JAKARTA, Cobisnis.com – Pernahkah kamu berpikir, mengapa berat badan bisa naik walau dalam semalam saja padahal kita makan tidak terlalu banyak? Perlu diketahui, ada banyak faktor yang menyebabkan perubahan berat badan walau dalam semalam saja.
Perubahan berat badan sehari-hari dapat terjadi karena beberapa alasan, termasuk keseimbangan cairan, asupan makanan, pencernaan, dan pergerakan usus, dan hal ini tidak selalu menunjukkan penambahan atau pengurangan lemak tubuh.
Dr. Niraj Kumar, Spesialis Penyakit Dalam, ShardaCare Healthcity, mengatakan bahwa fluktuasi berat badan harian mencerminkan berbagai perubahan fisiologis normal dan tidak boleh diartikan secara terpisah sebagai bukti penambahan atau pengurangan lemak, dan menambahkan bahwa salah satu penyebab paling umum dari kenaikan berat badan dalam semalam adalah retensi air.
“Mengonsumsi makanan tinggi sodium, seperti makanan restoran, camilan kemasan, dan makanan olahan, dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air, sehingga berat badan meningkat untuk sementara waktu,” ujar Dr. Kumar dilansir dari Indianexpress, Jumat (16/10/2026).
Selain itu, kata Dr. Kumar asupan karbohidrat juga dapat memengaruhi fluktuasi berat badan.
“Tubuh menyimpan karbohidrat sebagai glikogen di otot dan hati, dan itu mengikat air. Oleh karena itu, setelah mengonsumsi makanan kaya karbohidrat, seseorang mungkin mengalami peningkatan berat badan tanpa peningkatan lemak tubuh yang sepadan,” terang Dr. Kumar.
Lebih lanjut, menurut Dr. Kumar tingkat hidrasi juga memainkan peran penting. Minum lebih banyak cairan dapat meningkatkan berat badan untuk sementara waktu, sedangkan berkeringat, berolahraga, dan dehidrasi dapat menurunkannya.
“Proses pencernaan juga dapat berkontribusi pada fluktuasi ini. Makanan yang dikonsumsi pada malam sebelumnya mungkin masih bergerak melalui saluran pencernaan pada pagi berikutnya.”
“Demikian pula, sembelit dapat meningkatkan berat badan sementara karena penumpukan feses di usus. Fluktuasi hormonal, terutama di sekitar menstruasi, juga dapat menyebabkan retensi air dan peningkatan berat badan sementara pada wanita,” tambahnya.
Bahkan, Dr. Kumar mengungkapkan kalau perbedaan pakaian, waktu, asupan makanan dan cairan baru-baru ini, dan apakah kandung kemih sudah dikosongkan, semuanya dapat memengaruhi angka pada timbangan.
“Untuk hasil yang lebih konsisten, setiap orang sebaiknya menimbang badan di pagi hari, setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan atau minum, menggunakan timbangan yang sama setiap kali,” beber Dr. Kumar.
Jadi, fuktuasi berat badan dalam semalam umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, perubahan yang tiba-tiba, signifikan, atau terus-menerus tidak boleh diabaikan, terutama jika disertai gejala seperti pembengkakan pada kaki, sesak napas, atau penurunan produksi urin.
Dr. Kumar mengatakan bahwa ini mungkin menunjukkan retensi cairan yang terkait dengan kondisi medis yang mendasarinya dan memerlukan evaluasi medis.
“Memantau berat badan selama beberapa hari atau minggu memberikan gambaran yang lebih baik tentang perubahan berat badan,” tukasnya.













