• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pabrik Amonium Nitrat Senilai Rp1,2 Triliun Beroperasi, Menteri BUMN: Bakal Kurangi 21 Persen Impor

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 1, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Ini Kata Erick Thohir Soal Impor KRL Bekas dari Jepang

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pabrik amonium nitrat, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) yang memiliki kapasitas 75.000 metrik ton per tahun (MTPY), dengan begitu akan mengurangi impor amonium nitrat sebesar 21 persen.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan pabrik amonium nitrat, PT KAN di di kawasan Kaltim Industrial Estate (KIE), Bontang, Kalimantan Timur pada hari ini.

Pabrik dengan nilai investasi Rp1,2 triliun ini merupakan proyek bersama dari anak perusahaan PT DAHANA, PT Dahana Investama Corp (PT DIC), dengan PT Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan Wika-Sedin.

Saat ini, Kata Erick, Indonesia masih harus mengimpor amonium nitrat sebanyak 21 lersen dari kebutuhan nasional atau sekitar 120.000 ton.

“Dan 79 persen (sekitar 460.000 ton) sudah produksi dalam negeri. Dari total (kebutuhan dalam negeri) sebesar 580.000 ton. Dengan kapasitas produksi pabrik ini sebesar 75.000 ton, tentunya akan mengurangi yang 21 persen (kebutuhan impor) itu,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Kamis, 29 Februari.

Lebih lanjut, Erick bilang produk yang dihasilkan dari pabrik ini akan digunakan untuk memperkuat industri Pertahanan dan industri pupuk.

Karena itu, kata Erick, dirinya memberikan masukan kepada Presiden Jokowi agar memanfaatkan kesempatan kunjungan kerja ke Australia ke depan agar mendorong akuisisi fasilitas penghasil bahan baku amonium nitrat.

Menurut Erick, hal ini dibutuhkan untuk menopang kebutuhan produks pupuk bersubsidi yang ditetapkan naik dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton.

“Ke depan kami memperbaiki supply chain kami semoga nanti dalam perjalanan Bapak ke Australia, Bapak Presiden dapat mendorong akuisisi kita di beberapa negara untuk Phospat, yang ada di Australia dan Kanada, kami perlu percepat. Karena memang dengan kita meningkatkan volume pupuk bersubsidi naik dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton, pasti dibutuhkan bahan baku yang lebih pasti ke depan,” ujar Erick.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: cobisnis.comerick thohirmenteri bumnPabrik Amonium

Related Posts

Liburan Musim Panas 2026 Terancam Mahal Akibat Krisis Global

Liburan Musim Panas 2026 Terancam Mahal Akibat Krisis Global

by Zahra Zahwa
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana liburan musim panas 2026 semakin sulit terwujud akibat lonjakan biaya perjalanan global. Kenaikan harga ini dipicu...

Industri Jam Mewah Berubah, Inovasi Jadi Kunci di 2026

Industri Jam Mewah Berubah, Inovasi Jadi Kunci di 2026

by Zahra Zahwa
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri jam tangan mewah mulai bertransformasi dengan mengadopsi inovasi teknologi di tengah tekanan ekonomi global. Menurut Federation...

Sering Menggigit Kuku Saat Cemas? Ini 7 Perilaku yang Kerap Muncul

Sering Menggigit Kuku Saat Cemas? Ini 7 Perilaku yang Kerap Muncul

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagian orang sering menggigit kuku saat merasa gugup, cemas, atau tertekan. Kebiasaan ini biasanya terjadi tanpa disadari....

Jangan Sembarangan, Ini 5 Waktu Kurang Tepat untuk Makan Buah

Jangan Sembarangan, Ini 5 Waktu Kurang Tepat untuk Makan Buah

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com- Buah dikenal sebagai makanan sehat yang kaya vitamin dan serat. Namun, waktu mengonsumsinya juga memengaruhi manfaat bagi tubuh....

Sari Yuliati Minta Kasus Daycare Yogyakarta Diungkap Transparan

Sari Yuliati Minta Kasus Daycare Yogyakarta Diungkap Transparan

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyatakan prihatin atas dugaan kekerasan anak di sebuah daycare di Yogyakarta....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

April 25, 2026
Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

April 25, 2026
Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

April 25, 2026
Liburan Musim Panas 2026 Terancam Mahal Akibat Krisis Global

Liburan Musim Panas 2026 Terancam Mahal Akibat Krisis Global

April 26, 2026
Industri Jam Mewah Berubah, Inovasi Jadi Kunci di 2026

Industri Jam Mewah Berubah, Inovasi Jadi Kunci di 2026

April 26, 2026
Sering Menggigit Kuku Saat Cemas? Ini 7 Perilaku yang Kerap Muncul

Sering Menggigit Kuku Saat Cemas? Ini 7 Perilaku yang Kerap Muncul

April 26, 2026
Jangan Sembarangan, Ini 5 Waktu Kurang Tepat untuk Makan Buah

Jangan Sembarangan, Ini 5 Waktu Kurang Tepat untuk Makan Buah

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved