• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bank Indonesia Salurkan Insentif Likuiditas Rp 256,1 Triliun ke Sektor Perbankan

Saeful Imam by Saeful Imam
October 3, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kabar Baik, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Pada Kwartal 1 2024

Bank Indonesia salurkan insentif likuiditas

JAKARTA, COBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) telah menyalurkan insentif melalui Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp 256,1 triliun hingga pekan kedua September 2024. Deputi Gubernur BI, Juda Agung, menyatakan bahwa insentif tersebut ditujukan untuk sektor-sektor yang mendukung pertumbuhan kredit perbankan, seperti sektor hijau, pariwisata, ekonomi kreatif, perumahan, otomotif, perdagangan, dan hilirisasi. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kecukupan likuiditas di perbankan, sehingga dapat mencapai target pertumbuhan kredit sebesar 10-12 persen tahun ini.

Juda Agung menuturkan bahwa hingga pertengahan September, BI telah menyalurkan insentif likuiditas melalui KLM kepada bank-bank yang menyalurkan kredit ke sektor-sektor tertentu. Jumlah insentif tersebut mencapai Rp 256 triliun. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara peluncuran Kalkulator Hijau di Gedung BI, Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Berdasarkan data BI, sektor hilirisasi serta sektor-sektor yang masuk dalam Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) menerima insentif likuiditas terbesar, masing-masing sebesar Rp 63,72 triliun dan Rp 54,88 triliun. Sektor-sektor lainnya, seperti otomotif, perdagangan, listrik, gas, dan air bersih (LGA) mendapat insentif sebesar Rp 39,27 triliun. Selain itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menerima Rp 31,39 triliun, sektor hijau sebesar Rp 25,61 triliun, perumahan sebesar Rp 21,55 triliun, dan sektor ultra mikro (UMi) Rp 19,63 triliun.

Juda juga menjelaskan bahwa melalui KLM, BI memberikan insentif berupa pengurangan giro wajib minimum (GWM) bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor-sektor tertentu. Bank yang memenuhi kriteria akan mendapatkan tambahan likuiditas dengan pengurangan setoran wajib di BI. Melalui KLM, bank berpotensi menerima pengurangan GWM hingga 4 persen dari ketentuan sebesar 9 persen terhadap dana pihak ketiga (DPK), sehingga bank hanya perlu menyetor 5 persen.

Ke depan, BI akan terus mengarahkan cakupan sektor KLM pada bidang-bidang yang mendukung penciptaan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan baru, serta meningkatkan inklusivitas di sektor keuangan.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: bank indonesiainsentif likuiditas

Related Posts

Herbalife Libatkan 36.000 Peserta di 130 Kota dalam PESAN 2026

Netzme dan Ruangguru Luncurkan “Gang Dagang” untuk Dorong Literasi Digital UMKM

by Rizki Meirino
May 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Netzme dan Ruangguru resmi meluncurkan program “Gang Dagang” di Balai Kota DKI Jakarta. Program ini hadir dengan...

Herbalife Libatkan 36.000 Peserta di 130 Kota dalam PESAN 2026

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara Indonesia–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

by Rizki Meirino
May 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Netzme resmi menjadi salah satu PJP first mover dalam implementasi QRIS Antarnegara Indonesia–Tiongkok. Langkah ini membuka akses...

Harga Barang Diperkirakan Naik pada 2026, BI Soroti Kenaikan Bahan Baku

Harga Barang Diperkirakan Naik pada 2026, BI Soroti Kenaikan Bahan Baku

by Hidayat Taufik
May 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia memprediksi tekanan inflasi akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Kenaikan harga diperkirakan terjadi pada...

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

by Hidayat Taufik
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rupiah menguat pada penutupan perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Selain itu, penguatan terjadi menjelang libur panjang akhir...

Rupiah Anjlok ke Rp17.529 per Dollar AS, Investor Mulai Khawatir Arah Ekonomi RI

Rupiah Anjlok ke Rp17.529 per Dollar AS, Investor Mulai Khawatir Arah Ekonomi RI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada penutupan perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Steam Deck OLED Kembali Dijual tapi Harganya Bikin Gamers Mikir Dua Kali

Steam Deck OLED Kembali Dijual tapi Harganya Bikin Gamers Mikir Dua Kali

May 30, 2026
Bukan Sekadar Pesta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Jadi Platform Official Japanese IP Pertama di Indonesia

Bukan Sekadar Pesta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Jadi Platform Official Japanese IP Pertama di Indonesia

May 30, 2026
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

May 30, 2026
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Simak Jadwal Tayangnya Malam Ini

PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Simak Jadwal Tayangnya Malam Ini

May 30, 2026
RS Premier Bintaro Edukasi Penanganan Obesitas Lewat Bedah Bariatrik

RS Premier Bintaro Edukasi Penanganan Obesitas Lewat Bedah Bariatrik

May 31, 2026
WNI Bisa Masuk Korea Selatan Tanpa Visa dalam Program Khusus Wisata Grup

WNI Bisa Masuk Korea Selatan Tanpa Visa dalam Program Khusus Wisata Grup

May 31, 2026
WHO Sudah Revisi Rekomendasi Susu Formula, Tapi Narasi Lama Masih Terus Beredar di Indonesia

WHO Sudah Revisi Rekomendasi Susu Formula, Tapi Narasi Lama Masih Terus Beredar di Indonesia

May 31, 2026
Testosteron Turun Bisa Picu Diabetes hingga Rambut Rontok, Dokter Spesialis Bicara Soal Andropause

Testosteron Turun Bisa Picu Diabetes hingga Rambut Rontok, Dokter Spesialis Bicara Soal Andropause

May 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved