• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Otomotif Nasional Lesu, Mobil LCGC Diharapkan Jadi Penopang

Saeful Imam by Saeful Imam
September 18, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Prospek Pasar Mobil LCGC di Tengah Tekanan Industri Otomotif 2024

Penjualan mobil merosot tajam

JAKARTA, COBISNIS.COM – Di tengah perlambatan kinerja pasar otomotif nasional, segmen Low Cost Green Car (LCGC) tetap menjadi andalan bagi Agen Pemegang Merek (APM) untuk mendorong pertumbuhan penjualan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales LCGC nasional menurun 14% year on year (YoY) menjadi 120.145 unit pada periode Januari hingga Agustus 2024.

Meskipun mengalami penurunan, performa LCGC masih lebih baik dibandingkan total penjualan mobil nasional yang merosot 17,1% YoY menjadi 560.619 unit hingga Agustus 2024.

Bahkan secara bulanan, penjualan wholesales LCGC pada Agustus 2024 tumbuh 6% month to month (MtM) menjadi 15.693 unit, lebih baik dibandingkan kenaikan 3% MtM di penjualan mobil nasional yang mencapai 76.304 unit.

Pangsa pasar LCGC dalam kategori wholesales mencapai 21,4% hingga Agustus 2024, meskipun hanya ada tiga merek besar yang bersaing di pasar ini, yaitu Daihatsu, Honda, dan Toyota.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menyatakan bahwa LCGC tergolong lebih tahan terhadap tekanan pasar dibandingkan segmen lain, karena konsumen LCGC mayoritas adalah masyarakat muda atau pembeli mobil pertama.

Menurut Jongkie, harga mobil di kelas LCGC yang terjangkau menjadi salah satu faktor utama yang membuat segmen ini tetap diminati, terutama di tengah kondisi pasar otomotif yang melesu.

Gaikindo optimis penjualan LCGC akan terus tumbuh hingga akhir tahun, meski mulai ada persaingan dari mobil listrik kompak yang juga ditawarkan dengan harga terjangkau.

Salah satu produsen LCGC, Daihatsu, mencatat peningkatan penjualan wholesales LCGC sebesar 61,35% YoY hingga akhir Agustus 2024, dengan total penjualan 52.204 unit. Mayoritas penjualan ini berasal dari model Sigra yang terjual 41.018 unit, disusul Ayla dengan 11.186 unit.

Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, menuturkan bahwa kontribusi LCGC terhadap total penjualan Daihatsu mencapai 44% hingga saat ini, menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan segmen mobil lainnya.

Untuk menjaga pangsa pasar dan mempertahankan kinerja positif, Daihatsu aktif menawarkan berbagai program menarik bagi konsumen, baik untuk pembelian mobil baru maupun perawatan berkala.

Berbeda dengan Daihatsu, Honda justru mengalami penurunan penjualan wholesales LCGC sebesar 3,68% YoY menjadi 29.249 unit hingga Agustus 2024, dengan seluruh penjualan ini berasal dari Honda Brio. Meskipun begitu, Yusak Billy, Sales Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), menyebutkan bahwa LCGC tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan Honda, mencapai setengah dari keseluruhan penjualan hingga Agustus 2024.

Billy menambahkan, kompetisi di pasar LCGC saat ini cukup ketat, dengan beberapa merek berusaha mengembangkan produk-produk baru. Honda sendiri terus berupaya menghadirkan Brio sebagai produk LCGC yang berkualitas, mudah dikendarai, hemat bahan bakar, serta memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

Ahli otomotif sekaligus akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, berpendapat bahwa LCGC masih menjadi segmen yang berpotensi tumbuh meskipun pasar otomotif nasional tengah lesu. Menurut Yannes, dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, konsumen kelas menengah cenderung mencari pilihan mobil yang lebih ekonomis, seperti LCGC, karena keterbatasan daya beli.

Yannes menyatakan bahwa di tengah tantangan ekonomi, LCGC tetap menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan harga terjangkau.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: industri otomotifmobil lcgc

Related Posts

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mercedes-Benz mengisyaratkan kemungkinan menutup dua fasilitas produksinya di Jerman di tengah tekanan penjualan dan upaya perusahaan meningkatkan...

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Volkswagen atau VW tengah menghadapi tekanan berat terhadap kondisi bisnisnya. Bos perusahaan menyebut situasi yang dihadapi VW...

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitsubishi membuka peluang mengekspor Mitsubishi XForce HEV atau XForce Hybrid yang kini diproduksi secara lokal di Indonesia....

Toyota Catat Lonjakan Ekspor Mobil 10,7 Persen, Hybrid Ikut Melesat

Toyota Catat Lonjakan Ekspor Mobil 10,7 Persen, Hybrid Ikut Melesat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mencatat ekspor kendaraan utuh atau completely built up sebanyak 145.080 unit sepanjang...

Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

Laba Volkswagen Turun 10 Persen pada Kuartal II 2026, Persaingan China Jadi Tantangan

by Zahra Zahwa
July 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen mencatat penurunan laba operasional pada kuartal kedua 2026. Produsen mobil asal Jerman itu juga mempertimbangkan pemangkasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

October 23, 2026
BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

October 23, 2026
Persija Jakarta memimpin klasemen Super League 2026/2027 dengan 15 poin, sedangkan Persib Bandung berada di posisi kedelapan menjelang pekan ketujuh.

Persija Pimpin Klasemen Super League, Persib di Posisi Kedelapan

October 23, 2026
Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved