JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep promosi tersebut terlalu menonjolkan unsur seksual dan tidak mencerminkan nilai olahraga.
Kampanye itu dibuat untuk Novig, platform pasar prediksi olahraga di Amerika Serikat. Namun, respons negatif muncul tidak lama setelah materi promosi dirilis ke publik.
Atlet selancar asal Australia, Felicity Palmateer, menjadi salah satu sosok yang menyuarakan kritik. Menurutnya, kampanye tersebut dapat memberikan dampak buruk bagi atlet perempuan dan anak perempuan yang ingin terjun ke dunia olahraga.
Selain itu, Palmateer menilai iklan tersebut menghadirkan gambaran yang keliru tentang keterlibatan perempuan dalam aktivitas olahraga. Karena itu, ia mempertanyakan pesan yang ingin disampaikan melalui kampanye tersebut.
Dalam serangkaian foto dan video yang dirilis pekan lalu, Sydney Sweeney tampil dengan busana yang sangat minim atau tanpa pakaian, sambil memegang berbagai perlengkapan olahraga. Beberapa properti yang digunakan antara lain bola sepak Amerika, raket tenis, dan tongkat bisbol.
Sementara itu, salah satu materi promosi memperlihatkan Sweeney berpose di atas bola basket. Visual tersebut kemudian menjadi salah satu bagian yang paling banyak dibahas di media sosial.
Kritik terhadap kampanye itu datang dari berbagai kalangan atlet dan pengamat olahraga. Mereka menilai promosi olahraga seharusnya lebih menonjolkan prestasi, kemampuan, dan partisipasi atlet.
Meski begitu, hingga kini kampanye tersebut juga mendapat perhatian luas dari publik. Di sisi lain, perdebatan mengenai batas antara strategi pemasaran dan representasi perempuan dalam olahraga kembali mencuat.
Kontroversi ini menambah daftar perdebatan seputar penggunaan figur selebritas dalam promosi industri olahraga dan hiburan. Karena itu, kampanye Novig diperkirakan masih akan menjadi bahan diskusi dalam beberapa waktu ke depan.













