• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, May 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

FPSA Skala Mikro di Tebet Jadi Inovasi dan Solusi Tepat Guna

Nina Karlita by Nina Karlita
September 23, 2021
in Nasional
0
FPSA Skala Mikro di Tebet Jadi Inovasi dan Solusi Tepat Guna

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA) Skala Mikro di Tebet diklaim telah mempertimbangkan dengan matang keberadaan masyarakat sekitar.

FPSA Skala Mikro dibangun dengan pendekatan pengolahan sampah di sumber dan habis di sumber, yang artinya, proses pengolahan sampah lebih cepat dan memotong jumlah emisi yang berdampak buruk terhadap lingkungan.

Fasilitas ini berguna dan menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan sampah menahun DKI Jakarta yang hanya tergantung dengan di TPST Bantar Gebang. Saat ini, pengolahan sampah di TPST Bantar Gebang menggunakan metode sanitary landfill. Sampah diangkut dari sumbernya dan dikirimkan ke TPST untuk diolah.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Drs. Syaripudin, M.Si juga menitik beratkan pada TPST Bantar Gebang yang sudah over-capacity, “TPST Bantar Gebang akan mengalami kelebihan muatan tahun ini. Tercatat pada 2014, timbulan sampah di TPST Bantar Gebang adalah 5.665 ton per day (tpd), dan naik menjadi 7.424 tpd pada 2020, atau naik 30 persen dalam 5 tahun. Maka dari itu kebutuhan akan sebuah solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sangat urgent dan perlu disiapkan dengan matang.”

Berangkat dari permasalahan ini, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menilai bahwa FPSA Skala Mikro seperti yang berlokasi di Tebet menjadi inovasi dan solusi yang tepat guna.

FPSA Skala Mikro ini akan mengolah sampah di dekat sumber sehingga memotong jalur panjang proses pengolahan sampah menjadi lebih cepat. Teknologi yang digunakan di FPSA Skala Mikro bersifat ramah lingkungan yang tidak berdampak terhadap pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi dan asap.

Perumda Sarana Jaya mendapat tugas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun FPSA Skala Mikro di dalam kota sesuai dengan Pergub 71 Tahun 2020 tentang Penugasan kepada Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya dalam Penyelenggaraan Fasilitas Pengolahan Sampah Antara di Dalam Kota.

Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Agus Himawan menyatakan bahwa peran masyarakat menjadi penting untuk keberhasilan metode baru ini, “Pengolahan sampah menggunakan metode FPSA Skala Mikro ini memang baru dan perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar. Dukungan menjadi sangat penting untuk keberhasilan kita semua menyelesaikan permasalahan sampah Ibukota yang sudah menahun.”

Salah satu upaya dari Perumda Sarana Jaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proyek FPSA Skala Mikro di Tebet adalah menyiapkan Continuous Emission Monitoring Systems atau CEMS.

Dengan menggunakan sistem ini nantinya masyarakat di sekitar dapat memantau emisi yang dihasilkan. “Ini merupakan wujud keterbukaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Perumda Sarana Jaya kepada masyarakat, memastikan bahwa FPSA Skala Mikro di Tebet terus mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar fasilitas ini,” tambah Agus.

FPSA Skala Mikro di Tebet akan dibangun menggunakan teknologi pemusnah sampah Hybrid Hydrodrive, dengan mengintegrasikan teknologi thermal dan non-thermal. Adapun untuk teknologi thermal ini adalah teknologi yang telah digunakan di beberapa negara maju seperti Jepang, Australia, dan Austria dengan penggunaan teknologi jenis ini terus meningkat sejak tahun 1995 sampai dengan 2019 di seluruh dunia, peningkatannya dari 12% menjadi 27%.

Teknologi ini mampu mengurangi residu sampah hingga tersisa hanya 10 persen dan efisien dari segi operasional. Fasilitas ini juga memastikan kenyamanan, kebersihan dan kesehatan masyarakat sekitar agar tidak terdampak dengan adanya fasilitas pengolahan sampah.

Beberapa teknologi dan peralatan lainnya juga akan diterapkan pada fasilitas ini dalam upaya untuk memitigasi risiko bau, asap, bising, dan banjir.

FPSA Skala Mikro di Tebet juga akan dilengkapi fasilitas pendukung lainnya seperti Learning Centre, Ampitheatre, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Sarana olahraga, kantin, serta mushola yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

“Keberadaan fasilitas tersebut di dalam area FPSA Skala Mikro menjadi bukti bahwa emisi dari pengolahan sampah di fasilitas ini sangat sedikit dan tidak mengganggu masyarakat, bahkan cenderung mendukung aktivitas kita semua. FPSA Skala Mikro bukan hanya tempat pembuangan sampah modern, tapi menjadi sebuah gaya hidup baru yang perlu kita biasakan,” pungkas Agus.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisFPSA Skala MikroFPSA Tebet

Related Posts

Krisis BBM Palangka Raya Makin Parah, Pertalite Eceran Tembus Rp 20.000 per Liter

Krisis BBM Palangka Raya Makin Parah, Pertalite Eceran Tembus Rp 20.000 per Liter

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelangkaan BBM di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, makin memprihatinkan pada Jumat, 8 Mei 2026. Antrean panjang di...

Gencatan Senjata Buyar, Iran Serang Tiga Kapal Perusak AS di Selat Hormuz dengan Rudal dan Drone

Gencatan Senjata Buyar, Iran Serang Tiga Kapal Perusak AS di Selat Hormuz dengan Rudal dan Drone

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiga kapal perang Angkatan Laut AS diserang pasukan Iran di Selat Hormuz pada Kamis, 7 Mei 2026....

Semangka Berujung Maut, Satu Keluarga di India Tewas dan Polisi Selidiki Sumber Racun

Semangka Berujung Maut, Satu Keluarga di India Tewas dan Polisi Selidiki Sumber Racun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Satu keluarga di Mumbai, India, meninggal dunia setelah konsumsi semangka yang diduga mengandung racun tikus pada akhir...

Bukan Virus Baru, Hantavirus Sudah Ada Sejak Perang Korea, Ini Fakta Lengkapnya

Bukan Virus Baru, Hantavirus Sudah Ada Sejak Perang Korea, Ini Fakta Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hantavirus kembali jadi sorotan internasional setelah wabah melanda penumpang kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik. WHO...

Won Korea Jadi yang Terparah, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

Won Korea Jadi yang Terparah, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026 pagi. Pemicunya adalah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Burung Indonesia Rilis Film Dokumenter Jejak Wallacea

QR Antar Negara BYOND by BSI Kini Bisa Digunakan di China

May 7, 2026
LINE Bank Hadirkan Fitur Investasi Reksa Dana untuk Nasabah

LINE Bank Hadirkan Fitur Investasi Reksa Dana untuk Nasabah

May 7, 2026
Industri Kripto Kembali Kecolongan, WNI Diduga Manfaatkan Celah Grok AI Raup Miliaran

Industri Kripto Kembali Kecolongan, WNI Diduga Manfaatkan Celah Grok AI Raup Miliaran

May 7, 2026
Fenomena Eta Lyrids 2026: Hujan Meteor Terangi Langit Malam Indonesia

Fenomena Eta Lyrids 2026: Hujan Meteor Terangi Langit Malam Indonesia

May 7, 2026
Kemenag Cabut Izin Ponpes di Pati Usai Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Kemenag Cabut Izin Ponpes di Pati Usai Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

May 8, 2026
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat Tewaskan Anggota BPK RI

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat Tewaskan Anggota BPK RI

May 8, 2026
Pemprov DKI Akan Sanksi Sekolah Gratis yang Masih Pungut Biaya

Pemprov DKI Akan Sanksi Sekolah Gratis yang Masih Pungut Biaya

May 8, 2026
Jadwal Idul Adha 2026: Pemerintah dan Muhammadiyah Kompak 27 Mei

Jadwal Idul Adha 2026: Pemerintah dan Muhammadiyah Kompak 27 Mei

May 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved