• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Tapir Masuk Kampung? Pakar Sebut Habitat Rusak dan Ruang Jelajah Menyempit

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 8, 2026
in News
0
Mengapa Tapir Masuk Kampung? Pakar Sebut Habitat Rusak dan Ruang Jelajah Menyempit

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus penyembelihan seekor tapir di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, memicu perhatian publik. Satwa dilindungi itu diduga dibunuh enam warga dengan alasan untuk dikonsumsi.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena tapir merupakan satwa langka yang berstatus terancam punah. Populasinya terus menurun akibat kerusakan habitat, perburuan, dan konflik dengan manusia.

Ketua Konsorsium Biologi Indonesia sekaligus Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof Budi Setiadi Daryono, menegaskan pembunuhan Tapirus indicus merupakan pelanggaran hukum sekaligus kemunduran bagi upaya konservasi. Menurutnya, hilangnya satu individu tapir berarti mengurangi peluang regenerasi populasi yang sudah berada dalam tekanan.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu Lampung menjelaskan kawasan Mesuji masih termasuk habitat alami tapir. Kepala Unit Polisi Kehutanan BKSDA Bengkulu Lampung, M Husen, mengatakan masyarakat setempat juga cukup sering menjumpai satwa tersebut.

Pakar Konservasi IPB University Abdul Haris Mustari menilai kemunculan tapir di dekat permukiman menjadi sinyal terganggunya ekosistem hutan. Alih fungsi lahan membuat ruang jelajah tapir semakin sempit sehingga satwa terdorong mencari makanan ke wilayah yang lebih dekat dengan aktivitas manusia.

Mustari menambahkan tapir memiliki peran penting sebagai penyebar biji di hutan tropis sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Hilangnya populasi satwa ini dapat memengaruhi regenerasi vegetasi dan keanekaragaman hayati.

Saat ini Tapirus indicus berstatus Endangered atau terancam punah berdasarkan Daftar Merah IUCN. Di Indonesia, satwa tersebut juga dilindungi oleh undang-undang serta berbagai regulasi konservasi yang berlaku.

Tags: CobisnisHabitat HutanKonservasi SatwaLampungPebisnismudaSatwa DilindungiTapir

Related Posts

HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

by Rizki Meirino
July 18, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo meluncurkan Mobil Pelayanan Empati, Literasi, dan Tumbuh Anak (PELITA) sebagai sarana...

Bukan Cuma Jago di Lapangan Gaya Erling Haaland Juga Selalu Mencuri Perhatian

Bukan Cuma Jago di Lapangan Gaya Erling Haaland Juga Selalu Mencuri Perhatian

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erling Haaland tidak hanya dikenal sebagai mesin gol di lapangan hijau. Penyerang asal Norwegia itu juga menjadi...

HP dengan Kamera Terbaik Tahun 2026 Akhirnya Terungkap

HP dengan Kamera Terbaik Tahun 2026 Akhirnya Terungkap

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persaingan kamera smartphone premium semakin sengit pada 2026. Produsen kini tidak hanya berlomba menghadirkan sensor beresolusi tinggi,...

Kucing Punya Banyak Cara Berkomunikasi, Ini Arti Setiap Suaranya

Kucing Punya Banyak Cara Berkomunikasi, Ini Arti Setiap Suaranya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang ekspresif. Meski tidak bisa berbicara, mereka memiliki beragam suara untuk menyampaikan...

Makan Daging Merah Setiap Hari Benarkah Berbahaya bagi Kesehatan?

Makan Daging Merah Setiap Hari Benarkah Berbahaya bagi Kesehatan?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Daging merah menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah dalam berbagai kuliner Nusantara, mulai dari rendang,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Panic Attack Datang Mendadak, Ternyata Ini Penyebabnya

July 18, 2026
Jersey Piala Dunia 2026 Asli atau Palsu? Ini Panduan Mudah Membedakannya

Jersey Piala Dunia 2026 Asli atau Palsu? Ini Panduan Mudah Membedakannya

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Mitos atau Fakta? Wortel Ternyata Tak Bisa Sembuhkan Mata Minus

July 18, 2026
Bahlil Pastikan Stok BBM Sumut Aman, Distribusi Tersendat Akibat Sopir Mogok

Bahlil Pastikan Stok BBM Sumut Aman, Distribusi Tersendat Akibat Sopir Mogok

July 18, 2026
Israel Serang Pasar Dekat Kamp Pengungsi Gaza, 8 Warga Palestina Tewas

Israel Serang Pasar Dekat Kamp Pengungsi Gaza, 8 Warga Palestina Tewas

July 18, 2026
Prancis vs Inggris Berebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026, Mbappe dan Kane Kejar Sepatu Emas

Prancis vs Inggris Berebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026, Mbappe dan Kane Kejar Sepatu Emas

July 18, 2026
DPR Minta BGN Kaji Ulang Penghapusan MBG bagi Siswa Kaya, Khawatir Timbulkan Kecemburuan

DPR Minta BGN Kaji Ulang Penghapusan MBG bagi Siswa Kaya, Khawatir Timbulkan Kecemburuan

July 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved