JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen memperkenalkan Mission Efficiency sebagai prototipe mobil listrik near-production yang diklaim menjadi salah satu kendaraan listrik paling efisien di dunia.
Mobil tersebut memadukan desain aerodinamis dengan teknologi penggerak efisien hingga berhasil mencatat tiga rekor dunia.
Salah satu pencapaiannya adalah koefisien hambatan udara atau Cd sebesar 0,158 yang menjadi rekor terendah untuk mobil yang memiliki izin melaju di jalan raya.
Dalam pengujian resmi, Mission Efficiency menempuh jarak 1.278,36 kilometer dari Wolfsburg, Jerman, menuju Wina, Austria, dengan konsumsi rata-rata 6,89 kWh per 100 kilometer.
Mobil yang menggunakan baterai 54,9 kWh dan motor listrik 99 kW tersebut menyelesaikan perjalanan lintas negara hanya dengan satu kali pengisian daya dan masih memiliki sisa jarak tempuh 164 kilometer.
CEO Volkswagen Thomas Schäfer mengatakan kendaraan itu menunjukkan fokus perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang dapat digunakan masyarakat luas.
“Mission Efficiency adalah cara ideal untuk menunjukkan apa yang membedakan Volkswagen di era listrik: teknologi untuk masyarakat luas – bukan hanya untuk segelintir orang. Alih-alih menggunakan teknologi khusus, kendaraan ini mencetak tiga rekor dunia menggunakan teknologi produksi terjangkau dari ID. Polo dan ID. Cross, berdasarkan platform MEB+ dengan penggerak roda depan,” ujar Thomas Schäfer melalui siaran persnya pada Selasa (15/9/2026).
Mission Efficiency memiliki bentuk bodi menyerupai tetesan air untuk mengurangi hambatan udara dan konsumsi energinya tercatat 30 persen lebih rendah dibandingkan ID. Polo standar saat melaju di atas 80 kilometer per jam.
Mobil konfigurasi 2+2 itu juga dilengkapi sel surya 370 watt pada atap kaca yang mampu menambah jarak tempuh hingga 30 kilometer per hari, deflektor pelek, serta ban khusus berhambatan gelinding rendah hasil kolaborasi dengan Continental.













