• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rahasia Negara Maju Tetap Kuat di Tengah Utang yang Menggunung

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi arus kas DIGI

Ilustrasi arus kas Arkadia Digital Media (DIGI).

JAKARTA, Cobisnis.com – Banyak negara kaya seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman tercatat punya utang ratusan bahkan ribuan miliar dolar. Meski begitu, ekonomi mereka tetap stabil, inflasi terkendali, dan investor dunia masih percaya. Kondisi ini bukan kebetulan, tapi hasil dari pengelolaan ekonomi yang matang.

Negara maju biasanya berutang bukan untuk menutup kekurangan kas, tapi untuk mendorong pertumbuhan. Dana hasil pinjaman digunakan membangun infrastruktur, memperkuat riset teknologi, dan investasi jangka panjang. Artinya, utang mereka punya nilai balik ke ekonomi, bukan beban tambahan.

Faktor kepercayaan jadi modal besar. Karena reputasi keuangan dan politiknya stabil, negara kaya bisa meminjam dengan bunga rendah, bahkan di bawah 3 persen. Investor global berebut membeli surat utang mereka karena dianggap aman, nyaris tanpa risiko gagal bayar.

Amerika Serikat jadi contoh paling jelas. Dengan dolar sebagai mata uang global, AS bisa mencetak uang sendiri tanpa khawatir nilai tukarnya jatuh drastis. Dolar yang dipakai di seluruh dunia bikin utang mereka tetap mudah dikontrol.

Tapi yang terpenting bukan seberapa besar angka utangnya, melainkan seberapa kuat ekonominya. Rasio utang terhadap PDB jadi ukuran utama. Selama ekonomi tumbuh lebih cepat dari utang, posisi keuangan masih aman. Jepang bahkan sudah punya rasio utang lebih dari 200 persen dari PDB, tapi ekonominya tetap berjalan karena sebagian besar utangnya dipegang warga negaranya sendiri.

Selain itu, negara maju punya sistem keuangan yang terencana dan transparan. Mereka tahu kapan harus menerbitkan obligasi baru, menekan bunga, atau mengatur ulang jatuh tempo pinjaman agar beban utang tetap terkendali.

Sebaliknya, banyak negara berkembang justru terjebak utang karena pinjamannya tidak produktif. Uangnya habis untuk subsidi, konsumsi, atau proyek yang tak menghasilkan keuntungan ekonomi nyata. Akibatnya, pertumbuhan lambat, tapi cicilan utang tetap jalan.

Utang besar memang bisa jadi bahaya kalau dikelola sembarangan. Tapi di tangan negara yang punya kepercayaan global dan sistem ekonomi kuat, utang justru jadi alat untuk mempercepat pertumbuhan dan memperluas pengaruh.

Keberanian negara kaya berutang bukan tanpa perhitungan. Mereka tahu kapan harus menambah beban, dan kapan harus menekan pengeluaran. Semua langkah dilakukan dengan tujuan menjaga stabilitas jangka panjang.

Pada akhirnya, ukuran kekuatan ekonomi bukan pada kecilnya utang, tapi pada kemampuan mengelolanya. Negara kaya membuktikan bahwa utang besar tak selalu identik dengan krisis selama strategi dan kepercayaan publik tetap dijaga.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: CobisnisEkonomi globalNegara majuPebisnismudaStabilitas negaraUtang

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI Gantikan Iman Rachman

Ada Aja Gerbrakannya, MBG untuk Lansia 75 Tahun ke Atas

February 4, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

February 4, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

February 4, 2026
Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

February 4, 2026
Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

February 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved