JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, memiliki pengalaman dan kapasitas yang kuat untuk memimpin bank sentral.
Purbaya menyebut Destry bukan sosok baru dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Menurutnya, Destry telah lama terlibat dalam berbagai proses strategis di Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK.
Ia mengatakan Destry pernah menjalankan peran penting baik di Lembaga Penjamin Simpanan maupun Bank Indonesia. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal besar dalam menghadapi tantangan kebijakan moneter.
Purbaya juga meyakini Destry memiliki pemahaman yang mumpuni mengenai kebijakan moneter. Ia optimistis arah kebijakan Bank Indonesia akan tetap berjalan sesuai mandat yang berlaku.
Destry ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Penetapan Destry dilakukan melalui Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 26 Juli 2026. Penunjukan tersebut mengacu pada ketentuan dalam Undang Undang Bank Indonesia.
Usai ditunjuk, Destry memastikan Bank Indonesia tetap menjalankan tugas utama menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Ia juga menegaskan seluruh kebijakan akan dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik dan profesional. Koordinasi dengan pemerintah akan terus diperkuat agar setiap kebijakan berjalan selaras.
Menurut Destry, seluruh keputusan strategis di Bank Indonesia diambil melalui mekanisme berjenjang, mulai dari pembahasan di komite hingga Rapat Dewan Gubernur. Ia menegaskan kepemimpinan di BI bersifat kolektif kolegial sehingga seluruh anggota dewan gubernur akan menjalankan tugas secara bersama.













