JAKARTA, Cobisnis.com – Pasti kita berpikir kalau mencuci piring dengan spons dan sabun dengan busa yang melimpah benar-benar dapat menghilangkan bakteri dan sisa-sisa makanan yang menempel. Tapi, kenyataannya tidak seperti itu.
Melansir dari Nine, Kamis (23/07/2026), ahli mikrobiologi, Cameron James mengatakan umumnya memang mencuci piring pasti menggunakan sabun dengan busa yang melimpah. Tetapi, ada kemungkinan ada lapisan tipis yang tertinggal pada permukaan piring dan peralatan lainnya
“Lapisan tipis tersebut dapat menimbulkan dua kemungkinan, dapat memberikan rasa seperti sabun, tetapi juga dapat berarti ada sisa-sisa makanan yang terperangkap dalam lapisan air sabun tersebut,” kata James.
Lebih lanjut, kata James, kalau tidak dibersihkan dengan benar-benar bisa menimbulkan risiko yang lebih parah, bakteri masih menempel dan bisa timbul penyakit.
“Risiko tersebut meningkat secara signifikan jika barang-barang yang bersentuhan dengan daging ayam mentah tidak dicuci dengan benar.”
“Bisa terkena infeksi bakteri enterik apa pun yang dapat dengan mudah menular, seperti Salmonella atau Campylobacter. Jika sudah terkena, infeksi ini menyebabkan kram perut, mual, muntah, dan diare,” tuturnya.
James menyarankan, gunakan cairan disinfektan saat membersihkan piring dan peralatan makan yang sebelumnya terdapat bekas memakai atau memotong daging ayam mentah dapat membantu mengurangi risiko sakit perut.
James menambahkan, sebaiknya setelah membilas sabun, tidak disarankan mengeringkannya dengan kain lap.
“Serat handuk seiring waktu akan mengumpulkan partikel-partikel kecil, yang membuatnya kurang higienis ketika digunakan pada peralatan makan atau perkakas lain yang mungkin juga lembap.”
“Sebaiknya, jauh lebih baik membiarkannya mengering dengan sendirinya,” tukas James.












