• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Atasi Kanker Payudara Stadium Lanjut, Charm Gandeng YKPI Dan Kemenkes Luncurkan Slogan AYO SADARI

Nina Karlita by Nina Karlita
October 8, 2022
in Sport
0
Atasi Kanker Payudara Stadium Lanjut, Charm Gandeng YKPI Dan Kemenkes Luncurkan Slogan AYO SADARI

Kolaborasi Charm dengan YKPI dan Kemenkes atasi kanker Payudara dengan AYO SADARI.

JAKARTA, Cobisnis.com – Kanker payudara menjadi kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia dengan jumlah pasien yang paling banyak dibanding jenis kanker lain. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena baru ditemukan setelah dalam tahap stadium lanjut.

Padahal, apabila berhasil dilakukan deteksi dini, maka tingkat kesembuhannya cukup tinggi yaitu 90%, sehingga penting halnya untuk mengupayakan agar dapat mendeteksi kanker payudara secara dini.

Menyadari kondisi itu, brand pembalut wanita Charm melanjutkan upayanya bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tahun meluncurkan slogan ‘AYO SADARI Setelah Menstruasi.

Slogan inidiluncurkan untuk mempenetrasikan literasi akan pentingnya gerakan ‘Periksa Payudara Sendiri’ (SADARI) dalam mendukung deteksi dini resiko kanker payudara. Hal ini bertujuan untuk tidak hanya memberikan literasi kepada para wanita terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara.

Charm meluncurkan slogan ‘Ayo SADARI Setelah Menstruasi’ pada konferensi pers yang diadakan pada 6 Oktober di salah satu hotel di Jakarta. Kolaborasi 3 pihak dengan tema penemuan kasus kanker payudara secara dini antara swasta, organisasi non pemerintah dan Kementerian kali ini adalah yang pertama kalinya di Indonesia.

Selain itu, dengan donasi yang diberikan Charm kepada YKPI untuk mempenetrasikan gerakan SADARI, diharapkan dapat mendukung aktivitas Pink Ribbon di bulan Oktober yang diperingati sebagai bulan kesadaran kanker payudara, demi berkontribusi pada perwujudan 0 penemuan kanker payudara stadium lanjut yang dicanangkan oleh Kemenkes.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Dr. Eva Susanti, S.Kp.,M.Kes, dalam sambutannyai menyebutkan, lanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak di Dunia termasuk di Indonesia.

“Untuk menyelesaikan permasalahan ini, diperlukan dukungan semua pihak termasuk oleh Perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, akademisi, dan organisasi profesi lainnya. Kami berharap PT Uni-Charm Indonesia Tbk dapat bergandengan tangan seterusnya dengan Pemerintah untuk mensosialisasikan gerakan SADARI,” kata Dr. Eva Susanti.

Di sisi lain PT Uni-Charm Indonesia Tbk juga memiliki beberapa program untuk menyebarluaskan gerakan ‘Ayo SADARI Setelah Menstruasi’ menggunakan produk merencanakan pemasangan tulisan ‘Ayo Sadari Setelah Menstruasi’ di kemasan produk Charm.

Menyarankan pelaksanaan SADARI pada hari ke 7-10 dari hari pertama menstruasi, untuk mendukung gerakan deteksi dini kanker payudara dengan mendukung penetrasi gerakan periksa payudara sendiri dengan membuat video yang menjelaskan cara melakukan SADARI dan disebarluaskan melalui Youtube dan media sosial dan juga aktif mengimplementasikan berbagai kegiatan di bulan peringatan kanker payudara ini.

Diantaranya adalah Sosialisasi SADARI, Pemeriksaan Mammography, Sosialisasi terkait SADARI untuk para SPG untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara kepada para karyawan PT Uni-Charm Indonesia Tbk yang mayoritas adalah wanita

Menurut Yuji Ishii selaku Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia, kanker payudara merupakan masalah kesehatan yang serius baik di seluruh dunia dan di Indonesia.

“Sehingga kami merasa perlu dilakukan upaya dengan segera bersama organisasi non pemerintah dan Kementerian. Penanganan yang harus dilakukan adalah meminimalisir resiko terjadinya kanker payudara dengan melakukan deteksi dini, dan hal ini perlu disebarluaskan kepada para konsumen khususnya wanita,” kata Yuji Ishii.

Karena itu, sebagai brand kategori pembalut wanita yang mendapat dukungan No.1 di Indonesia, Charm bertekad untuk dapat berkontribusi pada gerakan deteksi dini kanker payudara. Sejalan dengan upaya dari Kemenkes dan YKPI untuk mempenetrasikan gerakan SADARI.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy course download free
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: AYO SADARICharmKemenkesYKPI

Related Posts

2,2 Juta Anak Indonesia Terdeteksi Alami Tekanan Darah Tinggi, Ini Faktor Pemicunya

2,2 Juta Anak Indonesia Terdeteksi Alami Tekanan Darah Tinggi, Ini Faktor Pemicunya

by Hidayat Taufik
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan sebanyak 2,21 juta anak usia sekolah dan remaja di Indonesia terdeteksi mengalami tekanan...

Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait viralnya komentar sejumlah akun yang diduga tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS,...

Kemenkes Gandeng ITB dan RS Bunda, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Robot Bedah AI

Kemenkes Gandeng ITB dan RS Bunda, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Robot Bedah AI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan mulai mempercepat pengembangan teknologi bedah robotik berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk meningkatkan kualitas...

Kemenkes Dorong Aturan Baru Setelah Jumlah Perokok Anak di Indonesia Tembus 5,9 Juta

Kemenkes Dorong Aturan Baru Setelah Jumlah Perokok Anak di Indonesia Tembus 5,9 Juta

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan aturan turunan dari PP Nomor 28 Tahun 2024. Regulasi itu bertujuan memperkuat perlindungan...

Putra Mahkota Norwegia Marius Borg Høiby Dijatuhi Hukuman 4 Tahun Penjara

Aturan Bungkus Rokok Polos Disiapkan, Kemenkes Ungkap Tujuannya

by Desti Dwi Natasya
June 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan aturan baru yang akan menyeragamkan kemasan produk tembakau dan rokok elektronik di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
konstelasi satelit IRIS Uni Eropa

Uni Eropa Finalisasi IRIS, Konstelasi 348 Satelit Mulai Diluncurkan 2029

August 10, 2026
BNIdirect

BNIdirect Perkuat Pengelolaan Keuangan UMKM, Pengguna Capai 280 Ribu

August 11, 2026
Uang untuk Raja Juli Kurang 2.000 SGD KPK Mulai Cari Tahu

Uang untuk Raja Juli Kurang 2.000 SGD KPK Mulai Cari Tahu

August 11, 2026
aturan baru MBG

Aturan Baru MBG Resmi Berlaku, Makanan Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam

August 11, 2026
Empat Tersangka Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB Ditahan KPK

Empat Tersangka Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB Ditahan KPK

August 11, 2026
Ditanya Uang Sin$14 Ribu dari Bupati Kuansing, Raja Juli Menghindar

Ditanya Uang Sin$14 Ribu dari Bupati Kuansing, Raja Juli Menghindar

August 11, 2026
4 Tips Potong Bawang Bombay Tanpa Menangis

4 Tips Potong Bawang Bombay Tanpa Menangis

August 11, 2026
PKS Dorong Orang Baru Nonpartai di Kabinet Prabowo, Gerindra Buka Suara

PKS Dorong Orang Baru Nonpartai di Kabinet Prabowo, Gerindra Buka Suara

August 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved