• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Menparekraf Dapat Kado Ini dari Dalang Cilik di Yogyakarta

Fathi by Fathi
October 9, 2021
in Lifestyle
0
Menparekraf Dapat Kado Ini dari Dalang Cilik di Yogyakarta

YOGYAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Desa Wisata Rejowinangun Kotagede Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (8/10/2021).

Dalam lawatan di kampung yang didiami 12.548 jiwa itu, Sandiaga Uno disuguhi pertunjukan wayang kulit yang dibawakan dalang cilik yang berumur 9 tahun, Alby Ersani Widyaputra, di pendopo Kelurahan Rejowinangun.

Usai pertunjukkan sekitar 15 menit itu, Alby sapaan akrab Alby Ersani Widyaputra memberikan sebuah wayang yang terbuat dari kardus dengan karakter mirip wajah Sandiaga yang memakai blangkon dan berkacamata. Wayang kardus itu dibuat oleh Alby sendiri.

Mendapatkan kado wayang dari Alby, Menparekraf Sandiaga pun menanyakan, jika dalam pewayangan, tokoh lakon apa yang kira-kira akan pantas diperankannya. “Tidak ada,” jawab Alby sambil tersenyum.

“Wayang ini memang wayang untuk Pak Sandi, saya namai Raden Sandi Uno. Alby menuturkan wayang untuk Menparekraf Sandiaga itu dibuatnya terinspirasi sosok Batara Wisnu. Batara Wisnu tokoh wayang favorit saya, karena dia bijaksana,” lanjut Alby.

Menparekraf Sandiaga Uno yang datang ke Rejowinangun didampingi Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi dan Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua, berharap Alby kelak bisa menjadi dalang kenamaan, menapaktilasi jejak idolanya, Ki Seno Nugroho, yang sudah berpulang.

Menurutnya, peluang itu masih terbuka lebar mengingat usia Alby yang masih begitu muda. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Menparekraf berjanji menggandeng Alby tampil di berbagai event, baik nasional maupun internasional.

Menparekraf juga memberikan satu handphone agar Alby dapat membuat video lebih baik dan membantunya dalam memproduksi konten-konten kreatif.

“Potensinya luar biasa, kami akan dorong dan bantu mempromosikan baik menyertakan di berbagai event-event nasional yang didukung Kemenparekraf maupun internasional,” katanya.

Saat tiba di Kampung Wisata Rejowinangun, Menparekraf melihat langsung potensi yang dinilai memiliki 5 klasifikasi klaster yaitu Kerajinan, Kuliner, Herbal, Seni Budaya, dan Agrowisata.
Klasifikasi klaster ini tersebar dan terbagi di semua wilayah desa, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Pada 2015, Desa Rejowinangun mendapat penghargaan MURI berkat pembuatan keripik daun dengan variasi terbanyak (272 jenis daun).

Selain itu, potensi wisata yang beragam, Desa Rejowinangun membagi pemusatan potensi wisata dalam 5 klaster berbeda (Seni budaya, Kuliner, Herbal, Agrowisata, dan Kerajinan) yang tujuannya untuk memudahkan masyarakat mengenali potensi masing-masing wilayah serta memudahkan pemerintah setempat dalam membuat program agar tepat sasaran.

Dari sisi seni dan budaya, kampung yang berjarak 3 kilometer dari pusat kota (Kraton/Malioboro) itu memiliki seni tari edan-edanan, yaitu tarian khas Desa Rejowinangun, akar tarian berasal dari tarian Punakawan, namun dikembangkan kembali dengan rias wajah yang membentuk beragam ekspresi jahil. Selain Tarian Edan-Edanan ada berbagai kesenian lain seperti jathilan, bergodo, gejog lesung, dan payang pendek.

Selain itu upacara adat wiwitan, yaitu upacara tahunan menjelang musim panen yang menjadi wujud terima kasih kepada Tuhan atas limpahan hasil bumi yang mereka hasilkan.

Untuk suvenir, terdapat wayang kulit, kerajinan fiber dalam bentuk hiasan pesawat dan topi demang, kerajinan daur ulang menggunakan sedotan, hingga lukisan. Dari sektor fesyen: batik motif kipo dan kebon raja, kerajinan kulit, dan blangkon menjadi andalan kampung wisata di Kota Yogyakarta itu, sementara untuk kuliner terdapat keripik pete yang merupakan olahan dari UMKM setempat.

“Selamat untuk Kampung Wisata Rejowinangun karena masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik di Indonesia, ada banyak hal yang bisa dinikmati di kampung wisata ini,” pungkas Menparekraf.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Cobisnisdalang cilikmenparekraf

Related Posts

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek...

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) memastikan pengembalian dana umat Gereja Paroki St Fransiskus Asisi di Sumatra Utara...

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM di SPBU BP mengalami perubahan signifikan, khususnya pada jenis Ultimate Diesel yang naik tajam per...

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menuai kritik dari DPR RI karena dinilai dilakukan tanpa...

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bangladesh resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 10% hingga 15% akibat lonjakan harga minyak global...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

April 20, 2026
Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

April 20, 2026
Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

April 20, 2026
Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

April 20, 2026
Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

April 20, 2026
Ukraina Kirim Robot ke Medan Perang 2026, Gantikan Tentara di Garis Depan

Ukraina Kirim Robot ke Medan Perang 2026, Gantikan Tentara di Garis Depan

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved