• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Anggota ASEAN Tingkatkan Upaya Kolektif Mengatasi Isu-Isu Kawasan dan Menjaga Stabilitas Ekonomi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 19, 2023
in Nasional
0
Ini Sederet Keuntungan yang Bisa Didapat RI sebagai Ketua ASEAN 2023

JAKARTA,Cobisnis.com – Dalam rangka mempersiapkan Pertemuan Kedua Tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (2nd AFMGM), para delegasi tingkat Deputi Kementerian Keuangan dan Bank Sentral dari Negara ASEAN telah menggelar pertemuan ASEAN Finance and Central Bank Deputies Meeting – Working Group (AFCDM-WG) pada 10-14 Juli 2023 di Yogyakarta, Indonesia. Sebelumnya pertemuan serupa telah dilakukan pada 2-3 Februari lalu di Bali. Pertemuan kali ini membahas agenda komite kerja ASEAN di sektor keuangan yang berfokus pada isu di Kawasan dan dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi. Pertemuan dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Keuangan dan Deputi Bank Sentral dari sebelas negara ASEAN (Brunei Darussalam,
Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Timor Leste).

Pertemuan AFCDM-WG merupakan bagian dari perjalanan proses kerja sama negara anggota ASEAN selama setahun penuh. Beberapa hasil diskusi selama pertemuan ini selanjutnya akan dilaporkan pada perhelatan 2nd AFMGM pada bulan Agustus 2023 mendatang di Jakarta.
Beberapa agenda pada pertemuan yang mengemuka antara lain pembahasan progres kerja sama ASEAN Chair
Priorities 2023, Cetak Biru Masyarakat Ekonomi ASEAN, Peta Jalan untuk Integrasi Moneter dan Keuangan ASEAN, dan kerja sama keuangan ASEAN.

Selain itu, dibahas juga tentang penguatan forum ASEAN melalui modalitas ASEAN Finance Minister and Central Bank Governor Meeting (AFMGM) dan mandat Komite Kerja,serta kolaborasi lintas sektoral. Pertemuan ini turut dihadiri Timor-Leste sebagai pengamat untuk pertama kalinya di jalur keuangan, sejak disetujuinya Timor-Leste sebagai anggota ASEAN ke sebelas tahun lalu.
Kemenkeu RI memandang hal ini sejalan dengan tujuan ASEAN dan disambut baik oleh seluruh anggota.

Sejalan dengan itu, Bank Indonesia menyadari perlunya ASEAN memperkuat kerja sama, khususnya di bidang
ekonomi dan keuangan, untuk dapat menjaga relevansi ASEAN dan juga memperkokoh posisi sebagai pusat
pertumbuhan ekonomi global (Epicentrum of Growth).

Terdapat 12 (dua belas) pertemuan yang meliputi pertemuan utama dan pertemuan pendukung seperti Working Committee on Payment and Settlement Systems (WC-PSS) Meeting ke-27, Working Committee on Capital Market Development (WC-CMD), Joint WCCMD-ASEAN Capital Market Forum (ACMF) meeting,Working Committee on ASEAN Banking Integration Framework (WC-ABIF) Meeting ke-14, Working Committee on Capital Account Liberalization (WC-CAL) Meeting ke-46, Steering Committee for Capacity Building (SCCB) Meeting ke-24, dan ASEAN Finance and Central Bank Deputies Meeting-Working Group (AFCDM-WG), The 14th ASEAN Cross-Sectoral Coordination Committee on Disaster Risk Financing and Insurance (ACSCC-DRFI) Meeting, Seminar Implementasi Pendanaan dan Asuransi Risiko Bencana (DRFI) dan Perlindungan Sosial Adaptif (ASP) di Indonesia, serta Forum Kolaborasi Sektor Keuangan dan Pertanian untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan. Seminar Implementasi DRFI dan ASP memberikan pembaruan tentang penerapan strategi pendanaan risiko bencana dengan peta jalan ASP untuk melindungi negara; masyarakat, khususnya yang

berpenghasilan rendah; dan aset Indonesia dengan lebih baik dari dampak risiko bencana. Sedangkan forum Kolaborasi Sektor Keuangan dan Pertanian fokus membahas urgensi keterlibatan sektor keuangan sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat langkah-langkah ASEAN dalam mengatasi masalah ketahanan pangan.

Pertemuan Working Committees(WCs) membahas berbagai topik utama kerja sama ASEAN di bidang ekonomi
dan keuangan, diantaranya roadmap perluasan Regional Payment Connectivity (RPC) (WC-PSS); kebijakan dan kerja sama dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi investor domestik dan regional serta mendorong pertumbuhan pasar modal yang dinamis dan kuat di kawasan ASEAN (WC-CMD); peninjauan WC￾ABIF Guideline sebagai respons dinamika di sektor keuangan terkini dalam rangka mengoptimalkan manfaat
digitalisasi dan memitigasi risiko yang muncul (WC-ABIF); pembentukan Task Force dan penyusunan High Level
Principles on Local Currency Transaction; dan keberlanjutan inisiatif revisiting WC mandates melalui pembentukan Task Force guna menyusun guideline bagi setiap WCs dalam meninjau mandat yang dimiliki agar tetap relevan dengan dinamika ekonomi dan keuangan saat ini sehingga menjadikan kerja sama ASEAN tetap
relevan dan dapat memberikan manfaat bagi semua anggotanya.

Selain pertemuan ASEAN tersebut di atas, Keketuaan Indonesia dan Jepang pada ASEAN+3 juga menyelenggarakan pertemuan gugus tugas ASEAN+3 yang dihadiri oleh negara anggota ASEAN, China, Jepang,dan Korea. Pertemuan ini ditujukan untuk meningkatkan dialog kebijakan, koordinasi, dan kerja sama di
bidang keuangan, moneter, dan fiskal. Pertemuan membahas agenda kerja sama untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan keuangan di kawasan melalui penguatan Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM) sebagai regional self-help mechanism serta penguatan kapasitas ASEAN+3 Macroeconomic Research Office
(AMRO) sebagai lembaga surveillance yang mendukung implementasi fasilitas-fasilitas pencegahan dan penanggulangan krisis di kawasan dan penyedia program-program penguatan kapasitas surveillance bagi
negara anggota ASEAN+3.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free download udemy course
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: aseancobisnis.comStabilitas Ekonomi

Related Posts

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

by Zahra Zahwa
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Colorado larang penangkapan yang hanya memakai hasil tes narkoba cepat kini menjadi perhatian nasional di United...

72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, Pramono Sebut Hampir Semua Sudah Pulih

72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, Pramono Sebut Hampir Semua Sudah Pulih

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keracunan MBG di Jakarta Timur menyebabkan puluhan siswa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Oleh karena itu,...

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Tolak Kekerasan dan Dominasi

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Tolak Kekerasan dan Dominasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Paus Leo XIV serukan perdamaian dunia di tengah konflik global yang terus meningkat. Oleh karena itu, paus leo...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

April 6, 2026
ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

April 6, 2026
Kepemilikan Super Terkonsentrasi! 9 Saham Ini Jadi Sorotan, Mana yang Layak Dibeli?

Kepemilikan Super Terkonsentrasi! 9 Saham Ini Jadi Sorotan, Mana yang Layak Dibeli?

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved