• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Perlu Dorong Inovasi Regulasi dan Kebijakan Pajak yang Lebih Rasional

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 7, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Banggar Setuju Target Penerimaan Pajak Naik Menjadi Rp1.988,8 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Senior Partner Roland Berger Ashok Kaul memuji langkah pemerintah Indonesia dalam mendorong inovasi di sejumlah sektor industri, khususnya kendaraan listrik hingga produk nikotin lainnya.

Ashok turut mengapresiasi Pemerintah Indonesia dalam kebijakan yang mengizinkan penggunaan tembakau dan produk nikotin lainnya, berbeda dengan Singapura yang melarangnya.

Namun, ia turut menyoroti terkait perlu adanya evaluasi terhadap kebijakan pajak yang masih menyamakan produk ini dengan rokok konvensional.

“Contoh regulasi terkait tembakau dan nikotin. Di sisi positif, Indonesia mengizinkan produk kantong nikotin (nicotine pouches), berbeda dengan Singapura yang melarangnya. Namun, ada juga sisi negatif, yaitu tarif pajak produk tersebut masih disamakan dengan rokok,” jelasnya dalam konferensi pers Innovation Summit Southeast Asia (ISSA) 2025, Selasa, 6 Mei.

Ashok menyebut inovasi dalam sektor industri kendaraan listrik membuat Indonesia berada di jalur yang tepat dengan regulasi progresif yang mendorong transformasi industri secara berkelanjutan.

“Regulasi pemerintah sangat proaktif dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Walaupun di sisi konsumen belum sepenuhnya berkembang seperti yang diharapkan, ada tren peningkatan yang positif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pengalaman pribadi saat ditawari layanan kendaraan listrik premium dengan harga yang lebih baik daripada taksi biasa, hal ini sebagai bukti nyata efektivitas kebijakan

“Saat saya tiba di bandara, saya melihat iklan besar dan bahkan ditawari naik kendaraan listrik sebagai alternatif taksi. Sopir kendaraan listrik menawarkan tarif yang sama atau lebih baik daripada taksi biasa, dengan kendaraan premium. Ini salah satu contoh terbaik dari regulasi yang progresif dalam mendorong pasar kendaraan listrik yang pernah saya lihat,” tuturnya.

Ashok menyampaikan sektor lain yang memiliki potensi besar adalah pertambangan dimana industri ini sangat penting bagi perekonomian Indonesia dan membutuhkan transformasi menuju praktik yang lebih berkelanjutan.

“Contoh lainnya adalah industri kelapa sawit. Sebagai seseorang yang berasal dari Eropa, saya tahu bahwa kelapa sawit merupakan komoditas ekspor penting dari Indonesia ke Eropa,” imbuhnya.

Meskipun masih ada kekhawatiran di Eropa mengenai dampak lingkungan dari kelapa sawit, ia melihat bahwa regulasi yang tepat dapat berperan penting dalam mendorong produksi dan distribusi yang lebih ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, ia menilai bahwa Indonesia berada di jalur yang cukup baik dalam hal pengembangan industrinya.

Meski demikian, Ashok menyampaikan kurang sependapat dengan penerapan jangka panjang terkait kebijakan seperti kewajiban kandungan lokal (local content), lantaran kebijakan semacam ini dapat efektif untuk melindungi sektor-sektor tertentu, seperti pertambangan, dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang, pendekatan berbasis pasar bebas adalah yang paling optimal.

“Jika memang diperlukan proteksi atau kebijakan kandungan lokal, sebaiknya diterapkan dalam jangka waktu terbatas saja, lalu dihentikan seiring berkembangnya industri tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Former Director, Research Policy & Cooperation, WHO Geneva Tikki Pang menyampaikan dalam transformasi industri untuk peningkatan kesehatan, Indonesia dapat belajar dari berbagai model regulasi di negara lain, khususnya terkait produk pengurangan dampak buruk tembakau (tobacco harm reduction/THR).

“Ada spektrum yang luas dalam pendekatan regulasi ini. Di satu ujung, terdapat negara-negara yang tidak memiliki regulasi sama sekali. Keuntungan dari pendekatan ini adalah akses yang terbuka dan persaingan pasar yang sehat, sehingga harga bisa lebih terjangkau. Namun, ketiadaan regulasi juga berisiko menghasilkan produk berkualitas rendah,” jelasnya.

Tikki menyampaikan negara-negara seperti Indonesia dan Filipina yang menerapkan regulasi yang progresif dan proporsional terhadap risiko dan pendekatan ini penting karena memungkinkan pengawasan terhadap akses anak di bawah umur, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan produk.

“Filipina, misalnya, memiliki undang-undang khusus tentang vape yang mengatur batas usia pengguna serta standar kualitas dan keselamatan produk,” ucapnya.

Sementara itu, ia menyampaikan terdapat negara-negara yang menerapkan pelarangan total terhadap produk tobacco harm reduction, seperti Singapura, Thailand, dan Australia.

Menurutnya, larangan ini seringkali justru menumbuhkan pasar gelap yang sulit dikendalikan seperti di Singapura, misalnya, kasus penyelundupan vape cukup sering terjadi, dan besar kemungkinan banyak pelaku yang tidak terdeteksi, sedangkan di Australia, bahkan apotek yang menjual vape sesuai resep dokter pernah menjadi sasaran serangan akibat tekanan dari pasar ilegal.

“Dari semua pendekatan ini, saya pribadi lebih mendukung pendekatan yang moderat dan berbasis pada proporsionalitas risiko,” imbuhnya.

Tikki menyampaikan Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan salah satunya soal pajak, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih rasional dan berimbang dalam mengatur hal tersebut

“Yang terpenting, regulasi harus memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan produk bagi mereka yang paling membutuhkan,” pungkasnya.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comInovasiPajakRegulasi

Related Posts

Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

by Hidayat Taufik
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Indonesia menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Vietnam pada pertandingan ketiga Grup A Piala AFF 2026...

XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan Aplikasi Digital Perbankan Daerah Terbaik 2026

by Rizki Meirino
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – JakOne Mobile mengantarkan Bank Jakarta meraih penghargaan Top Digital Application Regional Banking pada ajang JawaPos.com Digital Excellence...

XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global

by Rizki Meirino
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga sepanjang triwulan II 2026 meski...

Defisit BPJS Kesehatan Rp2 Triliun per Bulan, Dipicu 54 Juta Peserta Tak Aktif

Defisit BPJS Kesehatan Rp2 Triliun per Bulan, Dipicu 54 Juta Peserta Tak Aktif

by Hidayat Taufik
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BPJS Kesehatan mencatat sekitar 54 juta peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berstatus tidak aktif karena belum...

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Jadi 0 Persen, KKP Perkuat Tata Kelola Perikanan

by Desti Dwi Natasya
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Indonesia mulai memanfaatkan tarif ekspor 0 persen untuk produk olahan tuna dan cakalang ke Jepang melalui...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Dikritik Pramono, Pagar Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar

Usai Dikritik Pramono, Pagar Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar

August 3, 2026
Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

August 3, 2026
makanan tradisional dan nutrisi atlet

Herbalife Ungkap Makanan Tradisional Sejalan dengan Pola Makan Atlet Elite

August 3, 2026
laba bersih Tugu Insurance semester I 2026

Laba Bersih Tugu Insurance Melonjak 76,87% Jadi Rp480,29 Miliar di Semester I 2026

August 3, 2026
Apa yang Terjadi dengan Tekanan Darah jika Minum Kopi?

Apa yang Terjadi dengan Tekanan Darah jika Minum Kopi?

August 3, 2026
Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

Timnas Indonesia Takluk Telak 0-3 dari Vietnam, Asa ke Semifinal Belum Padam

August 3, 2026
XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan Aplikasi Digital Perbankan Daerah Terbaik 2026

August 3, 2026
XL Raih Predikat Jaringan Mobile Terbaik di Indonesia Versi Ookla 2026

Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global

August 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved