• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, June 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Krisis Sudan dan Ujian Solidaritas Umat Islam Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 3, 2025
in News
0
Krisis Sudan dan Ujian Solidaritas Umat Islam Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Sudan kini nyaris lumpuh total. Dua tahun perang saudara membuat negeri itu runtuh secara ekonomi, sosial, dan kemanusiaan. Tapi di tengah semua kehancuran itu, yang masih tersisa hanyalah keyakinan dan doa dari jutaan rakyat yang berpegang pada iman.

Nilai tukar Pound Sudanese ambruk. Satu dolar Amerika kini bisa menembus lebih dari 3.000 pound Sudan di pasar gelap. Harga bahan pokok naik lebih dari dua kali lipat hanya dalam hitungan bulan. Bagi banyak keluarga, sekantong tepung sudah jadi kemewahan.

Inflasi yang melonjak di atas 250 persen bikin rakyat terjepit. Di kota-kota seperti Khartoum dan Omdurman, antrean panjang untuk roti dan air bersih jadi pemandangan sehari-hari. Tapi di tengah derita itu, masjid masih berdiri — tempat warga berdoa dan mencari ketenangan.

Produksi pangan di wilayah subur Darfur dan Gezira hancur akibat perang. Lahan kering, irigasi rusak, dan petani kehilangan alat. Sekitar 20 juta warga kini hidup dalam krisis pangan. Mereka menggantungkan hidup pada bantuan dan saling berbagi, nilai yang dijunjung tinggi dalam ajaran Islam.

Pemerintah tak lagi punya kekuatan ekonomi. Pajak dan ekspor macet, tambang emas dikuasai kelompok bersenjata. Di banyak wilayah, kehidupan sosial berjalan atas dasar gotong royong sebagian besar dipelopori oleh komunitas dan lembaga Islam lokal yang berusaha menjaga hidup sesama.

Krisis ini bukan cuma soal politik atau ekonomi. Ini juga cermin lemahnya solidaritas dunia Islam. Di saat rakyat Sudan berjuang untuk bertahan hidup, sebagian besar negara Islam masih sibuk dengan urusan dalam negeri. Suara solidaritas terdengar, tapi belum berubah jadi tindakan nyata.

Lembaga kemanusiaan internasional seperti PBB memang turun tangan, tapi peran dunia Islam semestinya bisa lebih besar. Islam menekankan pentingnya ukhuwah persaudaraan antarumat terutama saat satu bagian dunia Islam sedang menderita.

Ulama Sudan menyebut, kekuatan sejati umat Islam bukan di kekayaan, tapi di empati. Mereka menyerukan agar dunia Islam tidak diam, sebab penderitaan satu negeri muslim adalah panggilan moral bagi semuanya.

Meski situasi terus memburuk, harapan belum padam. Banyak warga tetap percaya, setelah gelapnya perang, akan datang masa pemulihan sebagaimana janji Allah bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan.

Sudan kini jadi cermin keras bagi dunia Islam: apakah kita masih satu tubuh, atau hanya satu nama tanpa rasa.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: CobisniskemanusiaanKrisis ekonomiPebisnismudaPerangSudan

Related Posts

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lembaga Sensor Film Republik Indonesia membuka program magang bagi mahasiswa D4 dan S1 dari berbagai perguruan tinggi...

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti meningkatnya jumlah penduduk...

73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang guru Aparatur Sipil Negara di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengaku tidak menerima gaji selama enam tahun....

Kasus Uang Rp20 Juta Mahasiswa UBK Kian Ramai, Publik Tunggu Penjelasan Gibran

Kasus Uang Rp20 Juta Mahasiswa UBK Kian Ramai, Publik Tunggu Penjelasan Gibran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pengakuan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) terkait penerimaan uang Rp20 juta usai aksi demonstrasi dan pertemuan dengan...

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai berdampak pada pelaku UMKM, khususnya sektor...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

June 23, 2026
Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

June 23, 2026
PLN Indonesia Power Perkuat Employee Wellbeing melalui Fun Archery 2026 ‎

PLN Indonesia Power Perkuat Employee Wellbeing melalui Fun Archery 2026 ‎

June 23, 2026
Mata Uang Asia Melemah, Rupiah dan Peso Filipina Paling Tertekan

Mata Uang Asia Melemah, Rupiah dan Peso Filipina Paling Tertekan

June 24, 2026
TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

June 24, 2026
Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

June 24, 2026
Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

June 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved