• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Tapir Masuk Kampung? Pakar Sebut Habitat Rusak dan Ruang Jelajah Menyempit

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 8, 2026
in News
0
Mengapa Tapir Masuk Kampung? Pakar Sebut Habitat Rusak dan Ruang Jelajah Menyempit

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus penyembelihan seekor tapir di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, memicu perhatian publik. Satwa dilindungi itu diduga dibunuh enam warga dengan alasan untuk dikonsumsi.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena tapir merupakan satwa langka yang berstatus terancam punah. Populasinya terus menurun akibat kerusakan habitat, perburuan, dan konflik dengan manusia.

Ketua Konsorsium Biologi Indonesia sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof Budi Setiadi Daryono, menegaskan pembunuhan Tapirus indicus merupakan pelanggaran hukum sekaligus kemunduran bagi upaya konservasi. Menurutnya, hilangnya satu individu tapir berarti mengurangi peluang regenerasi populasi yang sudah berada dalam tekanan.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu Lampung menjelaskan kawasan Mesuji masih termasuk habitat alami tapir. Kepala Unit Polisi Kehutanan BKSDA Bengkulu Lampung, M Husen, mengatakan masyarakat setempat juga cukup sering menjumpai satwa tersebut.

Pakar Konservasi IPB University Abdul Haris Mustari menilai kemunculan tapir di dekat permukiman menjadi sinyal terganggunya ekosistem hutan. Alih fungsi lahan membuat ruang jelajah tapir semakin sempit sehingga satwa terdorong mencari makanan ke wilayah yang lebih dekat dengan aktivitas manusia.

Mustari menambahkan tapir memiliki peran penting sebagai penyebar biji di hutan tropis sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Hilangnya populasi satwa ini dapat memengaruhi regenerasi vegetasi dan keanekaragaman hayati.

Saat ini Tapirus indicus berstatus Endangered atau terancam punah berdasarkan Daftar Merah IUCN. Di Indonesia, satwa tersebut juga dilindungi oleh undang-undang serta berbagai regulasi konservasi yang berlaku.

Tags: CobisnisHabitat HutanKonservasi SatwaLampungPebisnismudaSatwa DilindungiTapir

Related Posts

DPR Minta Kemenkes Kerahkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT

DPR Minta Kemenkes Kerahkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi IX DPR sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Kementerian Kesehatan memperkuat layanan kesehatan...

3 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi di NTT Segera Jalani Persidangan

3 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi di NTT Segera Jalani Persidangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Nusa Tenggara Timur melimpahkan tiga tersangka kasus penyalahgunaan pengangkutan BBM bersubsidi ke Kejaksaan. Pelimpahan dilakukan bersama...

Trump Bentak Wartawan di Gedung Putih Saat Ditanya Kim Jong Un

Trump Bentak Wartawan di Gedung Putih Saat Ditanya Kim Jong Un

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump marah ketika ditanya seorang wartawan di Gedung Putih soal pemimpin Korea Utara...

Mi Tanpa Topping Laris di Jepang, Strategi Hemat Warga Hadapi Inflasi

Mi Tanpa Topping Laris di Jepang, Strategi Hemat Warga Hadapi Inflasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Inflasi pangan di Jepang mulai mengubah pola belanja masyarakat. Produk mi instan dan mi beku murah tanpa...

Menhub Pastikan 5 Bandara Terdampak Gempa NTT Tetap Beroperasi

Menhub Pastikan 5 Bandara Terdampak Gempa NTT Tetap Beroperasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan konektivitas transportasi di Nusa Tenggara Timur tetap terjaga setelah gempa yang mengguncang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

August 8, 2026
6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

August 7, 2026
Kolonel Priyo Pimpin Upacara HUT RI dengan Khidmat, Prabowo Beri Apresiasi

Kolonel Priyo Pimpin Upacara HUT RI dengan Khidmat, Prabowo Beri Apresiasi

August 17, 2026
Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

August 17, 2026
BTS

BTS Boikot Grammy 2027, Kategori Asia Pop Kini Ditinjau Ulang

August 18, 2026
Jelang Unjuk Rasa Jakarta, Polisi Amankan 21 Orang dan Sita Molotov

Jelang Unjuk Rasa Jakarta, Polisi Amankan 21 Orang dan Sita Molotov

August 18, 2026
Jon Ossoff Serang Natalie Harp, Ajudan Trump yang Jadi Sorotan

OpenAI hingga Perplexity Ramaikan Tren Fashion Baru di Industri Teknologi

August 18, 2026
Jon Ossoff Serang Natalie Harp, Ajudan Trump yang Jadi Sorotan

Cristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun: “Mungkin Ini Tahun Terakhir Saya”

August 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved