• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Industri Otomotif Minta Hybrid Ikut Dapat Insentif, Gaikindo Soroti Ancaman PHK

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo meminta pemerintah tidak hanya memberikan insentif kepada mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle. Organisasi itu menilai kendaraan hybrid, plug in hybrid, dan Range Extender Electric Vehicle juga layak memperoleh dukungan.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengatakan usulan tersebut sudah disampaikan sejak lama. Menurutnya, seluruh kendaraan elektrifikasi memiliki kontribusi dalam mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi.

Jongkie menjelaskan mobil hybrid, plug in hybrid, dan REEV tetap menggunakan mesin pembakaran yang dibantu motor listrik. Kombinasi itu membuat konsumsi BBM lebih hemat dan emisi kendaraan lebih rendah.

Selain lebih efisien, kendaraan jenis tersebut juga tidak terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya. Hal ini dinilai lebih sesuai dengan kondisi Indonesia yang masih terus membangun jaringan charging station.

Ia juga menyoroti kapasitas baterai kendaraan hybrid yang jauh lebih kecil dibanding mobil listrik murni. Kondisi itu membuat harga kendaraan menjadi lebih terjangkau bagi konsumen.

Menurut Jongkie, mobil hybrid umumnya hanya membutuhkan baterai yang mampu menempuh sekitar 80 hingga 100 kilometer. Berbeda dengan mobil listrik murni yang menggunakan baterai besar untuk jarak tempuh hingga ratusan kilometer.

Gaikindo juga mengingatkan dampak terhadap industri komponen otomotif. Mobil hybrid masih membutuhkan radiator, knalpot, filter, dan berbagai komponen mesin yang diproduksi industri dalam negeri.

Sebaliknya, mobil listrik murni tidak lagi menggunakan banyak komponen tersebut. Jongkie mencontohkan kondisi di Thailand yang mulai mengalami penurunan permintaan terhadap industri komponen kendaraan berbasis mesin bakar.

Menurutnya, jika insentif hanya diberikan kepada mobil listrik murni, industri komponen dalam negeri berpotensi terdampak. Risiko penutupan pabrik hingga pemutusan hubungan kerja dinilai bisa meningkat apabila transisi dilakukan terlalu cepat.

Gaikindo berharap pemerintah mempertimbangkan skema insentif yang lebih merata. Organisasi itu menilai dukungan terhadap seluruh kendaraan elektrifikasi tetap sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM sekaligus menekan emisi sesuai komitmen Paris Agreement.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: CobisnisGaikindoindustri otomotifInsentif EVMobil hybridmobil listrikPebisnismuda

Related Posts

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Volkswagen atau VW tengah menghadapi tekanan berat terhadap kondisi bisnisnya. Bos perusahaan menyebut situasi yang dihadapi VW...

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Film animasi China Niu Lai akan memiliki sekuel setelah sukses mengejutkan di box office. Sutradara Xin Yumeng...

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 43.805 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK sepanjang Januari hingga Juli 2026. Data tersebut berasal...

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras bagi Perusahaan Pembakar Hutan

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras bagi Perusahaan Pembakar Hutan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada korporasi yang terlibat dalam pembakaran hutan. Ia menegaskan izin perusahaan...

Polisi Siagakan 1.358 Personel untuk Amankan Demo di Jakpus Hari Ini

Polisi Siagakan 1.358 Personel untuk Amankan Demo di Jakpus Hari Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah elemen masyarakat akan menggelar aksi demonstrasi di beberapa titik Jakarta Pusat pada Senin (24/8/2026). Polisi menyiagakan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

August 24, 2026
Karhutla Meluas di 9 Polda, 72 Orang Jadi Tersangka

Karhutla Meluas di 9 Polda, 72 Orang Jadi Tersangka

August 24, 2026
Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

August 24, 2026
Gempa M5,8 Guncang Mbay NTT, Disusul M5,0 di Ruteng

Gempa Pangandaran M 4,1 Dirasakan hingga Cianjur Selatan

August 24, 2026
Andoni Iraola menilai Liverpool tak harus mendatangkan gelandang baru untuk mengatasi masalah pertahanan setelah bermain imbang melawan Newcastle.

Iraola Nilai Liverpool Tak Butuh Gelandang Baru

August 24, 2026
Ukraina Dapat Akses Teknologi Rudal Canggih dari Inggris

Ukraina Dapat Akses Teknologi Rudal Canggih dari Inggris

August 24, 2026
Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved