• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Luas KEK Indonesia Masih Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 11, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Luas KEK Indonesia Masih Kalah dari Malaysia dan Vietnam

JAKARTA, Cobisnis.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dikembangkan pemerintah masih kalah dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia hingga Vietnam. Mulai dari capaian investasi maupun luasan wilayah.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, luas 25 KEK Indonesia hingga semester I-2025 mencapai 23.797 hektare (ha). Jumlah tersebut masih kalah dibanding dengan negara tetangga Thailand yang tercatat mencapai 622.000 ha dari 10 KEK.

Kemudian, Malaysia tercatat memiliki luas 2,14 juta ha dari 6 KEK. Sementara Vietnam 1,62 juta ha dari 4 KEK, Filipina 70.476 ha dari 419 KEK, serta India 39.205 ha dari 365 KEK.

“Luasan area (KEK di Indonesia) jauh dibandingkan Malaysia, Thailand lebih dari 600.000 ha. Bahkan dari Filipina, dan India masih kalah,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 9 September.

Selain itu, kata dia, negara-negara kompetitor Indonesia itu juga menawarkan insentif fiskal dan non fiskal yang menarik di kawasan KEK-nya. Seperti Thailand, menawarkan penurunan tarif pajak penghasilan badan (CIT) 20 persen Berdasarkan usahanya, Insentif pajak untuk usaha pendukung industri 4.0, hingga Penurunan pajak investasi sebesar 70 sampai 100 persen selama lima hingga 10 tahun.

Sementara, Malaysia menawarkan pengurangan pajak investasi sebesar 70 hingga 100 persen selama lima tahun. Kemudian, memberi insentif reinvestasi 60 persen hingga 10 tahun berturut-turut. Selain itu, KEK Malaysia juga menawarkan insentif khusus untuk sektor strategis seperti manufaktur hingga industri hijau.

Sedangkan, KEK Vietnam menawarkan pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 10 persen untuk proyek investasi besar. Kemudian, pembebasan pajak 50 persen hingga 4 tahun, diskon pajak untuk 9 tahun berikutnya hingga pembebasan bea impor dan masuk.

KEK Filipina menawarkan perusahaan ekspor penghapus pajak penghasilan empat sampai tujuh tahun dan bisa diperpanjang. Kemudian pengurangan pajak tambahan hingga 10 tahun (pelatihan, riset, dan bahan baku). Serta, pengurangan pajak tambahan selama 5 tahun.

Lalu, KEK di India menawarkan insentif untuk perusaan ekspor berupa penghapusan pajak penghasilan empat sampai tujuh tahun dan tarif pajak penghasilan badan khusus (diskon 5 persen) atau pengurangan pajak tambahan selama 5 tahun.

Meski begitu, Susiwijono mengatakan potensi pengembangan KEK di Indonesia masih sangat besar. Termasuk juga insentif untuk menarik lebih banyak investor masuk.

“Kalau kita lihat, potensi pengembangan KEK masih sangat besar. Jadi kita simpulkan 25 KEK kita dibanding negara di ASEAN atau India kita masih sangat kecil dan insentif perlu banyak area yang dikembangkan untuk menarik investor,” katanya.

Adapun 25 KEK yang sudah beroperasi saat ini tersebar dari Aceh hingga Papua, di mana sebanyak 7 KEK ada di Pulau Jawa dan 18 lainnya tersebar di luar Jawa.

Dari 25 KEK yang sudah beroperasi saat ini, 13 KEK di antaranya bergerak di sektor industri dan 12 KEK lainnya di sektor jasa.

“Ini bagus karena KEK yang terus dikembangkan ini tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja, tetapi menyebar,” ucapnya.

Sekadar informasi, pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian mencatat realisasi investasi kinerja 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencapai sebesar Rp294,4 triliun. Dimana penyerapan tenaga kerja pada proyek ini mencapai 187.376 orang.

Sementara, realisasi investasi di kawasan KEK sepanjang semester I-2025 mencapai Rp40,48 triliun. Angka tersebut setara dengan 48,2 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp84,1 triliun.

Sepanjang semester I-2025, 25 KEK yang telah beroperasi ini menyerap 28.094 orang dengan melibatkan 65 pelaku usaha. Angka tersebut setara 56,4 persen dari target penyerapan tenaga kerja sepanjang tahun 49.779 orang.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download micromax firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comKawasan ekonomi khususMalaysiaVietnam

Related Posts

Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan  Indonesia Best CFO Awards 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan Indonesia Best CFO Awards 2026

by Iwan Supriyatna
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Jakarta kembali memperoleh apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan kinerja berkelanjutan dengan meraih dua...

Agenda Khusus Prabowo Malam Ini: Mantan Presiden Dikumpulkan

Agenda Khusus Prabowo Malam Ini: Mantan Presiden Dikumpulkan

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden RI, Prabowo Subianto, menginisiasi pertemuan bersama para mantan presiden yang dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka pada...

Iran Sebut 560 Tentara AS Jadi Korban dalam Serangan Balasan ke Pangkalan Militer

Iran Sebut 560 Tentara AS Jadi Korban dalam Serangan Balasan ke Pangkalan Militer

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Militer Iran menyatakan telah melancarkan serangkaian serangan ke pangkalan Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk sebagai respons...

Tokoh Adat dan Warga Lingkar Tambang Dairi Nyatakan Dukungan untuk Investasi PT DPM

Tokoh Adat dan Warga Lingkar Tambang Dairi Nyatakan Dukungan untuk Investasi PT DPM

by Dwi Natasya
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dukungan terhadap rencana investasi pertambangan yang akan dijalankan oleh PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus menguat...

Cristiano Ronaldo Coba Puasa Ramadan Dua Hari Bersama Pemain Al-Nassr

Catat! Ini Jadwal Rekayasa Lalin Mudik Lebaran 2026 dari Pemerintah

by Desti Dwi Natasya
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi menetapkan pengaturan lalu lintas untuk periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026/1447 Hijriah. Kebijakan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

February 28, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan  Indonesia Best CFO Awards 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan Indonesia Best CFO Awards 2026

March 3, 2026
Agenda Khusus Prabowo Malam Ini: Mantan Presiden Dikumpulkan

Agenda Khusus Prabowo Malam Ini: Mantan Presiden Dikumpulkan

March 3, 2026
Iran Sebut 560 Tentara AS Jadi Korban dalam Serangan Balasan ke Pangkalan Militer

Iran Sebut 560 Tentara AS Jadi Korban dalam Serangan Balasan ke Pangkalan Militer

March 3, 2026
Tokoh Adat dan Warga Lingkar Tambang Dairi Nyatakan Dukungan untuk Investasi PT DPM

Tokoh Adat dan Warga Lingkar Tambang Dairi Nyatakan Dukungan untuk Investasi PT DPM

March 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved