• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Otomotif Nasional Lesu, Mobil LCGC Diharapkan Jadi Penopang

Saeful Imam by Saeful Imam
September 18, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Prospek Pasar Mobil LCGC di Tengah Tekanan Industri Otomotif 2024

Penjualan mobil merosot tajam

JAKARTA, COBISNIS.COM – Di tengah perlambatan kinerja pasar otomotif nasional, segmen Low Cost Green Car (LCGC) tetap menjadi andalan bagi Agen Pemegang Merek (APM) untuk mendorong pertumbuhan penjualan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales LCGC nasional menurun 14% year on year (YoY) menjadi 120.145 unit pada periode Januari hingga Agustus 2024.

Meskipun mengalami penurunan, performa LCGC masih lebih baik dibandingkan total penjualan mobil nasional yang merosot 17,1% YoY menjadi 560.619 unit hingga Agustus 2024.

Bahkan secara bulanan, penjualan wholesales LCGC pada Agustus 2024 tumbuh 6% month to month (MtM) menjadi 15.693 unit, lebih baik dibandingkan kenaikan 3% MtM di penjualan mobil nasional yang mencapai 76.304 unit.

Pangsa pasar LCGC dalam kategori wholesales mencapai 21,4% hingga Agustus 2024, meskipun hanya ada tiga merek besar yang bersaing di pasar ini, yaitu Daihatsu, Honda, dan Toyota.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menyatakan bahwa LCGC tergolong lebih tahan terhadap tekanan pasar dibandingkan segmen lain, karena konsumen LCGC mayoritas adalah masyarakat muda atau pembeli mobil pertama.

Menurut Jongkie, harga mobil di kelas LCGC yang terjangkau menjadi salah satu faktor utama yang membuat segmen ini tetap diminati, terutama di tengah kondisi pasar otomotif yang melesu.

Gaikindo optimis penjualan LCGC akan terus tumbuh hingga akhir tahun, meski mulai ada persaingan dari mobil listrik kompak yang juga ditawarkan dengan harga terjangkau.

Salah satu produsen LCGC, Daihatsu, mencatat peningkatan penjualan wholesales LCGC sebesar 61,35% YoY hingga akhir Agustus 2024, dengan total penjualan 52.204 unit. Mayoritas penjualan ini berasal dari model Sigra yang terjual 41.018 unit, disusul Ayla dengan 11.186 unit.

Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, menuturkan bahwa kontribusi LCGC terhadap total penjualan Daihatsu mencapai 44% hingga saat ini, menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan segmen mobil lainnya.

Untuk menjaga pangsa pasar dan mempertahankan kinerja positif, Daihatsu aktif menawarkan berbagai program menarik bagi konsumen, baik untuk pembelian mobil baru maupun perawatan berkala.

Berbeda dengan Daihatsu, Honda justru mengalami penurunan penjualan wholesales LCGC sebesar 3,68% YoY menjadi 29.249 unit hingga Agustus 2024, dengan seluruh penjualan ini berasal dari Honda Brio. Meskipun begitu, Yusak Billy, Sales Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), menyebutkan bahwa LCGC tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan Honda, mencapai setengah dari keseluruhan penjualan hingga Agustus 2024.

Billy menambahkan, kompetisi di pasar LCGC saat ini cukup ketat, dengan beberapa merek berusaha mengembangkan produk-produk baru. Honda sendiri terus berupaya menghadirkan Brio sebagai produk LCGC yang berkualitas, mudah dikendarai, hemat bahan bakar, serta memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

Ahli otomotif sekaligus akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, berpendapat bahwa LCGC masih menjadi segmen yang berpotensi tumbuh meskipun pasar otomotif nasional tengah lesu. Menurut Yannes, dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, konsumen kelas menengah cenderung mencari pilihan mobil yang lebih ekonomis, seperti LCGC, karena keterbatasan daya beli.

Yannes menyatakan bahwa di tengah tantangan ekonomi, LCGC tetap menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan harga terjangkau.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: industri otomotifmobil lcgc

Related Posts

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitsubishi membuka peluang mengekspor Mitsubishi XForce HEV atau XForce Hybrid yang kini diproduksi secara lokal di Indonesia....

Toyota Catat Lonjakan Ekspor Mobil 10,7 Persen, Hybrid Ikut Melesat

Toyota Catat Lonjakan Ekspor Mobil 10,7 Persen, Hybrid Ikut Melesat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mencatat ekspor kendaraan utuh atau completely built up sebanyak 145.080 unit sepanjang...

Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

by Zahra Zahwa
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen mencatat penurunan laba operasional pada kuartal kedua 2026. Produsen mobil asal Jerman itu juga mempertimbangkan pemangkasan...

Subang Jadi Lokasi Pabrik Mobil Nasional dan Motor Listrik dengan Target Produksi 300.000 Unit

Subang Jadi Lokasi Pabrik Mobil Nasional dan Motor Listrik dengan Target Produksi 300.000 Unit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabupaten Subang, Jawa Barat, disiapkan menjadi lokasi pengembangan Proyek Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional. Kawasan tersebut...

Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo meminta pemerintah tidak hanya memberikan insentif kepada mobil listrik murni...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

August 2, 2026
Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

August 2, 2026
BNPB Ungkap Karhutla dan Kekeringan Masih Jadi Bencana Terbesar di Musim Kemarau

BNPB Ungkap Karhutla dan Kekeringan Masih Jadi Bencana Terbesar di Musim Kemarau

August 3, 2026
5 Gangguan Tidur yang Menggangu Kesehatan

5 Gangguan Tidur yang Menggangu Kesehatan

August 3, 2026
Insiden KM Mutiara Sentosa 2: 227 Penumpang Selamat, 5 Orang Meninggal Dunia

Insiden KM Mutiara Sentosa 2: 227 Penumpang Selamat, 5 Orang Meninggal Dunia

August 3, 2026
DPR Buka Suara soal Pagar Tinggi di Mal, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

DPR Buka Suara soal Pagar Tinggi di Mal, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

August 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved