• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Pembangunan LRT Jabodebek Wujud Kolaborasi Anak Bangsa Hadirkan Transportasi Massal

Fathi by Fathi
June 9, 2021
in Nasional
0
Pembangunan LRT Jabodebek Wujud Kolaborasi Anak Bangsa Hadirkan Transportasi Massal

Presiden Jokowi didampingi Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau progres pembangunan LRT Jabodebek, Rabu (9/6/2021). (Foto: Cobisnis.com/Pool/Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kebanggaannya atas pembangunan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek yang merupakan wujud dari kolaborasi berbagai elemen bangsa untuk menghadirkan transportasi massal di Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai mendampingi Presiden meninjau progres pembangunan LRT Jabodebek Tahap 1, di Stasiun LRT Taman Mini Indonesia Jakarta, Rabu (09/06/2021) pagi.

“Hari ini kami insan transportasi sangat bergembira, Pak Presiden langsung mengunjungi memberikan arahan atas satu project LRT yang membanggakan. Tadi Pak Presiden juga bangga karena ada satu angkutan LRT yang panjangnya 44 kilometer dengan 18 titik pemberhentian ini akan selesai pada pertengahan tahun depan,” ujar Menhub.

Transportasi massal ini, ungkap Budi, dapat dihadirkan melalui kolaborasi sejumlah pihak di antaranya PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Adhi Karya, PT Len Industri, serta PT Industri Kereta Api (INKA).

“Satu teknologi tidak mungkin bisa diraih oleh suatu bangsa dengan begitu saja, harus ada upaya-upaya yang dilakukan. Alhamdulillah konsorsium dari PT KAI, Adhi Karya, Len, dan INKA bisa membangun produk anak bangsa ini menjadi satu kenyataan dengan kualitas yang tidak kalah dengan negara-negara yang lain,” ujarnya.

Budi menambahkan, kolaborasi seperti ini juga akan diterapkan dalam pembangunan moda transportasi massal di kota-kota besar lainnya. Skema pembangunan melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) juga diharapkan menjadi model dalam pembangunan moda transportasi di daerah lain.

Lebih lanjut, Menhub menyampaikan, Presiden Jokowi menginstruksikan agar saat beroperasi nanti LRT dapat diintegrasikan dengan moda transportasi umum lainnya seperti trans-Jakarta, commuter line, MRT, hingga yang terbaru kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Upaya pengintegrasian moda transportasi harus dilakukan dengan baik supaya integrasi antarmoda, antara kereta api dengan kereta-kereta yang lain atau angkutan yang lain dapat berjalan baik,” ujar Budi mengutip arahan Presiden.

Menutup keterangan persnya, Menhub menegaskan bahwa pihaknya akan terus mempersiapkan berbagai aspek terutama untuk menjamin keselamatan penumpang saat LRT beroperasi nantinya.

“Kita masih punya waktu satu tahun lagi untuk mengintegrasikannya, sehingga faktor keselamatan menjadi satu hal yang penting,” tandasnya.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan, pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 terdiri dari beberapa lintasan. Rinciannya, pertama, lintas pelayanan rute Cawang-Cibubur sepanjang 14,8 kilometer yang saat ini pembangunannya mencapai 93,8 persen.

Kedua, lintas pelayanan rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 11 kilometer, yang saat ini mencapai 84,3 persen. Dan, ketiga, lintas pelayanan rute Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18,4 kilometer, yang saat ini mencapai 90,9 persen.

Selain tiga lintasan tersebut, saat ini juga tengah dibangun Depo LRT Jabodebek berlokasi di Bekasi Timur. Pembangunannya telah mencapai 44,1 persen. LRT Jabodebek nantinya akan memiliki 18 titik stasiun pemberhentian.

Dalam kondisi normal, satu rangkaian LRT dapat mengangkut 740 orang penumpang. Dalam kondisi padat dapat mengangkut 1.308 orang penumpang. Kecepatan maksimalnya dapat mencapai 80 kilometer per jam.

Beberapa keunggulan LRT antara lain, waktu tempuh bisa lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi atau bus. LRT dapat menempuh rute Bekasi Timur hingga Dukuh Atas dalam waktu 45 menit. Sedangkan dari Cibubur hingga Dukuh Atas waktu tempuh hanya 39 menit.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: Budi Karya SumadiCobisnisLRT Jabodebek

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

February 4, 2026
Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

February 4, 2026
Pramono Tawarkan Bantuan ke Banten untuk Tangani Krisis Sampah Tangsel

Pramono Tawarkan Bantuan ke Banten untuk Tangani Krisis Sampah Tangsel

February 5, 2026
Apa Itu Ngabuburit Tradisi Masyarakat Menjelang Sore Menunggu Buka Puasa

Apa Itu Ngabuburit Tradisi Masyarakat Menjelang Sore Menunggu Buka Puasa

February 5, 2026
Kinerja Bank Mandiri Tetap Tangguh Sepanjang 2025, Dorong Intermediasi dan Sinergi Program Pemerintah

Siap Masuk Dunia Kerja, Ini Alasan HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition Cocok untuk First Jobber

February 5, 2026
BRIN: Fenomena Pergerakan Tanah di Tegal Diprediksi Masih Aktif

BRIN: Fenomena Pergerakan Tanah di Tegal Diprediksi Masih Aktif

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved