JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 berjalan secara daring. Pemerintah menargetkan proses seleksi berlangsung lebih transparan, objektif, dan mudah diakses masyarakat.
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, mengatakan masyarakat dapat memantau seluruh tahapan seleksi secara terbuka. Selain itu, pemerintah menyiapkan sistem yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.
Sarjoko menegaskan proses penerimaan tidak membedakan latar belakang peserta. Sistem tetap memberi kesempatan yang setara tanpa melihat suku, ras, gender, maupun kondisi sosial ekonomi.
Pemprov DKI memilih pelaksanaan berbasis online untuk mempercepat layanan dan memudahkan pendaftaran. Karena itu, masyarakat tidak perlu melalui proses administrasi yang berlapis.
Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan, Pemprov DKI menggandeng SCALA by Metranet. Kolaborasi ini bertujuan menjaga stabilitas sistem saat jumlah pendaftar meningkat dalam waktu bersamaan.
Langkah tersebut juga mengantisipasi kendala teknis yang sering muncul saat periode pendaftaran. Sementara itu, integrasi layanan dilakukan agar seluruh tahapan seleksi berada dalam satu platform.
Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menilai teknologi kini menjadi fondasi penting dalam layanan pendidikan. Selain itu, pemanfaatan sistem digital dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi proses penerimaan.
Menurut data yang disampaikan, solusi SPMB online dari SCALA telah digunakan sejak 2024 di ratusan instansi pendidikan dan lebih dari lima ribu sekolah di berbagai provinsi. Di sisi lain, Jakarta menjadi salah satu wilayah dengan cakupan implementasi yang besar, mulai dari jenjang SD hingga SMK.













