• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Tapir Masuk Kampung? Pakar Sebut Habitat Rusak dan Ruang Jelajah Menyempit

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 8, 2026
in News
0
Mengapa Tapir Masuk Kampung? Pakar Sebut Habitat Rusak dan Ruang Jelajah Menyempit

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus penyembelihan seekor tapir di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, memicu perhatian publik. Satwa dilindungi itu diduga dibunuh enam warga dengan alasan untuk dikonsumsi.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena tapir merupakan satwa langka yang berstatus terancam punah. Populasinya terus menurun akibat kerusakan habitat, perburuan, dan konflik dengan manusia.

Ketua Konsorsium Biologi Indonesia sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof Budi Setiadi Daryono, menegaskan pembunuhan Tapirus indicus merupakan pelanggaran hukum sekaligus kemunduran bagi upaya konservasi. Menurutnya, hilangnya satu individu tapir berarti mengurangi peluang regenerasi populasi yang sudah berada dalam tekanan.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu Lampung menjelaskan kawasan Mesuji masih termasuk habitat alami tapir. Kepala Unit Polisi Kehutanan BKSDA Bengkulu Lampung, M Husen, mengatakan masyarakat setempat juga cukup sering menjumpai satwa tersebut.

Pakar Konservasi IPB University Abdul Haris Mustari menilai kemunculan tapir di dekat permukiman menjadi sinyal terganggunya ekosistem hutan. Alih fungsi lahan membuat ruang jelajah tapir semakin sempit sehingga satwa terdorong mencari makanan ke wilayah yang lebih dekat dengan aktivitas manusia.

Mustari menambahkan tapir memiliki peran penting sebagai penyebar biji di hutan tropis sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Hilangnya populasi satwa ini dapat memengaruhi regenerasi vegetasi dan keanekaragaman hayati.

Saat ini Tapirus indicus berstatus Endangered atau terancam punah berdasarkan Daftar Merah IUCN. Di Indonesia, satwa tersebut juga dilindungi oleh undang-undang serta berbagai regulasi konservasi yang berlaku.

Tags: CobisnisHabitat HutanKonservasi SatwaLampungPebisnismudaSatwa DilindungiTapir

Related Posts

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Persita vs Persija, Shin Tae-yong Waspadai Royco

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persija Jakarta mewaspadai pergerakan pemain sayap Persita Tangerang bernomor punggung tujuh, Royco, menjelang pertemuan kedua tim pada...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Trump Ancam Hukuman Mati bagi Pembocor Rahasia

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam hukuman mati bagi pegawai pemerintah yang membocorkan informasi rahasia kepada media,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 17–19 Oktober 2026, dengan sejumlah ruas...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Indonesia Tolak Kedubes Kolombia di Yerusalem

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia bersama sejumlah negara Arab dan Islam mengecam keras keputusan Kolombia membuka kedutaan besarnya di Yerusalem, yang...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan nominasi AFC Awards 2026 yang mencakup 19 kategori penghargaan untuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Bahlil Minta Polri Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

October 17, 2026
Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

October 18, 2026
10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

October 18, 2026
Ilustrasi Suplemen - pexels/Ready Made

Kapan Waktu Terbaik Konsumsi Probiotik?

October 18, 2026
Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved