• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 14, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

JAKARTA,Cobisnis.com – Bank asal Amerika, Silicon Valley Bank (SVB) diberitakan mengalami kebangkrutan. SVB terpaksa kolaps atau bangkrut setelah 48 jam mengalami krisis modal pada Jumat 10 Maret.

Mantan Assistant Vice President (AVP) PT Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus pengamat perbankan, Paul Sutaryono mengatakan, jatuhnya SVB menjadi peringatan dini bagi industri perbankan global.

“Untuk apa? Untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global,” ujarnya, Selasa 14 Maret.

Paul menambahkan, peringatan dini itu juga berlaku bagi industri perbankan nasional. Apakah jatuhnya SVB akan berdampak bagi bank-bank di Indonesia?

Ia menjabarkan, kondisi likuiditas perbankan nasional saat ini tampak kokoh. Hal itu tampak dari rasio alat likuid/non-core deposit (AL/NCD) 129,64 persen per Januari 2023.

“Meskipun rasio itu turun dari 137,67 persen per Desember 2022 namun masih jauh di atas ambang batas 50 persen,” beber Paul.

Demikian pula alat likuid atau dana pihak ketiga (DPK) 29,13 persen per Januari 2023. Paul bilang, meski rasio itu turun dari bulan sebelumnya 31,20 persen tetapi masih jauh di atas ambang batas 10 persen.

“Permodalan perbankan nasional juga masih perkasa yang tampak pada rasio capital adequacy ratio (CAR) 25,93 persen per Januari 2023. Rasio itu menguat dari bulan sebelumnya 25,63 persen per Desember 2022,” bebernya.

Meski demikian, lanjutnya, bank di Indonesia juga harus meningkatkan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN). Ini penting untuk mampu mengantisipasi hal-hal yang tak terduga. Mis “ledakan” ketika restrukturisasi kredit dilepas OJK pada Maret 2024.

“Di sisi lain, OJK dan BI hendaknya tetap wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap peristiwa jatuhnya SVB yang pernah menduduki top 16 bank di AS,” kata Paul.

Senada dengan Paul, Ekonom BCA David Sumual menjelaskan jika kebangrkutan SVB hanya sedikit pengaruhnya ke volatilitas pasar modal global, terutama Indonesia.

“Saya pikir ini masalah yang terisolasi di perbankan AS. Dampaknya tidak signifikam ke ekonomi RI,” kata David Selasa 14 Maret.

Menurut David, secara institusional Indonesia sudah lebih baik psaca krisis 1997. Meski demikian, David berpesan jika apa yang terjadi pada SVB dapat menjadi studi kasus untuk para pengambil kebijakan moneter dan keuangan Indonesia agar permodalan bank tidak fokus pada sumber yang berasal dari satu sektor saja.

“Mungkin ini bisa menjadi study case juga buat bank nasional dalam memanage balance sheetnya. Bisnis SVB and depositnya terlalu terkonsentrasi di start up,” pungkasnya.

Tags: Bank svbcobisnis.com

Related Posts

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Senin (19/10/2026). Titik...

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus berkembang. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap...

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan...

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
Rio Ngumoha Ungkap Peran Baru di Liverpool

Dijuluki Iron Man, Eliano Reijnders Siap Terus Bela Persib

October 19, 2026
DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

October 19, 2026
Presiden FPF Pedro Proenca menegaskan Cristiano Ronaldo tetap menjadi pemain kunci Portugal di tengah perselisihan dengan Jorge Jesus menjelang Nations League.

FPF Tegaskan Ronaldo Tetap Jadi Andalan Portugal

October 20, 2026
Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

October 20, 2026
Konsumsi Vitamin - pexels/Polina Tankilevitch

Ketahui Tanda Tubuh Kekurangan Vitamim B12 Dari Kesehatan Kulit

October 20, 2026
OJK Pantau Isu Akuisisi Saham BCA oleh Pemilik Jhonlin Group

OJK Pantau Isu Akuisisi Saham BCA oleh Pemilik Jhonlin Group

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved