JAKARTA, Cobisnis.com – Mencuci buah sebelum dikonsumsi memang penting untuk menjaga kebersihan. Namun, kebiasaan mencuci buah sebelum disimpan justru dapat membuat beberapa jenis buah lebih cepat busuk.
Kelembapan yang tersisa di permukaan buah dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Selain itu, air juga bisa menghilangkan lapisan pelindung alami yang membantu menjaga kesegaran buah.
Salah satu buah yang tidak disarankan dicuci sebelum disimpan adalah anggur. Buah ini memiliki lapisan lilin alami atau bloom yang berfungsi melindungi dari pembusukan.
Jika lapisan tersebut hilang karena dicuci, anggur akan lebih cepat rusak. Cara terbaik adalah menyimpannya dalam kondisi kering lalu mencucinya sesaat sebelum dimakan.
Apel juga sebaiknya tidak langsung dicuci sebelum masuk kulkas. Lapisan pelindung alami pada kulit apel membantu menjaga kelembapan dan teksturnya tetap renyah.
Persik dan nektarin termasuk buah dengan kulit tipis yang mudah menyerap kelembapan. Jika dicuci terlalu awal, risiko munculnya jamur akan meningkat dan buah lebih cepat membusuk.
Kelompok buah beri seperti stroberi, raspberi, blackberry, dan blueberry juga sangat sensitif terhadap air. Buah ini sebaiknya disimpan dalam keadaan kering dan hanya dicuci saat akan dikonsumsi.
Sebelum disimpan, pisahkan buah beri yang sudah memar atau berjamur agar tidak menular ke buah lainnya. Menyimpan blueberry di wadah yang diberi alas tisu juga dapat membantu menyerap kelembapan.
Ceri menjadi buah lain yang sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan. Air yang tertinggal di sekitar tangkai dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri.
Agar lebih awet, simpan ceri dengan tangkainya tetap menempel dan cuci hanya saat akan dimakan. Cara penyimpanan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas buah lebih lama sekaligus mengurangi risiko pembusukan.













