• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Perlu Dorong Inovasi Regulasi dan Kebijakan Pajak yang Lebih Rasional

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 7, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Banggar Setuju Target Penerimaan Pajak Naik Menjadi Rp1.988,8 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Senior Partner Roland Berger Ashok Kaul memuji langkah pemerintah Indonesia dalam mendorong inovasi di sejumlah sektor industri, khususnya kendaraan listrik hingga produk nikotin lainnya.

Ashok turut mengapresiasi Pemerintah Indonesia dalam kebijakan yang mengizinkan penggunaan tembakau dan produk nikotin lainnya, berbeda dengan Singapura yang melarangnya.

Namun, ia turut menyoroti terkait perlu adanya evaluasi terhadap kebijakan pajak yang masih menyamakan produk ini dengan rokok konvensional.

“Contoh regulasi terkait tembakau dan nikotin. Di sisi positif, Indonesia mengizinkan produk kantong nikotin (nicotine pouches), berbeda dengan Singapura yang melarangnya. Namun, ada juga sisi negatif, yaitu tarif pajak produk tersebut masih disamakan dengan rokok,” jelasnya dalam konferensi pers Innovation Summit Southeast Asia (ISSA) 2025, Selasa, 6 Mei.

Ashok menyebut inovasi dalam sektor industri kendaraan listrik membuat Indonesia berada di jalur yang tepat dengan regulasi progresif yang mendorong transformasi industri secara berkelanjutan.

“Regulasi pemerintah sangat proaktif dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Walaupun di sisi konsumen belum sepenuhnya berkembang seperti yang diharapkan, ada tren peningkatan yang positif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pengalaman pribadi saat ditawari layanan kendaraan listrik premium dengan harga yang lebih baik daripada taksi biasa, hal ini sebagai bukti nyata efektivitas kebijakan

“Saat saya tiba di bandara, saya melihat iklan besar dan bahkan ditawari naik kendaraan listrik sebagai alternatif taksi. Sopir kendaraan listrik menawarkan tarif yang sama atau lebih baik daripada taksi biasa, dengan kendaraan premium. Ini salah satu contoh terbaik dari regulasi yang progresif dalam mendorong pasar kendaraan listrik yang pernah saya lihat,” tuturnya.

Ashok menyampaikan sektor lain yang memiliki potensi besar adalah pertambangan dimana industri ini sangat penting bagi perekonomian Indonesia dan membutuhkan transformasi menuju praktik yang lebih berkelanjutan.

“Contoh lainnya adalah industri kelapa sawit. Sebagai seseorang yang berasal dari Eropa, saya tahu bahwa kelapa sawit merupakan komoditas ekspor penting dari Indonesia ke Eropa,” imbuhnya.

Meskipun masih ada kekhawatiran di Eropa mengenai dampak lingkungan dari kelapa sawit, ia melihat bahwa regulasi yang tepat dapat berperan penting dalam mendorong produksi dan distribusi yang lebih ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, ia menilai bahwa Indonesia berada di jalur yang cukup baik dalam hal pengembangan industrinya.

Meski demikian, Ashok menyampaikan kurang sependapat dengan penerapan jangka panjang terkait kebijakan seperti kewajiban kandungan lokal (local content), lantaran kebijakan semacam ini dapat efektif untuk melindungi sektor-sektor tertentu, seperti pertambangan, dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang, pendekatan berbasis pasar bebas adalah yang paling optimal.

“Jika memang diperlukan proteksi atau kebijakan kandungan lokal, sebaiknya diterapkan dalam jangka waktu terbatas saja, lalu dihentikan seiring berkembangnya industri tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Former Director, Research Policy & Cooperation, WHO Geneva Tikki Pang menyampaikan dalam transformasi industri untuk peningkatan kesehatan, Indonesia dapat belajar dari berbagai model regulasi di negara lain, khususnya terkait produk pengurangan dampak buruk tembakau (tobacco harm reduction/THR).

“Ada spektrum yang luas dalam pendekatan regulasi ini. Di satu ujung, terdapat negara-negara yang tidak memiliki regulasi sama sekali. Keuntungan dari pendekatan ini adalah akses yang terbuka dan persaingan pasar yang sehat, sehingga harga bisa lebih terjangkau. Namun, ketiadaan regulasi juga berisiko menghasilkan produk berkualitas rendah,” jelasnya.

Tikki menyampaikan negara-negara seperti Indonesia dan Filipina yang menerapkan regulasi yang progresif dan proporsional terhadap risiko dan pendekatan ini penting karena memungkinkan pengawasan terhadap akses anak di bawah umur, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan produk.

“Filipina, misalnya, memiliki undang-undang khusus tentang vape yang mengatur batas usia pengguna serta standar kualitas dan keselamatan produk,” ucapnya.

Sementara itu, ia menyampaikan terdapat negara-negara yang menerapkan pelarangan total terhadap produk tobacco harm reduction, seperti Singapura, Thailand, dan Australia.

Menurutnya, larangan ini seringkali justru menumbuhkan pasar gelap yang sulit dikendalikan seperti di Singapura, misalnya, kasus penyelundupan vape cukup sering terjadi, dan besar kemungkinan banyak pelaku yang tidak terdeteksi, sedangkan di Australia, bahkan apotek yang menjual vape sesuai resep dokter pernah menjadi sasaran serangan akibat tekanan dari pasar ilegal.

“Dari semua pendekatan ini, saya pribadi lebih mendukung pendekatan yang moderat dan berbasis pada proporsionalitas risiko,” imbuhnya.

Tikki menyampaikan Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan salah satunya soal pajak, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih rasional dan berimbang dalam mengatur hal tersebut

“Yang terpenting, regulasi harus memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan produk bagi mereka yang paling membutuhkan,” pungkasnya.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comInovasiPajakRegulasi

Related Posts

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah 0-1 pada final FIFA Series 2026. Laga tersebut berlangsung...

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan...

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misi Artemis II akan membawa empat astronaut mengitari bulan dalam perjalanan selama 10 hari. Karena itu, banyak...

Celine Dion Kembali ke Panggung dengan 10 Konser di Paris pada 2026

Celine Dion Kembali ke Panggung dengan 10 Konser di Paris pada 2026

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Celine Dion memastikan kembali tampil di panggung lewat rangkaian 10 konser baru yang akan digelar di Paris...

Jalur Alternatif Minyak Saudi Arabia Terancam Setelah Serangan Houthi movement di Laut Merah

Jalur Alternatif Minyak Saudi Arabia Terancam Setelah Serangan Houthi movement di Laut Merah

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saudi Arabia meningkatkan pengiriman minyak mentah melalui pelabuhan Yanbu Port di Laut Merah setelah jalur utama di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

March 30, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

March 30, 2026
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

March 31, 2026
BSN Raih Penghargaan Financial Brands Awards 2026

BSN Raih Penghargaan Financial Brands Awards 2026

March 31, 2026
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

March 31, 2026
Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved