JAKARTA, Cobisnis.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Senin (19/10/2026). Titik api masih ditemukan di Gunung Bromo, Gunung Sigiran, kawasan Arjuno-Welirang tepatnya Gunung Ringgit, serta kawasan Tamankursi di Situbondo.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengungkapkan kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, telah melahap 75,37 hektare lahan. Kebakaran yang bermula dari Bukit Kembang pada Kamis (15/10/2026) tersebut masih menyisakan api yang berpotensi meluas akibat angin kencang.
“Kondisi saat ini masih terdapat kepulan asap dan api cukup besar. Kendala utama di lapangan adalah kondisi angin yang cukup kencang, sehingga api cepat meluas. Tim gabungan akan terus melanjutkan upaya pemadaman di kawasan Bromo,” kata Satriyo, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (20/10/2026).
Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebelumnya juga menelan korban jiwa. Empat personel petugas gabungan dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat.
Di kawasan Gunung Sigiran, Kabupaten Mojokerto, titik api yang muncul di atas Surga Cendono sejak pekan sebelumnya masih terpantau. Medan yang curam dan sulit dijangkau membuat petugas tidak dapat melakukan pemadaman langsung di seluruh lokasi kebakaran.
“Kami tidak bisa melakukan upaya pemadaman secara manual dikarenakan lokasi titik api yang sulit dijangkau dan medan yang curam. Tim gabungan akan melanjutkan pemadaman manual yang dapat dijangkau melalui jalur darat serta membuat ilaran dan sekat bakar,” ujar Satriyo.
Sementara itu, kebakaran di Gunung Ringgit, kawasan Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, juga belum sepenuhnya padam. Titik api yang terdeteksi sejak Jumat (16/10/2026) masih menjadi perhatian ratusan personel gabungan dari BPBD, Tahura, Perhutani, dan masyarakat.
“Hingga kini masih terpantau titik hotspot dan titik api di wilayah Gunung Ringgit. Tim gabungan hari ini akan melanjutkan penanganan di lokasi kejadian dengan melakukan giat pemadaman secara manual dan pembuatan sekat bakar di area yang dapat dijangkau,” ucap Satriyo.
Selain ketiga kawasan tersebut, tiga titik api juga terpantau di kawasan Tamankursi, Situbondo. Kebakaran dilaporkan turut meluas ke sebagian wilayah Probolinggo dan Jember.
“Personil BPBD Prov Jatim bersama Tim BPBD Kab Situbondo melakukan assessment dan berkoordinasi dengan BKSDA. Tim Gabungan melanjutkan pemantauan jarak jauh kondisi kebakaran,” tutur Satriyo.













