JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia AirAsia dikabarkan menghentikan layanan penerbangan langsung rute Jakarta-Singapura mulai Juli 2026. Informasi tersebut muncul setelah rute tersebut tidak lagi tersedia di sistem pemesanan maskapai.
Berdasarkan laporan Channel NewsAsia, Indonesia AirAsia sebelumnya melayani penerbangan harian dari Jakarta ke Singapura dengan nomor penerbangan QZ264. Sementara itu, penerbangan kembali ke Jakarta menggunakan nomor QZ265.
Namun, jadwal penerbangan langsung tersebut kini tidak lagi muncul dalam sistem status penerbangan maupun layanan pemesanan AirAsia. Sebagai gantinya, maskapai hanya menawarkan perjalanan dengan transit di Kuala Lumpur, Malaysia.
Selain rute Jakarta-Singapura, Indonesia AirAsia juga disebut menangguhkan sejumlah penerbangan lain. Salah satunya adalah rute langsung Singapura-Bali yang kini dialihkan ke layanan Fly-Thru melalui Kuala Lumpur.
Di sisi lain, sejumlah analis penerbangan menilai penghentian layanan tersebut berpotensi bersifat permanen. Penilaian itu mengacu pada unggahan di LinkedIn yang menyebut Indonesia AirAsia telah mengakhiri operasinya di Singapura setelah 17 tahun.
Sementara itu, CEO Grup AirAsia X, Bo Lingam, mengatakan perusahaan sedang mengoptimalkan jaringan penerbangannya. Maskapai mengalihkan kapasitas ke rute yang memiliki permintaan lebih tinggi serta memperkuat konektivitas melalui hub di Kuala Lumpur.
Bo Lingam menambahkan AirAsia akan terus mengevaluasi jadwal penerbangan sesuai perkembangan pasar dan permintaan penumpang. Jika diperlukan, maskapai akan melakukan penangguhan maupun pembatalan rute dengan tetap meminimalkan dampak terhadap pelanggan.
Menurutnya, seluruh penumpang yang terdampak akan menerima pemberitahuan serta pilihan layanan pengganti untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka.
Hingga berita ini ditulis, Indonesia AirAsia belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar penghentian penerbangan langsung Jakarta-Singapura.













