JAKARTA, Cobisnis.com – Elena Rybakina mencatat sejarah baru setelah resmi menduduki peringkat satu dunia WTA usai menjuarai US Open 2026.
Petenis Kazakhstan itu mengalahkan Aryna Sabalenka dalam final US Open dengan skor 6-4, 5-7, 6-2 untuk meraih gelar Grand Slam ketiganya.
Rybakina sebelumnya berada di peringkat kedua dunia, sedangkan Sabalenka menempati posisi teratas.
Pembaruan ranking WTA pada 14 September 2026 kemudian menempatkan Rybakina di posisi No. 1 dunia.
Pencapaian tersebut menjadikan Rybakina sebagai petenis Kazakhstan pertama yang mencapai puncak ranking WTA dan petenis ke-30 dalam sejarah yang menduduki posisi tersebut.
Rybakina lahir di Moskow, Rusia, pada 17 Juni 1999 dan mulai mengenal tenis ketika berusia enam tahun.
Ia kemudian menjalani pembinaan junior di Spartak Club, Moskow, sebelum memulai karier profesional pada 2014 melalui turnamen ITF di Antalya.
Gelar WTA pertama Rybakina diraih di Bucharest Open 2019, lalu ia kembali meraih trofi di Hobart International pada 2020.
Kariernya semakin menonjol setelah mencapai final French Open 2022 dan kemudian memenangkan Wimbledon pada tahun yang sama.
Pada final Wimbledon 2022, Rybakina mengalahkan Ons Jabeur dengan skor 3-6, 6-2, 6-2 untuk meraih Grand Slam pertamanya.
Rybakina kemudian menambah koleksi Grand Slam dengan menjuarai Australian Open 2026 setelah kembali mengalahkan Sabalenka di final.
Kemenangan di US Open membuat Rybakina mengoleksi tiga gelar Grand Slam sekaligus menghentikan 20 kemenangan beruntun Sabalenka di turnamen tersebut.













