• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dokter Tirta Bagikan Tips Hadapi Quarter Life Crisis untuk Anak Muda

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 21, 2026
in Lifestyle
0
Dokter Tirta Bagikan Tips Hadapi Quarter Life Crisis untuk Anak Muda

JAKARTA, Cobisnis.com – Dokter Tirta membagikan sejumlah nasihat untuk anak muda yang sedang menghadapi quarter life crisis. Menurutnya, usia 20 hingga 25 tahun merupakan fase penting untuk membangun fondasi kehidupan sebelum memasuki usia 30 an.

Dokter Tirta mengatakan kehidupan di usia 35 tahun justru cenderung membosankan. “Di usia 35 tahun ini hidup saya sangat membosankan,” kata Dokter Tirta, dikutip dari kanal Youtube MALAKA, Senin (21/8/2026).

Menurutnya, kehidupan yang membosankan tidak selalu berarti buruk. Rutinitas yang teratur, pendapatan yang sudah terukur, serta pengeluaran yang dapat diperkirakan justru menunjukkan kondisi yang stabil.

“Boring itu artinya stable,” ujar Dokter Tirta. Ia menjelaskan, stabilitas tersebut terlihat ketika seseorang sudah mengetahui pendapatan tetap, biaya hidup, tabungan, hingga kebutuhan daruratnya.

Untuk anak muda, Dokter Tirta menyarankan agar usia 20 hingga 25 tahun digunakan untuk mencari ilmu sebanyak mungkin. Pengetahuan tersebut tidak hanya berasal dari pendidikan formal, tetapi juga bisa didapat dari mentor, lingkungan, teman, buku, artikel, maupun video.

“Kalau kalian masih 20 sampai 25 tahun, kalian tuh energinya berlebih. Kalian gunakan itu buat cari ilmu sebanyak banyaknya,” tuturnya.

Ia juga meminta anak muda tidak takut melakukan pivot dalam kehidupan. Menurutnya, perubahan karier, pendidikan, maupun prinsip lebih mudah dilakukan ketika masih muda karena risiko yang ditanggung cenderung lebih kecil.

“Di usia 20 sampai 25 itu adalah mekanisme terbaik buat pivot,” kata Dokter Tirta. Ia menilai seseorang yang sudah memasuki usia 30 an cenderung lebih berhati hati karena keputusan yang diambil memiliki risiko lebih besar.

Selain ilmu dan keberanian mencoba hal baru, Dokter Tirta menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sejak muda. Kebiasaan berolahraga dinilai penting agar seseorang tetap produktif ketika memasuki usia 30 tahun ke atas.

“Kalau kalian olahraga fisik dari seusia muda mungkin, itu akan membuat usia 30, 35 kamu terhindar dari penyakit penyakit pegal pegal dan akan produktif,” ujarnya.

Dalam urusan pernikahan, Dokter Tirta menilai istilah mencari pasangan yang tidak berasal dari nol perlu dipahami kembali. Menurutnya, yang lebih penting bukan sekadar jumlah penghasilan, tetapi adanya usaha dan persiapan untuk membangun kehidupan bersama.

“Financial stable itu nomor dua, tapi yang dicari adalah effort dan preparation,” kata Dokter Tirta. Persiapan tersebut mencakup tempat tinggal, pengelolaan keuangan, pembagian tanggung jawab, hingga rencana memiliki anak.

Ia juga mengingatkan anak muda agar tidak gegabah mengambil keputusan ketika sedang dikuasai emosi. Keputusan besar seperti resign dari pekerjaan, menurutnya, sebaiknya dilakukan dengan persiapan dan perhitungan yang matang.

“Jangan pernah membuat keputusan saat kamu terlalu sedih, terlalu senang, atau terlalu marah,” ujarnya. Menurut Dokter Tirta, keputusan yang dibuat dalam kondisi emosional berisiko menjadi tidak logis dan sulit dipertanggungjawabkan.

Untuk urusan pekerjaan, Dokter Tirta juga menyarankan agar anak muda memahami batas antara hubungan profesional dan pertemanan. Ia menilai hubungan di lingkungan kerja perlu tetap dijalani secara profesional karena terdapat target, penilaian kinerja, dan persaingan.

“Pertemanan di dunia kerja itu semua profesional dan transaksional,” kata Dokter Tirta. Ia mengingatkan agar seseorang tidak terlalu mudah membagikan hal pribadi kepada rekan kerja.

Terakhir, Dokter Tirta mengajak anak muda untuk tidak takut melakukan kesalahan. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan di masa mendatang.

“Kesalahan di waktu muda itu masih bisa diwajarkan. Karena setiap anak muda yang berbuat salah itu adalah sebuah pembelajaran di masa tua,” ujar Dokter Tirta.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
online free course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Anak mudaCobisnisDokter TirtakarierQuarter Life CrisisTips Hidup

Related Posts

Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dua pendeta di Korea Selatan didenda masing masing 1 juta won atau sekitar Rp12,8 juta setelah mengganggu...

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang nasabah MNC Bank menangis setelah mengetahui surat berharga dan mata uang asing miliknya yang disimpan di...

BNPB Deteksi 36 Titik Panas Karhutla di Papua Barat

BNPB Deteksi 36 Titik Panas Karhutla di Papua Barat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 36 titik panas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Papua Barat. Data...

RI Disebut Bakal Beli F 15 Eagle, Kemhan Tegaskan Belum Ada Kontrak

RI Disebut Bakal Beli F 15 Eagle, Kemhan Tegaskan Belum Ada Kontrak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perang Amerika Serikat menyebut Indonesia masuk dalam daftar negara yang tercakup dalam kontrak program jet tempur...

Sering Dengar Cross Check di Pesawat? Ini Fungsi Pentingnya

Sering Dengar Cross Check di Pesawat? Ini Fungsi Pentingnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istilah cross check kerap terdengar dalam penerbangan, terutama menjelang pesawat lepas landas atau setelah mendarat. Perintah ini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Seberapa Bugar Tubuhmu? Tes Ini Bisa Dicoba Tanpa Alat

Seberapa Bugar Tubuhmu? Tes Ini Bisa Dicoba Tanpa Alat

August 29, 2026
Daftar 12 Negara Asia Paling Jago Bahasa Inggris, Indonesia Urutan Berapa?

Daftar 12 Negara Asia Paling Jago Bahasa Inggris, Indonesia Urutan Berapa?

August 30, 2026
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri menggelar pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat serta pelaku industri dan asosiasi pariwisata di Labuan Bajo

4 Langkah Kemenpar dalam Pemulihan Pariwisata Flores

August 30, 2026
Maudy Ayunda membahas tiga hal penting untuk membangun kekayaan dan mencapai kebebasan finansial melalui buku Rich Dad Poor Dad.

Maudy Ayunda Bagikan Cara Membangun Kekayaan

August 31, 2026
Bola Gol ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Mahal

Bola Gol ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Mahal

August 31, 2026
Terlalu Percaya Belahan Jiwa Bisa Bikin Hubungan Retak

Terlalu Percaya Belahan Jiwa Bisa Bikin Hubungan Retak

August 31, 2026
Acer meluncurkan TravelMate X214 dan X14 untuk profesional dengan desain ringkas, performa tinggi, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan.

Acer Rilis TravelMate X214 dan X14 untuk Profesional

August 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved