• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Masyarakat Malas Ngutang, Kredit Nganggur Tembus Rp 2.304 Triliun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Masyarakat Malas Ngutang, Kredit Nganggur Tembus Rp 2.304 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyaluran kredit perbankan di Indonesia masih tersendat akibat lemahnya permintaan dari dunia usaha. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit menganggur (undisbursed loan) mencapai Rp 2.304 triliun per Juni 2025, naik dari Rp 2.152 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan ini menjadi cerminan bahwa likuiditas bukan lagi masalah utama, melainkan rendahnya penyerapan dana oleh debitur.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai peningkatan kredit menganggur merupakan sinyal kuat bahwa persoalan ada di sisi permintaan.

Menurutnya, meski likuiditas melimpah, korporasi lebih berhati-hati dengan menunda ekspansi atau menggunakan kas internal lebih dulu. Kondisi ini juga berkaitan erat dengan eksekusi proyek yang belum siap dijalankan.

Josua menegaskan, dana Rp 200 triliun yang digelontorkan pemerintah ke bank pelat merah akan lebih efektif bila diarahkan ke sektor yang cepat berputar.

Jika tidak, dana tersebut lebih aman ditarik kembali karena hanya menekan marjin perbankan. Ia menambahkan, penyaluran sebaiknya difokuskan pada sektor prioritas yang sudah didukung kebijakan Kemenkeu dan Bank Indonesia.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengungkapkan tren kredit menganggur juga dipengaruhi oleh sikap wait and see korporasi. Menurutnya, investor masih menunggu penurunan bunga kredit dan perbaikan kondisi ekonomi serta stabilitas keamanan sebelum mengeksekusi rencana ekspansi.

CIMB Niaga mencatat posisi kredit menganggur sebesar Rp 112,65 triliun pada Juli 2025, meningkat dibanding Rp 105,25 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Lani berharap menjelang kuartal IV-2025 permintaan kredit bisa membaik seiring stabilisasi ekonomi.

Sementara itu, Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan kenaikan kredit menganggur juga disebabkan ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik global. Walaupun tren suku bunga mulai turun, korporasi masih menunggu stabilisasi sebelum menarik kredit.

Data BSI menunjukkan kredit menganggur mencapai Rp 1,09 triliun per Juli 2025, tumbuh 17% secara tahunan (YoY). Wisnu optimistis tren pencairan pembiayaan akan membaik hingga akhir tahun seiring berjalannya stimulus pemerintah dan perbaikan likuiditas.

Menurut Wisnu, kondisi saat ini lebih mencerminkan kehati-hatian korporasi dalam menentukan waktu ekspansi ketimbang lemahnya permintaan riil. Hal ini dianggap wajar karena banyak proyek pemerintah masih berada di tahap persiapan.

Jika situasi ini terus berlanjut, bank diperkirakan harus mengelola kembali strategi penyaluran kredit. Pasalnya, kredit menganggur yang terus meningkat berpotensi menekan efisiensi intermediasi dan berdampak pada profitabilitas sektor perbankan.

Meski demikian, perbankan tetap optimistis bahwa semester II-2025 akan menjadi momentum pemulihan. Kombinasi program pemerintah, stimulus fiskal, serta tren pelonggaran suku bunga diharapkan mendorong korporasi lebih agresif menarik kredit.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download redmi firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: CobisnisEkonomi IndonesiaKreditPebisnismudaumkmUtang

Related Posts

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
Aksi Curi Komodo Terbongkar, Dijual Lalu Gagal Diselundupkan ke Thailand

Aksi Curi Komodo Terbongkar, Dijual Lalu Gagal Diselundupkan ke Thailand

April 6, 2026
Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved