JAKARTA, Cobisnis.com – Popularitas padel dan pickleball terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Meski sama-sama menggunakan raket dan dimainkan di lapangan yang lebih kecil daripada tenis, kedua olahraga ini memiliki karakter permainan, aturan, hingga perlengkapan yang berbeda.
Bagi masyarakat yang ingin mulai bermain, mengenali perbedaan tersebut menjadi langkah penting sebelum membeli raket, bola, sepatu, maupun menentukan jenis lapangan yang akan digunakan. Peralatan yang tepat dapat menunjang kenyamanan sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
Padel merupakan olahraga yang dimainkan secara berpasangan di lapangan berpagar dan berdinding kaca. Bola dapat dipantulkan ke dinding selama reli berlangsung sehingga permainan memiliki kemiripan dengan squash, sementara sistem perhitungannya mengikuti tenis. Raket yang digunakan berbentuk padat tanpa senar dan dimainkan menggunakan bola khusus dengan tekanan lebih rendah dibanding bola tenis.
Berbeda dengan padel, pickleball memadukan unsur tenis, badminton, dan tenis meja. Permainan ini memakai bola plastik berlubang dan dimainkan di lapangan yang ukurannya hampir sama dengan lapangan badminton. Aturan yang sederhana membuat pickleball mudah dipelajari oleh pemain dari berbagai kelompok usia.
Raket padel umumnya memiliki ukuran lebih tebal dan bobot yang lebih berat. Pemilihannya didasarkan pada bentuk kepala raket, distribusi berat, material, serta tingkat keseimbangan. Raket berbentuk bulat cocok untuk pemula karena menawarkan kontrol lebih baik, sedangkan model air mata memberikan perpaduan tenaga dan akurasi. Adapun bentuk berlian lebih ditujukan bagi pemain berpengalaman yang mengutamakan kekuatan pukulan.
Material raket padel juga bervariasi, mulai dari serat kaca hingga serat karbon. Selain itu, bagian inti biasanya menggunakan busa EVA atau material lain yang dirancang untuk meningkatkan tenaga pukulan sekaligus meredam getaran saat bola mengenai raket.
Sementara itu, raket pickleball dibagi menjadi tiga tipe utama, yakni power, control, dan balanced. Tipe power cocok bagi pemain yang menginginkan pukulan lebih keras, sedangkan tipe control memberikan akurasi lebih tinggi berkat inti raket yang lebih tebal. Untuk penggunaan sehari-hari, tipe balanced menjadi pilihan karena mampu menyeimbangkan tenaga dan kontrol.
Perbedaan berikutnya terdapat pada bola. Bola padel berukuran sedikit lebih kecil dibanding bola tenis dengan tekanan udara yang lebih rendah sehingga pantulannya lebih lambat. Sebaliknya, bola pickleball dibuat dari plastik berlubang dan tersedia dalam varian khusus untuk penggunaan di lapangan indoor maupun outdoor.
Jenis lapangan yang digunakan juga berbeda. Padel dimainkan di lapangan berumput sintetis yang diberi pasir silika dan dikelilingi kaca serta pagar, sedangkan pickleball lebih sering dimainkan di lapangan berpermukaan akrilik yang mampu menghasilkan pantulan bola lebih stabil.
Para pemain juga disarankan mengenakan sepatu khusus olahraga lapangan. Sepatu lari kurang direkomendasikan karena tidak dirancang untuk menopang gerakan menyamping yang sering dilakukan saat bermain padel maupun pickleball.
Dengan memahami karakteristik masing-masing olahraga, pemain dapat memilih perlengkapan yang sesuai sehingga permainan terasa lebih nyaman, performa meningkat, sekaligus meminimalkan risiko cedera.













