• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo meminta pemerintah tidak hanya memberikan insentif kepada mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle. Organisasi itu menilai kendaraan hybrid, plug in hybrid, dan Range Extender Electric Vehicle juga layak memperoleh dukungan.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengatakan usulan tersebut sudah disampaikan sejak lama. Menurutnya, seluruh kendaraan elektrifikasi memiliki kontribusi dalam mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi.

Jongkie menjelaskan mobil hybrid, plug in hybrid, dan REEV tetap menggunakan mesin pembakaran yang dibantu motor listrik. Kombinasi itu membuat konsumsi BBM lebih hemat dan emisi kendaraan lebih rendah.

Selain lebih efisien, kendaraan jenis tersebut juga tidak terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya. Hal ini dinilai lebih sesuai dengan kondisi Indonesia yang masih terus membangun jaringan charging station.

Ia juga menyoroti kapasitas baterai kendaraan hybrid yang jauh lebih kecil dibanding mobil listrik murni. Kondisi itu membuat harga kendaraan menjadi lebih terjangkau bagi konsumen.

Menurut Jongkie, mobil hybrid umumnya hanya membutuhkan baterai yang mampu menempuh sekitar 80 hingga 100 kilometer. Berbeda dengan mobil listrik murni yang menggunakan baterai besar untuk jarak tempuh hingga ratusan kilometer.

Gaikindo juga mengingatkan dampak terhadap industri komponen otomotif. Mobil hybrid masih membutuhkan radiator, knalpot, filter, dan berbagai komponen mesin yang diproduksi industri dalam negeri.

Sebaliknya, mobil listrik murni tidak lagi menggunakan banyak komponen tersebut. Jongkie mencontohkan kondisi di Thailand yang mulai mengalami penurunan permintaan terhadap industri komponen kendaraan berbasis mesin bakar.

Menurutnya, jika insentif hanya diberikan kepada mobil listrik murni, industri komponen dalam negeri berpotensi terdampak. Risiko penutupan pabrik hingga pemutusan hubungan kerja dinilai bisa meningkat apabila transisi dilakukan terlalu cepat.

Gaikindo berharap pemerintah mempertimbangkan skema insentif yang lebih merata. Organisasi itu menilai dukungan terhadap seluruh kendaraan elektrifikasi tetap sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM sekaligus menekan emisi sesuai komitmen Paris Agreement.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: CobisnisGaikindoindustri otomotifInsentif EVMobil hybridmobil listrikPebisnismuda

Related Posts

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

September 15, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved