• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Won Korea Jadi yang Terparah, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 8, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Won Korea Jadi yang Terparah, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026 pagi. Pemicunya adalah meningkatnya kembali ketegangan AS dan Iran yang picu sentimen risk off di pasar global.

Won Korea Selatan jadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Hingga pukul 02.06 GMT, won melemah 0,54 persen ke level 1.463,9 per dolar AS dari sebelumnya 1.456.

Rupiah ikut tertekan dengan pelemahan 0,12 persen ke posisi 17.350 per dolar AS. Angka ini tambah tekanan pada rupiah yang sudah melemah cukup dalam sepanjang tahun ini.

Mata uang Asia lainnya juga bergerak negatif. Baht Thailand turun 0,09 persen, ringgit Malaysia melemah 0,15 persen, dan peso Filipina terkoreksi 0,03 persen.

Yen Jepang cenderung stabil di level 156,90 per dolar AS. Dolar Singapura bahkan bergerak tipis menguat ke 1,269 per dolar AS.

Tekanan ini muncul setelah AS dan Iran kembali saling serang pada Kamis, 7 Mei 2026. Aksi itu picu kekhawatiran soal keberlangsungan gencatan senjata yang sebelumnya sudah berlangsung sebulan.

Situasi itu dorong kenaikan harga minyak dan perkuat permintaan aset safe haven termasuk dolar AS. Kondisi ini langsung tekan mata uang negara berkembang di Asia.

Secara year to date 2026, rupiah sudah melemah 3,92 persen dibanding posisi akhir 2025 di level 16.670 per dolar AS. Ini menjadikan rupiah salah satu mata uang dengan tekanan terdalam di Asia.

Rupee India lebih dalam lagi dengan penurunan 4,65 persen sejak awal tahun, sementara won melemah 1,67 persen. Sebaliknya ringgit Malaysia menguat 3,65 persen, yuan China naik 2,70 persen, dan dolar Singapura terapresiasi 1,34 persen.

Pelaku pasar kini nantikan data tenaga kerja AS yang jadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed. Data itu dinilai penentu pergerakan dolar AS dan dampaknya ke mata uang Asia dalam waktu dekat.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisDolar asHeadlineKonflik AS IranMata Uang AsiaPebisnismudaRupiahWon Korea

Related Posts

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nyeri di area punggung sering membuat banyak orang langsung mengira mengalami gangguan ginjal. Sebaliknya, ada juga yang...

Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, hingga kini belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai...

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi III DPR RI menyebut dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Singapura kembali menyalurkan bantuan langsung tunai kepada sekitar 1,5 juta warga melalui skema Goods and Services...

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - China mengerahkan berbagai teknologi tanpa awak untuk mempercepat penanganan banjir besar yang melanda Wilayah Otonomi Guangxi Zhuang....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

Ketegangan Meningkat, AS Bekukan Jaringan Aset yang Diduga Terkait Mojtaba Khamenei

July 11, 2026
China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

China Kerahkan Teknologi Tanpa Awak untuk Bantu Penanganan Banjir di Guangxi

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

July 11, 2026
Cyber Breaker Competition Season 3 Diikuti 916 Peserta, Perkuat Talenta Keamanan Siber

Cyber Breaker Competition Season 3 Diikuti 916 Peserta, Perkuat Talenta Keamanan Siber

July 12, 2026
Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

Nyeri Punggung Belum Tentu Sakit Ginjal, Kenali 3 Perbedaan Utamanya

July 11, 2026
Golkar Minta Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tak Berhenti pada Tersangka, Aset Juga Harus Dikeja

Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya, Proses Etik Tetap Berjalan

July 11, 2026
Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved