• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Forum Bisnis IPCC, Upaya Kadin Indonesia dan Kemenko Perekonomian untuk Memperkuat Jaringan Bisnis Wilayah Indo-Pasifik

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 21, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Forum Bisnis IPCC, Upaya Kadin Indonesia dan Kemenko Perekonomian untuk Memperkuat Jaringan Bisnis Wilayah Indo-Pasifik

JAKARTA,Cobisnis.com – Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Arsjad Rasjid dan
Kementerian Koordinator Perekonomian Indonesia menggelar forum bisnis Indo-Pacific Chamber of Commerce and Industry (IPCC) guna memperkuat dan memperluas kerja sama perdagangan
melalui jaringan bisnis di kawasan Indo-Pasifik.

Forum bisnis IPCC adalah sideline event dari Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang mengumpulkan para pebisnis, pejabat pemerintah, asosiasi bisnis dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berdialog mengenai peluang dan tantangan sehingga membentuk
kerangka kerja baru bagi keterlibatan ekonomi regional wilayah Indo-Pasifik, terutama pada sektor digitalisasi, rantai pasok, dan energi bersih.

“Selain di negara sendiri, saat ini pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Indo-Pasifik dan ASEAN,” ujar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Menko Airlangga juga mengatakan bila kawasan Indo-Pasifik adalah salah satu kawasan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dunia. Maka dari itu dengan adanya forum bisnis ini,diharapkan dapat memberikan gagasan yang dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat
Indo-Pasifik sebagai kawasan utama untuk perdagangan dan investasi.

Di sisi lain, Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin Indonesia, mengungkapkan bahwa banyak negara menghadapi kesulitan dalam menyusun strategi kemitraan Indo-Pasifik serta berbagai inisiatif bilateral, regional, dan multilateral tanpa keterlibatan sektor swasta.
“Terdapat beberapa pertanyaan utama dari sektor swasta terkait Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) meliputi: bagaimana kerangka kerja IPEF, bagaimana sektor swasta dapat
memperoleh manfaat nyata dari kerangka ini, dan apakah kita bisa mendapatkan akses yang lebih baik ke pasar Amerika Serikat melalui kerangka kerja ini?” ujar Arsjad.

Arsjad juga menyatakan bahwa IPEF saat ini memerlukan kemitraan ekonomi yang konkret dan pengembangan substansi yang lebih konsisten, sehingga memberikan manfaat yang lebih nyata
bagi negara-negara di kawasan Indo-Pasifik. Selain itu, karena waktu kerja IPEF yang relatif singkat, maka sektor swasta memegang perang yang sangat krusial dalam menjaga keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari IPEF.

“Melalui forum ini, diharapkan sektor swasta dan berbagai pihak dapat berkontribusi dalam menciptakan kerja sama, stabilitas, kemakmuran, pembangunan, dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik, sembari memberikan manfaat nyata, merangsang aktivitas ekonomi dan investasi,
serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Arsjad.

Terlebih, Arsjad mengatakan banyak misi penting yang digerakkan oleh IPEF sejalan dengan tema Keketuaan ASEAN 2023, yaitu ASEAN Centrality: Innovating Toward Greater Inclusivity.Kadin Indonesia saat ini ditunjuk menjadi ketua pada acara Keketuaan ASEAN-BAC 2023.
Dengan fokus bersama pada digitalisasi, ketahanan rantai pasokan, dan transisi energi bersih,kita menegaskan peran penting keterlibatan ASEAN di Indo-Pasifik dan bagaimana kawasan ini dapat memajukan perannya dalam membentuk arsitektur ekonomi global.

Perkembangan teknologi digital saat ini dianggap sebagai kunci dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sehingga mempermudah proses perdagangan. Melalui digitalisasi, peluang kerja baru dapat tercipta, produktivitas bisa meningkat, merangsang
pengembangan ekonomi, meningkatkan penyediaan layanan publik hingga peluang besar bagi bisnis untuk tumbuh dan menjangkau pasar baru.

Oleh karena itu, penting untuk menerapkan teknologi digital di perusahaan dan industri karena
digitalisasi dapat meningkatkan investasi dan kolaborasi komersial jangka panjang. Digitalisasi juga termasuk dalam sebuah bentuk kontribusi dalam meningkatkan ekonomi regional dengan memfasilitasi kerjasama B2B.

Sementara itu, sektor rantai pasok harus dirancang untuk dapat mengatasi gangguan, terlebih adanya Covid19 kemarin berdampak negatif bagi sektor rantai pasok. Mengadopsi praktik
berkelanjutan, serta berkolaborasi antar sektor swasta maupun pemerintah merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai rantai pasok.
Mendorong transisi energi bersih yang efektif di wilayah Indo-Pasifik juga menjadi salah satu fokus dalam diskusi bisnis forum IPCC. Terlebih, permintaan energi diprediksi meningkat 15%
pada tahun 2050. Demikian, dibutuhkan partisipasi masyarakat luas untuk memenuhi permintaan energi dengan emisi yang lebih sedikit.

Emisi karbon merupakan masalah serius bagi seluruh negara di dunia. Namun, kawasan Indo-Pasifik memiliki potensi yang besar dalam pembangunan energi bersih. Maka dari itu,penting untuk mempromosikan investasi, membuat regulasi, dan membantu pemerintah melihat peluang untuk membangun infrastruktur yang dapat membantu mengurangi emisi karbon.

Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahayanya emisi karbon juga dapat mendorong percepatan transisi menuju energi bersih. Hal ini juga dapat mendorong pemerintah untuk
membuat kebijakan mengenai energi bersih.

Demikian, Arsjad menegaskan pentingnya untuk menjalin kerjasama yang konkrit antara sektor swasta, pemerintah, dan IPEF, terutama dalam memastikan dampak jangka panjang dan keberlanjutan bagi masyarakat di Kawasan Indo-Pasifik.

Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara USAID dengan PT.Pertamina mengenai SINAR Grant, serta penandatangan persetujuan kontrak antara PT. PLN Indonesia Power dengan USTDA.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comipccKadin

Related Posts

Mabes TNI Tegaskan Tak Ada Instruksi Khusus Panglima untuk Operasi Anti Begal 2026

Mabes TNI Tegaskan Tak Ada Instruksi Khusus Panglima untuk Operasi Anti Begal 2026

by Hidayat Taufik
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Mabes TNI menegaskan bahwa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tidak mengeluarkan instruksi khusus untuk operasi pemberantasan begal....

Kasus Dugaan Ujaran SARA Abu Janda terhadap Warga Sumbar Masuk Bareskrim

Kasus Dugaan Ujaran SARA Abu Janda terhadap Warga Sumbar Masuk Bareskrim

by Hidayat Taufik
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda menanggapi laporan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) ke Bareskrim Polri....

7 Kelompok Prioritas Penerima Daging Kurban 2026, Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan?

7 Kelompok Prioritas Penerima Daging Kurban 2026, Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan?

by Hidayat Taufik
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penyaluran daging kurban tidak hanya bertujuan berbagi kebahagiaan saat Idul Adha. Selain itu, distribusi kurban juga diharapkan...

Pendaki Asal Malaysia Dievakuasi dari Gunung Rinjani ke Bali

Veda Ega Siap Tampil di Moto3 Italia 2026

by Desti Dwi Natasya
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Moto3 Italia 2026 akan berlangsung pada 29-31 Mei 2026 di Autodromo Internazionale del Mugello. Seri ketujuh Moto3...

FIFA Naikkan Total Hadiah Piala Dunia 2026 Menjadi Rp11,6 Triliun

FIFA Naikkan Total Hadiah Piala Dunia 2026 Menjadi Rp11,6 Triliun

by Hidayat Taufik
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — FIFA menetapkan total hadiah Piala Dunia 2026 sebesar 655 juta dolar AS atau sekitar Rp11,66 triliun. Angka...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Youth Runner 2026 Dorong Atlet Muda di Labuan Bajo

IFG Youth Runner 2026 Dorong Atlet Muda di Labuan Bajo

May 26, 2026
Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

May 26, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Sysmex Indonesia Dorong Deteksi Dini Talasemia di Indonesia

Sysmex Indonesia Dorong Deteksi Dini Talasemia di Indonesia

May 26, 2026
Mabes TNI Tegaskan Tak Ada Instruksi Khusus Panglima untuk Operasi Anti Begal 2026

Mabes TNI Tegaskan Tak Ada Instruksi Khusus Panglima untuk Operasi Anti Begal 2026

May 27, 2026
Kasus Dugaan Ujaran SARA Abu Janda terhadap Warga Sumbar Masuk Bareskrim

Kasus Dugaan Ujaran SARA Abu Janda terhadap Warga Sumbar Masuk Bareskrim

May 27, 2026
7 Kelompok Prioritas Penerima Daging Kurban 2026, Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan?

7 Kelompok Prioritas Penerima Daging Kurban 2026, Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan?

May 27, 2026
Pendaki Asal Malaysia Dievakuasi dari Gunung Rinjani ke Bali

Veda Ega Siap Tampil di Moto3 Italia 2026

May 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved