• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

KPK Turun Tangan Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Whoosh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2025
in News
0
Ilustrasi KPK

Ilustrasi Gedung KPK.

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melakukan penyelidikan terkait dugaan pembengkakan anggaran atau mark up dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Proyek strategis nasional tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah muncul perbandingan mencolok antara biaya pembangunan di Indonesia dan China.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan langkah penyelidikan tersebut. Ia menegaskan, prosesnya masih berjalan dan dilakukan secara tertutup sesuai dengan standar prosedur lembaga antirasuah.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” kata Asep saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/10/2025). Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut kapan penyelidikan dimulai dan siapa saja yang akan dimintai keterangan.

Dugaan pembengkakan biaya pertama kali diungkap oleh Mahfud MD melalui kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025. Mahfud memaparkan, biaya pembangunan per kilometer proyek Whoosh mencapai 52 juta dolar AS, jauh di atas biaya pembangunan di China yang berkisar 17–18 juta dolar AS.

“Naik tiga kali lipat, ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana?” kata Mahfud dalam video tersebut. Ia menilai selisih biaya yang begitu besar harus diselidiki secara serius untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

KPK sempat menanggapi pernyataan Mahfud dengan meminta agar laporan resmi dibuat secara tertulis. Namun, Mahfud menilai permintaan itu tidak tepat karena aparat penegak hukum seharusnya langsung menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang muncul di ruang publik.

Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Mahfud menulis bahwa dalam hukum pidana, setiap informasi tentang dugaan tindak pidana seharusnya bisa menjadi dasar aparat penegak hukum untuk bergerak. Ia menegaskan, pihak yang memberikan informasi bisa dipanggil untuk dimintai keterangan tanpa harus membuat laporan formal terlebih dahulu.

Proyek kereta cepat Whoosh sebelumnya digadang-gadang menjadi simbol kemajuan infrastruktur Indonesia. Namun, proyek ini juga dikritik karena pembiayaannya sebagian besar bersumber dari utang dan investasi asing yang membebani keuangan negara.

Ekonom menilai, jika benar terjadi pembengkakan biaya, hal itu bisa berdampak pada efisiensi fiskal dan kepercayaan investor terhadap proyek-proyek pemerintah di masa mendatang. Transparansi dan akuntabilitas dianggap penting agar proyek besar seperti Whoosh tidak meninggalkan persoalan baru.

Kini, publik menunggu langkah konkret KPK dalam mengusut dugaan mark up tersebut. Pemerintah pun diharapkan bersikap terbuka agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara tetap terjaga.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: Cobisniskereta cepatKPKMahfud MDPebisnismudawhoosh

Related Posts

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru....

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil per 1 April 2026, sementara harga BBM nonsubsidi masih dalam...

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan ke fasilitas nuklir Iran di Isfahan yang diduga dilakukan Amerika Serikat memicu eskalasi konflik. Iran langsung...

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Fokus utama diarahkan pada keamanan...

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebutnya tidak pernah memberi nafkah. Ia menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

March 30, 2026
RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

March 30, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved