih besar. Islam menekankan pentingnya ukhuwah persaudaraan antarumat terutama saat satu bagian dunia Islam sedang menderita.

Ulama Sudan menyebut, kekuatan sejati umat Islam bukan di kekayaan, tapi di empati. Mereka menyerukan agar dunia Islam tidak diam, sebab penderitaan satu negeri muslim adalah panggilan moral bagi semuanya.

Meski situasi terus memburuk, harapan belum padam. Banyak warga tetap percaya, setelah gelapnya perang, akan datang masa pemulihan sebagaimana janji Allah bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan.

Sudan kini jadi cermin keras bagi dunia Islam: apakah kita masih satu tubuh, atau hanya satu nama tanpa rasa.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: CobisniskemanusiaanKrisis ekonomiPebisnismudaPerangSudan

Related Posts

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat memberi sinyal bahwa masa gencatan senjata antara Iran dan Israel akan berakhir pada Minggu,...

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Negosiasi pemerintah Indonesia untuk meloloskan dua kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz masih berjalan alot akibat faktor...

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Foto Artistik di Hormuz dan Qeshm Dapat Makna Baru Saat Perang Memanas

Foto Artistik di Hormuz dan Qeshm Dapat Makna Baru Saat Perang Memanas

by Zahra Zahwa
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah potret dari pulau selatan Iran kini memiliki makna baru di tengah meningkatnya konflik regional. Foto tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
Transaksi Ramadan-Lebaran Meningkat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Transaksi Ramadan-Lebaran Meningkat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

April 23, 2026
ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

Negara Hadir, ASABRI Jamin Hak Ahli Waris Prajurit TNI

April 23, 2026
ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

April 23, 2026
Puan Maharani Desak Evaluasi Pengawasan usai Temuan Kecurangan UTBK 2026

Puan Maharani Desak Evaluasi Pengawasan usai Temuan Kecurangan UTBK 2026

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved