JAKARTA, Cobisnis.com – PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat kapabilitas riset dan pengembangan sekaligus memperluas bisnis fragrance atau bahan baku wewangian untuk menangkap peluang di pasar nasional dan rantai pasok global.
Emiten penyedia bahan baku kimia khusus (specialty chemicals) tersebut memperkuat laboratorium formulasi riset dan pengembangan internal untuk mengembangkan formulasi baru, memastikan kualitas, serta menguji performa bahan baku sebelum didistribusikan kepada pelanggan industri.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi SMLE dari distributor bahan baku menjadi mitra solusi formulasi yang terintegrasi bagi industri kosmetik, perawatan tubuh, dan produk konsumen.
Ekspansi lini bisnis fragrance juga didukung entitas anak perseroan, PT Sinar Aroma Sentosa (SAS), yang didirikan pada Februari 2024 dengan kepemilikan saham SMLE sebesar 99,96%.
Berbasis di Jakarta Barat, SAS berperan dalam kegiatan manufaktur yang berfokus pada produksi wewangian dan produk aroma.
Kolaborasi antara laboratorium riset SMLE dan fasilitas manufaktur SAS memungkinkan perseroan memformulasikan bahan baku wewangian yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai industri konsumen.
Integrasi tersebut dinilai dapat memperkuat efisiensi rantai pasok, kontrol kualitas, serta mempercepat waktu masuk produk ke pasar.
Kapabilitas SMLE di industri kosmetik dan personal care juga tercermin melalui kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar di sektor perawatan tubuh.
Salah satunya PT Paragon Technology and Innovation, produsen berbagai merek kosmetik nasional, yang pada laporan keuangan kuartal I 2026 mencatat transaksi pembelian bahan baku dari SMLE sebesar Rp7,8 miliar.
SMLE juga telah menjalin kemitraan jangka panjang untuk memasok bahan baku kepada Paragon.
Kemitraan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa formulasi bahan baku yang dikembangkan SMLE telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan manufaktur industri kecantikan di Indonesia.
Untuk memperluas pemasaran dan memperkenalkan inovasi formulasi, SMLE turut berpartisipasi dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 pada Mei 2026.
Dalam pameran tersebut, perseroan mendemonstrasikan berbagai aplikasi produk wewangian hasil riset laboratoriumnya kepada pelaku industri.
Partisipasi tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus membuka peluang kontrak kerja sama baru pada kuartal mendatang.
Dengan mengintegrasikan kapabilitas riset, manufaktur, serta komersialisasi produk melalui SAS, SMLE menargetkan lini bisnis fragrance dan specialty chemicals dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan bisnis perseroan secara berkelanjutan.
Strategi tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi SMLE dalam rantai pasok industri wewangian, baik di pasar Indonesia maupun pasar global.













