JAKARTA, Cobisnis.com – Makanan sisa semalam yang tersisa karena tidak lagi dimakan memang sayang untuk dibuang. Biasanya disimpan di dalam kulkas semalaman lalu dihangatkan atau dipanaskan kembali di pagi harinya.
Tetapi jika kamu sering memanasakan kembali sisa makanan, ada beberapa tips aman yang harus kamu ketahui agar sisa makanan tersebut tidak menimbulkan penyakit.
Dilansir dari indianexpress, Rabu (15/07/2026) menurut Edwina Raj, Kepala Layanan Nutrisi Klinis dan Dietetik, Rumah Sakit Aster CMI, Bangalore, India mengatakan bahwa penyimpanan atau pemanasan ulang yang tidak tepat dapat memungkinkan bakteri berbahaya untuk berkembang biak, sehingga meningkatkan risiko keracunan makanan.
Raj menjelaskan setelah dihangatkan atau dimasak kembali, sisa makanan tersebut harus segera dikonsumsi dan jangan disimpan di dalam suhu ruang terlalu lama.
“Sisa makanan harus segera dimakan dalam waktu dua jam setelah dimasak. Membiarkan makanan yang sudah dimasak pada suhu ruangan dalam waktu lama memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat,” jelas Raj.
Kemudian Raj juga mengungkapkan kalau menyimpan sisa makanan juga harus menggunakan wadah kedap udara.
“Simpan sisa makanan dalam wadah bersih dan kedap udara. Ini membantu menjaga kesegaran dan mencegah kontaminasi dari makanan lain yang ada di dalam kulkas,” ungkapnya.
Lalu tips yang ketiga, Raj mengatakan kalau sisa makanan itu tidak boleh dikonsumsi lebih dari tiga hari.
“Konsumsi sisa makanan yang disimpan di kulkas dalam waktu dua hingga tiga hari. Menyimpan makanan terlalu lama meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri, meskipun makanan tersebut terlihat tidak berbau ataupun tidak berjamur sekalipun,” beber Raj.
Selanjutnya, tips yang keempat dari Raj yaitu makanan sisa harus benar-benar matang. Jangan hanya dipanaskan saja, tetapi makanan tersebut harus matang secara merata.
“Panaskan kembali makanan hingga benar-benar matang sebelum dimakan. Makanan harus panas mengepul merata, termasuk bagian tengahnya. Pemanasan yang tidak merata dapat menyebabkan beberapa bakteri tetap hidup, sehingga meningkatkan risiko penyakit,” tegasnya.
Tips yang kelima, Raj juga mengingatkan kalau mengonsumsi makanan sisa bisa disesuikan porsi yang biasanya kamu makan.
“Panaskan kembali hanya porsi yang akan kamu makan. Mendinginkan dan memanaskan kembali makanan berulang kali dapat mendorong pertumbuhan bakteri dan mengurangi kualitas makanan,” ujar Raj.
Selain itu, Raj juga menyebutkan sebaiknya menghindari makanan sisa yang sudah berbau, berjamur dan tekstur yang tidak bagus lagi walaupun sudah disimpan di dalam kulkas.
“Jangan biarkan sisa makanan di atas meja dapur semalaman, karena ini menciptakan kondisi ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Hindari mengonsumsi makanan yang memiliki bau, rasa yang aneh, warna yang berubah, atau tekstur yang tidak biasa, karena ini mungkin merupakan tanda-tanda pembusukan makanan,” bebernya.
“Perlu diingat juga, kamu tidak boleh mencampur makanan segar dengan sisa makanan lama dalam wadah yang sama. Penting juga untuk tidak terlalu banyak menyimpan makanan sisa di dalam kulkas secara berlebihan, karena pendinginan yang tepat diperlukan untuk menjaga keamanan makanan yang masih segar,” kata Raj.













