• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Huawei TechDay Dorong Penguatan Kompetensi SDM Digital Melalui Program Pelatihan TIK bagi 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
October 1, 2020
in Teknologi
0
Huawei TechDay Dorong Penguatan Kompetensi SDM Digital Melalui Program Pelatihan TIK bagi 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Cobisnis.com – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sedang berusaha mengembangkan standar keamanan Internet of Things (IoT).

“Pertama tentunya kita membangun standar, harus mengembangkan standar, sampai saat ini kita belum punya, kita berusaha mengembangkan standarnya, standar keamanan dari IoT supaya membatasi,” kata Anton Setiawan, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, dalam acara talkshow daring BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt bertajuk “Cybersecurity for IoT”, Kamis (1 Oktober 2020).

Disisi lain, Anton mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Termasuk hari ini kita acara bekerja sama dengan huawei, bagian dari bagaimana teman-teman di huawei memiliki teknologi, bagaimana kita bisa belajar dari mereka karena mereka sudah maju, untuk kita belajar teknologi kemudian memanfaatkan teknologi tersebut,” kata dia.

Terkait SDM, Anton mengatakan itu prioritas karena teknologi akan bisa dikuasai akan bisa dikembangkan ataupun kita melakukan inovasi kalau SDMnya memang unggul. BSSN sendiri, kata dia, mendorong dalam pengembangan SDM dengan membangun standar kompetensi kerja nasional indonesia bidang keamanan siber agar SDM memiliki kemampuan mengembangkan teknologi atau menjadi pelaku utama.

“Kita harus kerja sama dengan siapapun pihak yang punya teknologi untuk menyerap termasuk hari ini dengan Huawei, [melakukan training bersamaa] teman-teman akademisi dan mahasiswa, setelah ini ada training berkelanjutan, silahkan dimanfaatkan training itu untuk meningkatkan kapasitas kita, sehingga ketika kita mau adopsi IoT secara penuh […] masuk ke dalamnya hati-hati, kita bisa dan memang bisa memitigasi risiko dan bisa mengambil peluang,” ujar dia.

Sementara itu, kata Anton, BSSN juga melakukan edukasi baik sendiri dan juga bekerja sama dengan komunitas untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait risiko dari pemanfaatan teknologi IoT ini yang tidak bisa dihindari.

“ketika kemudian kita menggunakan IoT, enggak bisa dihindari [risiko], tetapi kita harus tahu risiko dan ketika tahu risiko itu kita bisa memitigasi,” kata dia.

Ia pun memberi contoh dari risiko pemanfaatan IoT dalam CCTV IT. Anton menjelaskan bahwa kini CCTV tidak lagi dipasang kemudian ditarik kabel, sekarang CCTVnya sudah mobile, bisa ditaruh di mana saja lalu dihubungkan dengan ponsel. Itu, kata dia, ketika penggunanya tidak melindungi ITnya maka akan memberikan celah kepada orang lain untuk melihat kondisi rumah dan itu sangat berbahaya.

“Itu kemudian kita juga coba berikan panduan ke masyarakat, supaya bisa menjaga penggunaan teknologi IoT ini dengan baik.” ungkapnya.

Apa saja sih kelemahan dari pemanfaatan IoT?
Menurut Anton, mengutip sebuah laporan dari Open Web Application Security Project (OWASP), tahun 2018, kelemahan yang paling tinggi dalam pemanfaatan teknologi IoT ini terletak pada sisi penggunanya atau user.

“Kelemahan yang paling tinggi di user itu adalah penggunaan password, password yang lemah,” ujar Anton.

Selain dari sisi kata sandi, ada 9 kelemahan teratas lainnya dari IoT antara lain:

1. layanan jaringan yang tidak aman
2. antarmuka ekosistem yang tidak aman
3. kurangnya mekanisme pembaruan yang aman
4. penggunaan komponen yang tidak aman atau usang
5. perlindungan privasi tidak memadai
6. transfer dan penyimpanan data tidak aman
7. kurangnya manajemen perangkat
8. pengaturan default yang tidak aman
9. kurangnya pengerasan fisik

Untuk melindunginya, kata Anton, itu bisa dengan memelihara kata sandi, koneksinya harus dijaga, kemudian identifikasi terkait serangan. Untuk mengidentifikasi adanya serangan secara sederhananya, Anton menjelaskan bisa dengan melihat apakah ketika perangkat tidak digunakan tetapi baterainya cepat habis.[]

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: Bisnis indonesiabssnCobisnisekonomi digitalHuawei

Related Posts

Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

by Rizki Meirino
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kondisi kesehatan dapat berubah kapan saja, bahkan ketika seseorang merasa baik-baik saja. Penyakit kritis seperti jantung, kanker,...

UEFA

UEFA Pantau Kasus Keuangan Manchester City

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - UEFA memantau perkembangan kasus pelanggaran aturan keuangan yang melibatkan Manchester City di Liga Premier dan disebut akan...

Survei Herbalife menunjukkan Gen Z dan Milenial Indonesia semakin menerapkan pendekatan kesehatan holistik dan aktif membangun kebiasaan sehat.

Survei Herbalife Ungkap Tren Wellness Gen Z

by Rizki Meirino
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gen Z dan Milenial di Indonesia semakin menerapkan pendekatan kesehatan yang lebih sadar dan holistik, dengan memperhatikan...

Standard Chartered dan Konservasi Indonesia membahas pembiayaan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendorong investasi ekonomi biru Indonesia di IISF 2026.

Standard Chartered Dorong Investasi Ekonomi Biru

by Rizki Meirino
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Standard Chartered dan Konservasi Indonesia (KI) mempertemukan pemerintah, pelaku industri, lembaga keuangan, dan mitra pembangunan untuk membahas...

BFI Finance menghadirkan promo pembiayaan mesin dengan bunga 0% dan fasilitas modal kerja di All Print Indonesia Expo 2026.

BFI Finance Tebar Promo Pembiayaan Mesin

by Rizki Meirino
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) memperkuat dukungan terhadap industri percetakan dan ekonomi kreatif melalui pembiayaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

October 7, 2026
Rusia Lithuania pangkalan NATO

Rusia Peringatkan Lithuania soal Pangkalan NATO

October 7, 2026
Kenapa Kucing Tertarik Makanan Manis? Ternyata Bukan Karena Rasanya

Kenapa Kucing Tertarik Makanan Manis? Ternyata Bukan Karena Rasanya

October 7, 2026
Alex Scott Bournemouth

Bournemouth Tolak Lepas Alex Scott

October 7, 2026
BYD Racco

BYD Racco Mulai Ekspansi ke Sri Lanka

October 7, 2026
Anak yatim

Kisah Inspiratif, 23 Tahun Rawat Harapan Anak Yatim hingga Berobat ke Singapura

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved