• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

KPK Turun Tangan Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Whoosh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2025
in News
0
Ilustrasi KPK

Ilustrasi Gedung KPK.

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melakukan penyelidikan terkait dugaan pembengkakan anggaran atau mark up dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Proyek strategis nasional tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah muncul perbandingan mencolok antara biaya pembangunan di Indonesia dan China.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan langkah penyelidikan tersebut. Ia menegaskan, prosesnya masih berjalan dan dilakukan secara tertutup sesuai dengan standar prosedur lembaga antirasuah.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” kata Asep saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/10/2025). Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut kapan penyelidikan dimulai dan siapa saja yang akan dimintai keterangan.

Dugaan pembengkakan biaya pertama kali diungkap oleh Mahfud MD melalui kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025. Mahfud memaparkan, biaya pembangunan per kilometer proyek Whoosh mencapai 52 juta dolar AS, jauh di atas biaya pembangunan di China yang berkisar 17–18 juta dolar AS.

“Naik tiga kali lipat, ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana?” kata Mahfud dalam video tersebut. Ia menilai selisih biaya yang begitu besar harus diselidiki secara serius untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

KPK sempat menanggapi pernyataan Mahfud dengan meminta agar laporan resmi dibuat secara tertulis. Namun, Mahfud menilai permintaan itu tidak tepat karena aparat penegak hukum seharusnya langsung menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang muncul di ruang publik.

Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Mahfud menulis bahwa dalam hukum pidana, setiap informasi tentang dugaan tindak pidana seharusnya bisa menjadi dasar aparat penegak hukum untuk bergerak. Ia menegaskan, pihak yang memberikan informasi bisa dipanggil untuk dimintai keterangan tanpa harus membuat laporan formal terlebih dahulu.

Proyek kereta cepat Whoosh sebelumnya digadang-gadang menjadi simbol kemajuan infrastruktur Indonesia. Namun, proyek ini juga dikritik karena pembiayaannya sebagian besar bersumber dari utang dan investasi asing yang membebani keuangan negara.

Ekonom menilai, jika benar terjadi pembengkakan biaya, hal itu bisa berdampak pada efisiensi fiskal dan kepercayaan investor terhadap proyek-proyek pemerintah di masa mendatang. Transparansi dan akuntabilitas dianggap penting agar proyek besar seperti Whoosh tidak meninggalkan persoalan baru.

Kini, publik menunggu langkah konkret KPK dalam mengusut dugaan mark up tersebut. Pemerintah pun diharapkan bersikap terbuka agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara tetap terjaga.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
online free course
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Cobisniskereta cepatKPKMahfud MDPebisnismudawhoosh

Related Posts

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini...

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menyatakan siap membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana...

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

by Hidayat Taufik
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan berkas perkara dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq,...

15 Kepala Daerah Terjaring OTT, Tito: Integritas Jadi Kunci Cegah Korupsi

15 Kepala Daerah Terjaring OTT, Tito: Integritas Jadi Kunci Cegah Korupsi

by Hidayat Taufik
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyoroti banyaknya kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved