• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kementerian Keuangan Sodorkan Pagu Indikatif Rp48,3 Triliun untuk Periode 2024

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 12, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Kementerian Keuangan Hemat Rp612 Miliar dari Penerapan Gaya Kerja Baru di Masa Pandemi COVID-19

JAKARTA,Cobisnis.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan pagu indikatif untuk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp48,3 triliun. Usulan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR hari ini

“Kami mohon perkenan Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR RI untuk dapat menyetujui usulan rencana kerja dan pagu indikatif Kementerian Keuangan 2024 dengan pagu indikatif Rp48,3 triliun,” ujarnya Senin, 12 Juni.

Suahasil merinci, berdasarkan sumber dana terdiri dari rupiah murni Rp38,9 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp21,7 triliun, hibah Rp1,1 triliun, dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp9,42 triliun.

Sementara, menurut fungsi adalah fungsi pelayanan umum Rp44,7 triliun, fungsi ekonomi Rp161 miliar, dan fungsi pendidikan Rp3,4 triliun.

Kata dia, pagu indikatif tersebut dialokasikan kepada lima program. Pertama, Program Kebijakan Fiskal mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp40,2 miliar dengan output utama kebijakan fiskal yang efektif berdampak terhadap perekonomian bernilai produk domestik bruto (PDB) Rp19.588 triliun.

“Terdapat 41 kegiatan terkait layanan perumusan kebijakan fiskal dan sektor keuangan, serta diplomasi internasional yang dapat mendorong stabilisasi dan transformasi ekonomi pascapandemi dan di tengah ancaman krisis geopolitik,” tuturnya.

Suahasil menjelaskan, indikator sasaran programnya antara lain mencapai rasio defisit terhadap PDB sebesar 2,16 hingga 2,64 persen, naik dari 2,85 persen di 2023, serta indeks efektivitas kebijakan fiskal dan sektor keuangan mencapai angka 86 dari skala 100.

Kedua yakni Program Pengelolaan Penerimaan Negara yang mendapatkan pagu indikatif Rp2,4 triliun. Rencananya sebanyak 133 kegiatan akan dilakukan terkait pelayanan perpajakan dan PNBP kepada masyarakat, serta perbaikan dan reformasi berbagai sistem administrasi perpajakan dalam rangka terpenuhinya kebutuhan pendanaan pembangunan.

Adapun, indikator sasaran program antara lain rasio penerimaan perpajakan sebesar 9,92 hingga 10,2 persen terhadap PDB.

“Ini adalah untuk menjaga supaya kita bisa betul-betul mendapatkan penerimaan negara sebesar Rp2.717 triliun sampai dengan Rp2.861 triliun di tahun depan,” tegasnya.

Ketiga, Program Pengelolaan Belanja Negara dengan pagu indikatif Rp28,7 miliar dengan output utama alokasi belanja negara sebesar Rp3.215 triliun hingga 3.476 triliun.

Terdapat 59 kegiatan terkait perumusan kebijakan belanja yang menjamin terlaksananya layanan negara bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, penyediaan infrastruktur, terlaksananya agenda prioritas seperti Pemilu dan Ibukota Negara (IKN), serta peningkatan kualitas dan sinergi belanja pemerintah pusat dan daerah.

“Program keempat yaitu Program Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Risiko (PKNR) dengan pagu indikatif Rp310,82 miliar dengan output utama pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran sebesar Rp3.215 triliun hingga Rp3.476 triliun, dan pengelolaan aset senilai Rp12.325 triliun,” katanya.

Disebutkan bahwa sebanyak 171 kegiatan terutama berupa layanan penyaluran dan pertanggungjawaban dana pembangunan baik pusat maupun daerah, tersedianya dana pembangunan secara tepat waktu, serta pemeliharaan dan pemanfaatan kekayaan negara.

Program kelima adalah Program Dukungan Manajemen yang mendapatkan pagu indikatif Rp45,49 triliun dengan output utama antara lain pengelolaan organisasi dengan 1.080 satuan kerja dan 78.882 orang pegawai.

“Rencananya terdapat 553 kegiatan terkait layanan manajemen untuk mendukung kelancaran dan reformasi layanan pada 4 program teknis Kemenkeu, maupun layanan langsung kepada publik melalui BLU Kemenkeu,” tutup Suahasil.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comKemenkeu

Related Posts

Wisatawan China Rela Terbang Ribuan Mil Demi Ayam Panggang Tersembunyi Di Lisbon

Wisatawan China Rela Terbang Ribuan Mil Demi Ayam Panggang Tersembunyi Di Lisbon

by Zahra Zahwa
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah jalanan indah Kota Lisbon, tepatnya di Travessa da Tapada yang mudah terlewatkan, berdiri sebuah toko...

Di Balik Studio Bersama Rookie Boyband K-Pop Paling Bersinar

Di Balik Studio Bersama Rookie Boyband K-Pop Paling Bersinar

by Zahra Zahwa
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sepekan sebelum menggelar konser solo perdana mereka, tujuh anggota boyband rookie K-pop Close Your Eyes terlihat berlatih...

Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

by Zahra Zahwa
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – CEO Meta, Mark Zuckerberg, untuk pertama kalinya memberikan kesaksian di hadapan juri terkait tuduhan bahwa media sosial,...

Bill Gates Batal Sampaikan Pidato Utama Di KTT AI India Di Tengah Sorotan Kembali Kasus Epstein

Bill Gates Batal Sampaikan Pidato Utama Di KTT AI India Di Tengah Sorotan Kembali Kasus Epstein

by Zahra Zahwa
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendiri Microsoft, Bill Gates, membatalkan rencana penyampaian pidato utamanya dalam ajang AI Impact Summit di New Delhi,...

Trump Sebut Energi Angin Untuk Orang Bodoh, Eropa Sepakat Bangun Ladang Angin Raksasa

Trump Sebut Energi Angin Untuk Orang Bodoh, Eropa Sepakat Bangun Ladang Angin Raksasa

by Zahra Zahwa
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut energi angin sebagai pilihan “untuk orang bodoh” dalam pidatonya di Forum...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Ari Askhara

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara Mundur dari GTSI, Kenapa?

February 19, 2026
BSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota, Tawarkan Diskon Paket Umrah & Beragam Promo Menarik

BSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota, Tawarkan Diskon Paket Umrah & Beragam Promo Menarik

February 19, 2026
Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

February 20, 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi Perpanjang Larangan Luar Negeri Yaqut Cholil Qoumas

Komisi Pemberantasan Korupsi Perpanjang Larangan Luar Negeri Yaqut Cholil Qoumas

February 20, 2026
Wisatawan China Rela Terbang Ribuan Mil Demi Ayam Panggang Tersembunyi Di Lisbon

Wisatawan China Rela Terbang Ribuan Mil Demi Ayam Panggang Tersembunyi Di Lisbon

February 20, 2026
Di Balik Studio Bersama Rookie Boyband K-Pop Paling Bersinar

Di Balik Studio Bersama Rookie Boyband K-Pop Paling Bersinar

February 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved