• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
in Nasional
0
Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua pendeta di Korea Selatan didenda masing masing 1 juta won atau sekitar Rp12,8 juta setelah mengganggu penerbangan dengan berkhotbah secara dadakan.

Keduanya dinyatakan bersalah karena melanggar Undang Undang Keamanan Penerbangan Korea Selatan. Insiden tersebut terjadi dalam penerbangan rute Jeju menuju Gimpo.

Dua pendeta yang berusia 60 an tahun itu mulai berkhotbah saat pesawat sedang mengudara pada 12 Maret lalu. Mereka berdiri di lorong kabin dan terus menyampaikan khotbah meski telah diperingatkan awak kabin.

Aksi tersebut memicu protes dari sejumlah penumpang karena dinilai mengganggu ketertiban penerbangan. Situasi kemudian memanas setelah salah satu pendeta terlibat adu mulut dengan penumpang.

Salah satu pendeta bahkan melontarkan ancaman bernuansa agama kepada penumpang. Ia mengatakan penumpang akan masuk neraka jika tidak percaya kepada Yesus.

Pendeta lainnya kemudian ikut bergabung dan berteriak sambil berjalan naik turun di lorong kabin. Ketika kru pesawat kembali memberikan peringatan, salah satu pendeta justru membalas dengan suara keras.

Berdasarkan keterangan pengadilan, keributan tersebut berlangsung selama 13 menit. Selama itu, kedua pendeta tetap mengabaikan keberatan dan peringatan dari awak kabin serta penumpang lain.

Pengadilan Distrik Seoul Selatan pada Selasa (18/8) menyatakan keduanya bersalah karena melanggar Undang Undang Keamanan Penerbangan. Pengadilan menilai bukti yang dikumpulkan menunjukkan adanya perilaku mengganggu dan niat untuk melakukan gangguan tersebut.

Kedua pendeta membantah dakwaan tersebut. Mereka beralasan tindakan yang dilakukan tidak memenuhi definisi gangguan menurut hukum dan mengaku tidak berniat membuat kericuhan di dalam pesawat.

Aturan penerbangan Korea Selatan memungkinkan penumpang yang berbuat onar untuk ditangani dengan alat pengendali, termasuk alat kejut listrik dan tali pengikat. Kasus ini menunjukkan bahwa tindakan yang mengganggu ketertiban di dalam pesawat dapat berujung pada proses hukum.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: CobisnisGangguan PesawatKorea SelatanPendeta Korea SelatanPenerbanganSafe Flight

Related Posts

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Guardian Indonesia resmi meluncurkan program loyalitas MyGuardian Rewards yang terintegrasi dengan aplikasi Guardian ID. Program ini menawarkan...

Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

by Desti Dwi Natasya
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Krisis kesehatan mengancam Kota Taiz di barat daya Yaman setelah persediaan obat-obatan, perlengkapan medis, cairan infus, dan...

Penelitian ilmuwan China menyoroti gen kuno CCNB1IP1 dan elemen pengaturnya yang diduga berperan dalam pembentukan lipatan korteks otak manusia.

Gen Kuno Diduga Berperan dalam Pembentukan Lipatan Otak

by Desti Dwi Natasya
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ilmuwan dari China menemukan petunjuk baru mengenai proses evolusi dan pembentukan lipatan pada korteks otak manusia, dengan menyoroti...

Jordan Henderson mengungkap latihan khusus bersama Austin MacPhee dan dukungan Cole Palmer yang membantunya mencetak gol tendangan bebas untuk Chelsea.

Jordan Henderson Ungkap Rahasia Gol Tendangan Bebas Chelsea

by Desti Dwi Natasya
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jordan Henderson mengungkap rahasia di balik gol tendangan bebas pertamanya sepanjang karier profesional saat Chelsea menang 5-1 atas...

Lewat “Satu Benang Untuk Sade, BSI Ajak Masyarakat Bantu Pulihkan Desa Wisata di Lombok

Lewat “Satu Benang Untuk Sade, BSI Ajak Masyarakat Bantu Pulihkan Desa Wisata di Lombok

by Rizki Meirino
October 11, 2026
0

NTB, Cobisnis.com-Menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem travel halal nasional serta mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat, PT Bank Syariah Indonesia (Persero)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
PLTS

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

October 12, 2026
Gita Wirjawan Bahas Brain Rot akibat Kecanduan Medsos

Gita Wirjawan Bahas Brain Rot akibat Kecanduan Medsos

October 11, 2026
Banyak Kesempatan Liburan! Ini Daftar Long Weekend 2027

Banyak Kesempatan Liburan! Ini Daftar Long Weekend 2027

October 11, 2026
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

October 12, 2026
BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

October 12, 2026
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved